Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Senin, 31 Juli 2023

Senin, 31 Juli 2023 ( Kesimpulan KBM )



Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar. 

Siswa dapat menyebutkan contoh pengamalan nilai pancasila sila 1 dan 2, yang telah mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari 

Siswa  juga antusias belajar matematika, karena mereka sudah dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah. 

untuk pembelajaran Seni budaya siswa merasa senang dan gembira memeragakan gerakan tari yang sesaui gerakan hewan, seperti kelinci, merak, dll.

Sementara dalam pembelajaran bahasa Indoensia siswa sudah dapat membaca dengan nyaring/keras, meskipun masih ada beberapa siswa yang malu untuk bersuara nyaring, namun mereka tetap semangat belajar. 

Senin, 31 Juli 2023 ( materi ajar)


Kelas/Semester                   : 4/I

Muatan  Pembelajaran    :  

1. Pendidikan Pancasila

2. Matematika

3. Seni Budaya

4. Bahasa Indonesia

Tujuan Pembelajaran:

1.  Peserta didik dapat memberikan contoh sikap dan perilaku yang sesuai dengan sila-sila Pancasila dengan baik dan benar

2. Peserta didik dapat membandingkan bilangan cacah hingga 10.000

3. Peserta didik dapat mengurutkan bilangan cacah hingga 10.000

4. Peserta didik dapat memperagakan ciri khas gerak tari dari flora dan fauna

5. Melalui kegiatan membaca nyaring, peserta didik dapat mengucapkan kata-kata panjang dengan benar.




Pendidikan Pancasila

Pancasila adalah dasar negara atau pandangan hidup bagi bangsa Indonesia. Hal ini berarti Pancasila dijadikan sebagai petunjuk arah untuk semua kegiatan atau aktivitas dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai dasar negara dijadikan pedoman semua peraturan di Indonesia termasuk perbuatan warga negara Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai Pancasila terkandung dalam kelima sila tersebut. Sebagai warga negara yang baik, harus melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.

Pelaksanaan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila dapat dilaksanakan baik dalam kehidupan di rumah, lingkungan belajar, masyarakat, maupun bernegara.

Dengan melaksanakan nilai-nilai dalam Pancasila maka fondasi bangunan kehidupan bernegara di negara Indonesia akan makin kukuh. Ibarat sebuah bangunan, jika fondasinya kukuh maka bangunannya akan kukuh juga.

Berikut ini contoh-contoh sikap yang sesuai nilai Pancasila:

Sikap yang sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

1. Percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.

2. Hormat menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

3. Hidup rukun di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

4. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.

5. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain


Sikap yang sesuai Nilai-Nilai yang terkandung dalam sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. 

1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

2. Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, jenis kelamin, dan warna kulit.

3. Saling mencintai sesama manusia.

4. Tenggang rasa dan tepa selira.

5. Tidak bertindak semena-mena kepada orang lain.

6. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.


MATEMATIKA:

Untuk membandingkan dua bilangan, dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Pisahkan masing-masing nilai tempat pada kedua bilangan tersebut, kemudian bandingkan.

Bandingkan bilangan berikut dan temukan yang lebih besar!
a. 5.734 dan 4.312, jawab:  5.734 lebih besar dari 4321
b. 5.614 dan 5.368, jawab : 5614 lebih besar dari 5368
c. 7.124 dan 7.197, jawab: 7124 kurang dari 7197
Seni Budaya 
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar dan beragam. Curah hujan yang tinggi dan suhu yang sesuai memberikan ruang hidup untuk beragam tumbuhan di Indonesia. Semakin berlimpah tumbuhan yang tersedia, maka terbuka lahan dan ruang kehidupan yang baik untuk hewan di daerah tersebut. Setiap lingkungan hidup dan habitat tertentu memiliki beraneka flora dan fauna, dan ini merupakan salah satu kekayaan bumi Indonesia yang harus dijaga dan terpelihara. Tumbuhan dan hewan yang hidup di area persawahan dan yang hidup di perairan atau pantai tentu berbeda, masing-masing memiliki jenis dan karakteristik yang khas.
Di samping flora dan fauna, setiap ekosistem llingkungan tertentu akan terkait dengan mata pencaharian masyarakat di daerah tersebut. Apabila daerah persawahan, maka sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, sedangkan di pantai tentu banyak yang bekerja sebagai nelayan. Selain profesi tersebut, masih banyak jenis-jenis profesi lain yang relevan/berkaitan dan kontekstual dengan lingkungan tersebut. 
Tahukah kamu contoh tarian dengan tema gerakan hewan adalah tari yang juga populer di Indonesia? Tari tersebut juga termasuk tari tradisional suatu daerah.
contoh tarian dengan tema gerakan hewan adalah tari yang mengaplikasikan gerakan khas suatu hewan dalam gerakan tari yang diseimbangkan dengan nada dan irama tari itu sendiri.
Tarian merupakan pengaplikasian gerakan-gerakan yang disesuaikan dengan nada dan tempo serta musik yang mengiringinya. Lalu, contoh tarian dengan gerakan hewan adalah tari apa?
Ada beberapa contoh tarian dengan tema gerakan hewan adalah tari seperti berikut ini.
1. Tari Merak
Salah satu contoh tarian dengan tema gerakan hewan adalah tari merak. Tari Merak merupakan salah satu kesenian tari dari tanah Pasundan yakni Jawa Barat yang mengaplikasikan gerakan burung merak dalam bentuk sebuah tarian.
Tari Merak ini merupakan ekspresi gerakan burung merak jantan yang sedang memperlihatkan keindahan bulunya saat bertemu dengan merak betina dan ingin menarik perhatiannya.
2. Tari Cendrawasih
Jika Tari Merak merupakan tari khas Jawa Barat, Tari Cendrawasih merupakan tarian khas Pulau Dewata Bali yang mencontoh gerakan burung cendrawasih untuk menghasilkan gerakan tari yang indah.

BAHASA INDONESIA

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), membaca berarti melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis (dengan melisankan atau hanya dalam hati).

Membaca juga diartikan mengeja atau melafalkan apa yang tertulis.

Sedangkan istilah nyaring berarti keras, tinggi, dan terang (tentang suara, bunyi).

O iya, nyaring juga bisa berarti lantang, Adjarian.

Jadi, sederhananya, membaca nyaring berarti membaca dengan melisankan atau melafalkal secara keras atau lantang.

 Tujuan membaca nyaring di antaranya adalah:

1. Menyampaikan bacaan dengan jelas kepada banyak orang.

2. Membuat orang-orang mendengarkan isi bacaan secara saksama sehingga dapat menangkap pesan dengan cepat.

3. Menambah kosakata baru.

4. Makin fasih dalam pengucapan setiap huruf yang membentuk kata.

5. Melatih kepercayaan diri.

"Tujuan membaca nyaring di antaranya adalah untuk melatih kepercayaan diri terlebih jika kegiatan tersebut dilakukan di hadapan banyak orang."



Jumat, 28 Juli 2023

JUMAT, 28 2023 ( kesimpulan )

 




Alhamdulillah pembelajaran hari ini lancar peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian rangka manusia,  yang terdiri dari : rangka kepala, rangka badan, ranmgka anggota gerak 

rangka kepala, yang terdiri dari, tulang dahi, pelipis, tulang pipi, dll


Kamis, 27 Juli 2023

Jumat, 28 Juli 2023

 

Kelas/smt                      : 4/I

Muatan Pembelajaran :   

1. IPAS

2. PAK


Tujuan Pembelajaran:

 Peserta didik dapat menyebutkan pengertian PAK

- Peserta didik dapat mendeskripsikan hubungan antara struktur anggota gerak  dengan fumgsinya


Pendidikan Anti Korupsi

Pendidikan antikorupsi merupakan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya untuk mendorong generasi mendatang untuk mengembangkan sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi.

Pendidikan anti korupsi adalah program pendidikan tentang korupsi yang bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kepedulian warganegara terhadap bahaya dan akibat dari tindakan korupsi.

Pendidikan anti korupsi diberikan agar terciptanya generasi muda yang dengan sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi, dan juga mengetahui sanksi-sanksi yang akan diterima jika seseorang melakukan korupsi.


IPAS

Pengertian rangka

Rangka adalah tulang-tulang manusia yang bersambungan dan tersusun secara teratur.

Susunan tulang-tulang yang saling berhubungan ini membentuk suatu sistem fungsi, sehingga tubuh dapat berdiri, membungkuk, duduk, dan lain sebagainya.

Bagian-bagian rangka

Rangka manusia terbagi atas tiga bagian:

  • Rangka kepala (tengkorak)
  • Rangka badan (tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul)
  • Rangka anggota gerak
    • Tulang anggota gerak atas: tangan
    • Tulang anggota gerak bawah: tungkai (kaki)

Apakah kamu pernah melihat pemandangan yang bagus ? Apakah kamu pernah merasakan makanan yang lezat ? Jika kamu pernah melihat pemandangan dan merasakan makanan, hal ini dikarenakan kita memiliki indera yang membantu kita dengan fungsi masing-masing indera. Terdapat lima Indera yang dimiliki manusia yaitu indera penglihatan, indera pendengaran, indera pembau, indera pengecap dan indera peraba.

Fungsi rangka

Beberapa fungsi penting rangka, antara lain:

1. Menegakkan dan memberi bentuk tubuh

Apa yang akan terjadi jika tubuh kita tidak memiliki rangka? Tubuh tentu hanya berupa tumpukan daging (otot) dan tidak ada yang menopangnya. Akibatnya, Anda tentu tidak akan bisa berdiri, apalagi berlari.

2. Memberikan Pergerakan
Fungsi rangka yang pertama adalah menopang berat badan agar dapat membantu tubuh untuk berdiri dan bergerak. Hal ini berkat kerjasama dari sendi, jaringan ikat, dan otot sehingga pergerakan dapat terjadi.

3. Menghasilkan Sel Darah
Tulang mengandung sumsum tulang yang berfungsi untuk memproduksi darah merah dan putih. Sel darah ini sangat penting untuk menjaga tubuh dapat berfungsi dengan normal.

4. Melindungi dan Mendukung Organ
Tengkorak berguna untuk melindungi otak, tulang rusuk untuk melindungi jantung dan paru-paru, serta tulang punggung untuk melindungi tulang belakang. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga  tulang sebagai rangka tubuh untuk tetap sehat.

5. Menyimpan Mineral
Tulang menahan pasokan mineral tubuh, seperti kalsium dan vitamin D. Maka dari itu, sangat penting untuk mengonsumsi lebih banyak kalsium dan vitamin D agar tulang tetap padat dan rangka tubuh tidak mudah terganggu.

Kamis, 27 Juli 2023 ( kesimpulan )


Kesimpulan KBM:

Peserta didik sudah mengenal P5. 

Peserta didik sudah bisa menyebutkan 6 dimensi P5 yaitu:

1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Berkhebinekaan global

3. Gotong royong

4. Mandiri

5. Kreatif

6. Bernalar kritis


Rabu, 26 Juli 2023

Kamis, 27 Juli 2023

                                          


Kelas/Semester                   : 4/I

Kegiatan  Pembelajaran    :  P5

P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat  mengenal istilah P5

Peserta didik dapat mengidentifikasi dimensi P5

Peserta didik dapat mengenal bagian tumbuhan 



Mengenal P5

Apa itu Profil Pelajar Pancasila dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila?

Profil Pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan profill pelajar Pancasila (pembelajaran kokurikuler), dan ekstrakurikuler.

Profil Pelajar Pancasila memiliki 6 dimensi utama meliputi:

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia.
  2. Berkebinekaan global.
  3. Bergotong-royong.
  4. Mandiri.
  5. Kreatif 
  6. Bernalar kritis


Mengenal Bagian Tumbuhan 




Daun

Daun adalah bagian tumbuhan yang tumbuh dari ranting. Biasanya, daun akan berwarna hijau karena mengandung klorofil, yaitu zat warna hijau tumbuhan. Daun terdiri dari tiga bagian, di antaranya pelepah, tangkai, dan helai daun. 

Daun memiliki fungsi yang sangat penting bagi tumbuhan, loh, yaitu sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis. Nah, kamu tahu nggak, apa itu fotosintesis? Simpelnya, fotosintesis adalah proses pembuatan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan menggunakan bantuan sinar matahari. 

Pada proses fotosintesis, terjadi pertukaran gas karbon dioksida (CO2) dan oksigen (O2) melalui stomata. Jadi, stomata ini ibarat hidung kita, ya. Nantinya, fotosintesis akan menghasilkan berbagai zat, seperti glukosa (gula), air, dan oksigen yang bermanfaat untuk kita.

Oh, iya, daun juga memiliki bentuk yang bermacam-macam. Ada yang menyirip, sejajar, melengkung, ataupun menjari.

  • Contoh tumbuhan dengan daun menyirip: daun mangga, daun jambu, daun rambutan, dsb.
  • Contoh tumbuhan dengan daun sejajar: rumput, padi, daun kelapa, daun jagung, daun tebu, dsb.
  • Contoh tumbuhan dengan daun melengkung: daun sereh, daun genjer, daun gadung, dsb.
  • Contoh tumbuhan dengan daun menjari: daun singkong, daun pepaya, daun jarak, daun kapas, dsb.

bentuk-bentuk-daun


AKTIVITAS 1

TANAMAN DI LINGKUNGAN SEKITAR

 

Jenis kegiatan                                           : Tatap Muka dan Tugas Mandiri Waktu       : 3 JP

Bahan                                                         : Tabel data tanaman di lingkungan sekitar

Peran guru                                : Fasilitator

 

Persiapan

1.       Guru menyiapkan lembar kerja peserta didik berupa tabel tanaman

 

Pelaksanaan

1.       Guru memulai projek dengan menanyakan tanaman apa yang mereka ketahui

2.       Guru mengajak peserta didik untuk berkeliling, melihat tanaman apa saja yang ada di lingkungan sekolah

3.       Setelah berkeliling, peserta didik kembali ke dalam kelas untuk berdiskusi tanaman apa saja yang ada di sekolah.

4.       Peserta didik membuat daftar nama-nama tumbuhan.

5.       Kemudian peserta didik mengidentifikasi  bagian-bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan.

6.       Kemudian mereka tuliskan pada lembar kerja.

7.       Kegiatan ini juga dapat dilakukan peserta didik di rumah dengan bantuan orang tua.

 

 

Jenis Tanaman

Bagian yang dapat dimanfaatkan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Selasa, 25 Juli 2023

Rabu, 26 Juli 2023

                                         




Kelas/smt                      : 4/I

Muatan Pembelajaran :   

1. Matematika : bilangan cacah besar

3. B.Indonesia : Sudah besar

Tujuan Pembelajaran:

-  Siswa dapat membaca dan menulis angka hingga 100 juta

-  Siswa dapat membaca dan menulis angka hingga trilyun

-  Melalui kegiatan mencari kalimat di dalam cerita, peserta didik dapat memahami pemakaian kalimat transitif dan intransitif dengan baik.

2.      -- Melalui kegiatan latihan peserta didik dapat menggunakan tanda baca serta kalimat transitif dan intransitif dengan tepat.

3.      - Melalui kegiatan membaca nyaring, peserta didik dapat mengucapkan kata-kata yang panjang dengan benar.



MATEMATIKA

Bilangan cacah adalah bilangan yang terdiri dari bilangan positif dan bilangan nol (0).

Contoh bilangan cacah adalah 0, 1, 2, 3, 4, 4, 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya.

Bilangan cacah juga memiliki jumlah yang tidak terbatas.

Bilangan cacah besar adalah bilangan cacah yang nilainya lebih besar dari puluhan juta, seperti ratusan juta, miliar, triliun sampai kuadriliun









Contoh soal bilangan cacah!

Jumlah penduduk Indonesia. 257.913.000 orang

1. Berada di nilai tempat manakah angka 5?

Jawab: Angka 5 berada di nilai tempat puluh jutaan.

2. Berada di nilai tempat manakah angka 2?

Jawab: Angka 2 berada di nilai tempat ratus jutaan.

3. Bacalah jumlah penduduk Indonesia.

Jawab: “Dua ratus lima puluh tujuh juta sembilan ratus tiga belas ribu.”

Soal 2

Bilangan berikut ini menyatakan jarak tempuh cahaya dalam waktu 1 tahun: 9.460.000.000.000 km

1. Berada di nilai tempat manakah angka 4?

Jawab: Angka 4 berada pada nilai tempat ratus miliaran.

2. Berada di nilai tempat manakah angka 9?

Jawan: Angka 9 berada pada nilai tempat triliunan.


BAHASA INDONESIA

Membaca

Bacalah cerita berikut ini dengan nyaring secara bergantian!

Suka dan Tidak Suka
Arisan keluarga adalah hari yang ditunggu-tunggu Ardi. Saat arisan, para om dan tante datang bersama anak-anak mereka. Ini berarti Ardi bisa bermain bersama sepupu-sepupunya itu. Sepupu adalah saudara senenek atau saudara misan.

Awalnya mereka memainkan kartu permainan milik Rio. Ternyata Rio memiliki banyak sekali kartu permainan. “Hobiku memang mengoleksi kartu permainan,” kata Rio. 
Suka dan Tidak Suka
FOBIA
Fobia adalah ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya.Contoh fobia:
  • Ofidiofobia: fobia terhadap ular
  • Koulrofobia: fobia terhadap badut 
  • Arakhnofobia: fobia terhadap laba-laba
  • Astrafobia: fobia terhadap guntur dan kilat
Fobia
Mulailah yang lain juga menceritakan hobi masing-masing. Lita suka membaca. Buku cerita miliknya sudah puluhan. Bobi si kecil dengan malu-malu menunjukkan kaus kaki warna-warni yang dipakainya. Mengumpulkan kaus kaki adalah kesukaannya. Tara suka menggambar. “Aku selalu membawa krayon dan buku gambar ke mana-mana,” kata Tara sambil menunjukkan gambar yang sedang dibuatnya. 

 Ardi terdiam. Apa, ya, hobinya? Hampir saja Ardi mengira dia tidak punya hobi. Ketika Deri menceritakan pengalaman pertama yang membuatnya suka berenang, Ardi segera ingat. “Aku suka memelihara kura-kura!” serunya. “Di halaman samping ada dua.”

Segera saja sepupunya ribut ingin melihat kura-kura Ardi, kecuali Bobi. Bobi takut dengan kura-kura. Tara tidak suka kura-kura, tetapi dia tetap ikut berjalan ke halaman.

 Tahu-tahu Rio menjerit ketakutan. “Itu! Itu!” teriaknya menunjuk ke arah tanaman. Bahunya berguncang, dia mulai menangis. Setelah dilihat, ternyata yang ditunjuk Rio adalah laba-laba besar yang bersarang di antara pohon mangga dan tanaman. 

“Laba-laba itu baik, kok,” kata Ardi. “Aku membiarkannya di sana supaya dia menangkap nyamuk-nyamuk yang ada di taman.”

Namun, tangisan Rio makin keras dan tak terkendali. Om Danu, ayah Rio, terpaksa menggendong Rio masuk ke rumah.

Di dalam rumah Rio mulai tenang walaupun sesekali masih terdengar isaknya. Om Danu kemudian bercerita. “Rio memang sangat takut dengan laba-laba.

“Ah, masa Rio sebesar itu takut dengan laba-laba sekecil itu,” kata Ardi.

“Kamu sebesar itu juga takut dengan kecoa kecil,” Mama meledek Ardi.

Ardi tertawa. “Wah, iya juga, ya. Tapi, aku kan tidak sampai menangis.”

“Aku tidak menangis kalau ada kura-kura atau laba-laba,” ujar Bobi. “Aku hanya takut.”

“Tidak apa-apa,” kata Om Danu sambil membelai kepala Bobi. “Itu biasa kok. Orang dewasa juga biasa takut dengan sesuatu. Tapi, ada orang yang sangat takut dengan sesuatu sampai panik dan tidak bisa mengendalikan diri. Ketakutannya berlebihan. Itu disebut fobia. Nah, Rio fobia terhadap laba-laba.”

“Apa fobia bisa dicegah, Om?” tanya Deri.

“Setahu Om, tidak bisa Deri. Ada penyebab yang terkadang tidak bisa dijelaskan dan hanya bisa dirasakan oleh penderita fobianya. Namun, bercerita dengan teman atau keluarga bisa membantu. Sebaiknya, berkonsultasi dengan tenaga ahli seperti dokter atau psikolog untuk mendapatkan terapi.”

Ardi mengerti sekarang. “Maaf, Rio,” katanya. 

Hmmm… bagaimana caranya supaya Rio tetap bisa melihat kura-kura, ya? Kolam tempat kura-kura memang di dekat sarang laba-laba itu. Oh, Ardi tahu! Dia bisa membawa masuk kura-kuranya.

Apa yang dapat kalian lakukan jika teman kalian mengalami gejala fobia? Bantulah agar dia bisa tenang, misalnya dengan 

  • Memeluknya;
  • Mengajaknya menjauh dari benda yang membuatnya takut, atau
  • Mengalihkan perhatiannya ke hal lain

Gejala fobia:

  • Jantung berdebar keras 
  • Tubuh gemetar
  • Menangis
  • Leher terasa tercekik
  • Mual
  • Selalu ingin buang air kecil
  • Sesak napas
  • Sakit kepala hebat
  • dan lain-lain

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Dari teks “Fobia” tersebut, apa perbedaan ketakutan biasa dengan fobia?
Perbedaan ketakutan biasa dengan fobia adalah kalau ketakutan biasa tidak sampai panik, namun jika fobia ketakutannya disertai panik sehingga tidak bisa terkontrol yang disebabkan oleh ketakutan yang berlebihan.
2. Apakah di antara kalian atau orang yang kalian kenal ada yang mengidap fobia? Fobia apa?
Ibu saya mengidap fobia terhadap hewan ular.
3. Apa yang harus dilakukan jika teman atau saudara kalian mengalami serangan fobia?
Jika ada saudara atau teman, bahakan keluarga mengalami serangan fobia, maka saya berusaha menjauhkan penyebabnya, membawa ketempat yang tenang, dan berusaha mengalihkan pemikirannya.
4. Carilah informasi tentang fobia di buku ensiklopedia atau di internet. Tuliskan jenis-jenis fobia lain yang kalian temukan dan artinya.
  • Glossophobia. Fobia ini dikenal sebagai kecemasan kinerja atau takut berbicara di depan orang.
  • Acrophobia, rasa takut terhadap ketinggian.
  • Claustrophobia, rasa takut terhadap ruang tertutup atau sempit.
  • Aviophobia, dikenal sebagai rasa takut terbang.
  • Dentophobia, rasa takut terhadap dokter gigi.
  • Hemophobia, fobia darah atau cedera.
  • Arachnophobia, fobia terhadap laba-laba.
  • Cynophobia, fobia terhadap anjing.
  • Ophidiophobia, fobia terhadap ular.
  • Nyctophobia, fobia terhadap situasi kegelapan.

Membaca

Baca kembali cerita “Tak Muat Lagi” dan cerita “Suka dan Tidak Suka.” Adakah kata-kata yang baru bagi kalian? Dapatkah kalian menebak artinya? Buatlah tabel seperti di bawah ini di buku tulis kalian.

No.Kata-Kata BaruArti Menurut Perkiraan SayaArti Menurut Perkiraan Kamus
1.polkadotbelang-belangcorak pada kain berbentuk bulatan (berbagai ukuran) dengan jarak yang sama, biasanya di atas dasar yang polos
2.favoritkesukaanorang yang diharapkan (dijagokan, diunggulkan) untuk menjadi juara
3.mengelakmenghindarmenghindar (menyisi) supaya jangan kena (pukulan, serangan);
4.mematut diriberdandanmengatur supaya baik; memperbaiki
5.sepupusaudara perempuansaudara senenek; anak dari dua bersaudara; saudara misan
6.mengoleksimencarimengumpulkan (menjadi satu); menjadikan barang-barang sebagai koleksi
7.hobikegemarankegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama
8.paniktakutbingung, gugup, atau takut dengan mendadak (sehingga tidak dapat berpikir dengan tenang)
9.fobiaketakutanketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya
10.berkonsultasibertanyabertukar pikiran atau meminta pertimbangan dalam memutuskan sesuatu (tentang usaha dagang dan sebagainya):
11.psikologahli jiwaahli psikologi
12.terapipengobatanusaha untuk memulihkan kesehatan orang yang sedang sakit; pengobatan penyakit; perawatan penyakit:

Menulis
Perhatikan kata-kata baru yang kalian dapat dari teks “Tak Muat Lagi” serta “Suka dan Tidak Suka”. Buatlah 10 kalimat menggunakan kata-kata baru tersebut di buku tulis kalian.
  1. Beni mengenakan kemeja polkadot.
  2. Makanan favorit Siti adalah bubur ayam
  3. Wawan mengelak ketika ditanya Bu guru.
  4. Dayu mematut dirinya di depan cermin
  5. Beni memiliki seorang sepupu bernama Budiman.
  6. Lani mengoleksi beberapa ikat rambut.
  7. Edo memiliki hobi bermain bola
  8. Aku panik ketika kucingku di rumah tidak ada.
  9. Udin fobia terhadap tempat yang tinggi
  10. Pasien sedang berkonsultasi dengan dokter gigi.
  11. Bu Diah dikenal sebagai seorang psikolog.
  12. Nenek menjalani terapi agar matanya sembuh dari katarak

Bahas Bahasa

Cara mencari kata di dalam kamus

A. Kamus Cetak 
  1. Perhatikan kata-kata yang ada di dalam kamus cetak. Urutan kata-kata tersebut disusun sesuai abjad.
  2. Perhatikan huruf pertama kata yang kalian cari. Bukalah kamus pada bagian huruf tersebut.
  3. Jika kata tersebut kata berimbuhan, kenali kata dasarnya terlebih dahulu. Perhatikan huruf pertama kata dasar tersebut.
  4. Kalian tidak perlu mengurutkan kata satu per satu, cukup perhatikan huruf kedua dan ketiga dari kata yang kalian cari.
  5. Lihatlah huruf sebelum arti kata. Huruf itu menunjukkan kelas kata tersebut.

Contoh : 

Kata yang dicari: panik 

  1. Bukalah kamus pada bagian huruf P.
  2. Huruf kedua adalah /a/, carilah daftar kata yang dimulai dengan suku kata /pa/.
  3. Telusuri daftar kata /pa/ yang diikuti dengan huruf /n/ menjadi /pan/ dan seterusnya sampai kalian menemukan kata “panik”.
  4. Dapatkan artinya.
  5. Lihatlah huruf sebelum arti kata “panik”.
  6. Huruf /a/ ini menunjukkan bahwa kata “panik’ termasuk kelas adjektif (kata sifat).