Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Rabu, 23 September 2026

Kamis, 24 September 2026


Yuk Belajar Hari Ini!

πŸ—“️ Kamis, 24 September 2026 — Bahasa Indonesia

🧾 Identitas Pembelajaran

Nama GuruLuthfah Laela, S.Pd
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Hari / TanggalKamis, 24 September 2026
Fase / KelasB / 4 Ummu Kultsum
MateriKalimat Majemuk Setara
Pertemuan Ke23

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Menyimak: Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks yang dibacakan atau dari media audio dengan tepat.

Membaca dan Memirsa: Peserta didik mampu memahami ide pokok, informasi penting, dan struktur kalimat (termasuk kalimat majemuk setara) dalam teks naratif dan informasional sesuai jenjangnya.

Berbicara dan Mempresentasikan: Peserta didik mampu menyampaikan kembali informasi dan gagasan secara lisan menggunakan kalimat yang runtut dan efektif.

Menulis: Peserta didik mampu menulis kalimat majemuk setara dengan konjungsi koordinatif yang tepat untuk berbagai keperluan komunikasi.

🌈 Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu menceritakan kembali informasi penting dari teks yang dibaca dan memahami konsep kalimat majemuk setara.

πŸ’– TP Mamijoy (Mindful-Meaningful-Joyful)

  1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian dan mengidentifikasi ciri-ciri kalimat majemuk setara serta jenis konjungsi koordinatif yang digunakan (seperti dan, atau, tetapi, sedangkan) dalam teks yang dibaca.
  2. Peserta didik mampu menyusun kalimat majemuk setara secara mandiri dan mengaplikasikannya dalam bentuk tulisan atau komunikasi sehari-hari.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP 1 (selaras TP Mamijoy 1️⃣): Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pengertian kalimat majemuk setara → mengamati contoh teks bacaan → berdiskusi kelompok mengidentifikasi konjungsi koordinatif (dan, atau, tetapi, sedangkan) → menuliskan temuan ciri-ciri kalimat majemuk setara pada tabel sederhana.

ATP 2 (selaras TP Mamijoy 2️⃣): Peserta didik berlatih menggabungkan dua kalimat tunggal menjadi kalimat majemuk setara → mempraktikkan penggunaannya dalam kalimat sehari-hari secara lisan → menuliskan hasil karyanya di buku tulis/LKPD → mempresentasikan salah satu kalimat buatannya di depan kelas.

πŸŒ… Pendahuluan (Apersepsi)

Bismillahirrahmanirrohim 🀲
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Anak sholeh sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat ya! 😊 Sudahkah kalian sholat subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim. Allah Subhanahu wa Ta'ala sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. πŸ’š

🌟 Tahukah kalian? Allah adalah Al-Khaliq (Maha Mencipta) yang menciptakan bahasa dan kemampuan kita untuk berbicara serta merangkai kata menjadi kalimat yang indah. Allah juga Al-Hafizh (Maha Memelihara) yang menjaga lisan kita agar selalu berkata baik, dan Allah Ar-Razzaq (Maha Memberi Rezeki) yang memberi kita kesempatan belajar setiap hari.

πŸ€” Pertanyaan Pemantik: Coba pikirkan, kalau Allah tidak menciptakan kemampuan berbicara dan menulis pada manusia, apakah kita bisa saling bercerita dan menyampaikan pesan seperti sekarang? Bagaimana caranya kita bersyukur atas nikmat bisa berbahasa ini?

وَΨΉَΩ„َّΩ…َ Ψ’Ψ―َΩ…َ Ψ§Ω„ْΨ£َΨ³ْΩ…َΨ§Ψ‘َ ΩƒُΩ„َّΩ‡َΨ§

"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya..." (QS. Al-Baqarah: 31)

πŸ’‘ Ayat ini mengingatkan kita bahwa kemampuan berbahasa — mengenal kata, menyusun kalimat, dan berkomunikasi — adalah anugerah besar dari Allah yang harus kita gunakan sebaik-baiknya, termasuk saat belajar menyusun kalimat majemuk setara hari ini.

🎬 Inti Pembelajaran

πŸ“Ή Video Pembelajaran:

▶️ Tonton Video Materi di Sini

Apa itu Kalimat Majemuk Setara?
Kalimat majemuk setara adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang kedudukannya sama/sederajat, digabungkan menggunakan kata hubung (konjungsi koordinatif) seperti dan, atau, tetapi, dan sedangkan.

🍎 Contoh sehari-hari:

  • Ani merapikan mainannya dan Budi menyapu lantai kelas. (menyatakan penjumlahan/kesetaraan)
  • Kamu boleh membawa bekal nasi goreng atau roti untuk sarapan. (menyatakan pemilihan)
  • Dina ingin bermain di taman, tetapi hari ini hujan deras. (menyatakan pertentangan)
  • Rani suka menggambar, sedangkan adiknya suka bernyanyi. (menyatakan perbandingan)

πŸŽ’ Media & Alat Peraga:

  • Video pembelajaran interaktif
  • Kartu kata konjungsi (dan, atau, tetapi, sedangkan)
  • Papan tulis & spidol warna-warni
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Teks bacaan pendek bergambar

πŸ“ Asesmen Formatif

MUDAH

1. Kata hubung yang digunakan untuk menyatakan penjumlahan pada kalimat majemuk setara adalah ....

A. tetapi   B. dan   C. sedangkan   D. atau

MUDAH

2. "Budi rajin belajar, ___ Rina rajin membantu ibu." Kata hubung yang tepat untuk kalimat di atas adalah ....

A. atau   B. tetapi   C. sedangkan   D. dan

SEDANG

3. Kalimat berikut yang merupakan kalimat majemuk setara pertentangan adalah ....

A. Ayah membaca koran dan ibu memasak di dapur.
B. Kamu boleh minum teh atau susu.
C. Dia sudah berlatih keras, tetapi belum menang lomba.
D. Adik menari sedangkan kakak menyanyi.

SEDANG

4. (Isian) Gabungkan dua kalimat berikut menjadi satu kalimat majemuk setara menggunakan konjungsi yang tepat:
"Siti menyiram bunga." + "Doni menyapu halaman."

SUKAR

5. (Esai) Buatlah dua buah kalimat majemuk setara tentang kegiatanmu di sekolah hari ini! Gunakan dua konjungsi koordinatif yang berbeda (boleh pilih dari: dan, atau, tetapi, sedangkan), lalu jelaskan makna hubungan antar kalimatnya (penjumlahan/pemilihan/pertentangan/perbandingan).

πŸ”‘ Klik untuk melihat Kunci Jawaban
  1. B. dan
  2. D. dan
  3. C. Dia sudah berlatih keras, tetapi belum menang lomba.
  4. Contoh: "Siti menyiram bunga dan Doni menyapu halaman." (jawaban bisa bervariasi selama konjungsi tepat)
  5. Jawaban terbuka — dinilai berdasarkan ketepatan konjungsi dan kesesuaian makna hubungan kalimat.

🌻 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa kalimat majemuk setara adalah gabungan dua kalimat sederajat yang dihubungkan dengan konjungsi koordinatif seperti dan, atau, tetapi, dan sedangkan. Setiap konjungsi memiliki makna berbeda: penjumlahan, pemilihan, pertentangan, dan perbandingan. Dengan memahami ini, kalian bisa menyusun kalimat yang lebih menarik dan bervariasi dalam bercerita maupun menulis. Hebat sekali, anak sholeh sholehah! 🌟

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

🀩Sangat Senang
πŸ™‚Senang
😐Biasa Saja
πŸ˜•Bingung
😒Sedih

πŸ§‘‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru


Tidak ada komentar:

Posting Komentar