Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Kamis, 31 Agustus 2023

Jumat, 1 September 2023

                                            

Hari/Tanggal                : Jum'at, 1 September 2023

Muatan Pembelajaran :   

1. PAK                           :  Siap selalu untuk disiplin 

2. IPAS                          :  Bagian-bagian Tumbuhan  ( PH)

Capaian  Pembelajaran:

IPAS

1.  Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia  (panca indra)

2.   Peserta didik dapat membuat simulasi menggunakan bagan/alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup

3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitarnya dan kaitannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup

                                    

Apa kabar anak sholih sholihah.........
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiyah ya....
Anak sholih sholihah  tujuan pembelajaran yang akan  dicapai adalah:  Peserta didik dapat memahami manfaat perilaku disiplin untuk diri pribadi dan sosial, dan  mengidentifikasi bagian-bagian bunga, menjelaskan jenis-jenis penyerbukan, dan bagian-bagian buah

Pendidikam Anti Korupsi ( PAK)
Simaklah tayangan video berikut!


Sikap disiplin adalah rasa ketaatan dan kepatuhan terhadap nilai-nilai yang dipercaya dan menjadi tanggung jawabnya.

Orang yang disiplin biasanya akan berkembang menjadi seorang pribadi yang mampu membuat keputusan tepat. Ia menjadi lebih rasional ketika dihadapkan dengan masalah-masalah yang emosional. Hal ini berperan di dalam hubungan personal dan profesional di masa depan.

Apa manfaat bila kita disiplin dalam belajar?
Disiplin akan membuat seorang siswa mempunyai kecakapan mengenai cara belajar yang baik, juga merupakan suatu proses ke arah pembentukan watak yang baik sehingga akan terbentuk pribadi yang luhur.

Manfaat disiplin bagi diri sendiri bukan hanya dapat membantu diri lebih fokus, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa ketenangan. Hal ini tak lain karena kita telah melaksanakan apa yang harus kita laksanakan secara benar dan tepat waktu, sehingga tak ada rasa bersalah yang tumbuh dalam hati.
selain itu. manfaat dari disipli
IPAS

simak dan tontonlah video berikut!


. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
(1) Menyerap air dan mineral dari dalam tanah
(2) Mengantarkan makanan ke berbagai bagian dalam tumbuhan.
(3) Tempat cadangan makanan pada tumbuhan
(4) Sebagai tempat berkembang biak
Fungsi dari akar ditunjukkan pada nomor ….
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (4)
d (3) dan (4)
Jawaban: (1) dan (3).

2. Daun merupakan salah satu bagian dari tumbuhan. Adanya daun memberikan peran penting dalam kehidupan manusia dan makhluk hidup yang lainnya. Hal ini disebabkan peran daun sebagai ….
a. tempat fotosintesis
b. penyerapan unsur hara
c menyerap air hujan dari tanah
d. tempat cadangan makanan
Jawaban: tempat fotosintesis.

3. Bagian bunga yang berguna untuk melindungi mahkota bunga saat masih kuncup yaitu….
a. tangkai bunga
b. benang sari
c. kelopak bunga
d. putik
Jawaban: kelopak bunga.

4. Mila merasa tenggorokannya terasa sakit. Kemudian Ibunya membuatkan minuman yang terbahan dari jahe, sehingga membuat tenggorokan Mila menjadi lebih enak dan badannya menjadi hangat.
Peristiwa tersebut di atas membuktikan salah satu manfaat tumbuhan sebagai….
a. sumber makanan
b. penghasll okigen
c. bahan kerajina
d obat-obatan
Jawaban: bahan obat-obatan.

5. Di bawah ini yang merupakan manfaat tumbuhan bagi hewan yaitu ….
a. sebagai rumah untuk burung dan hewan kecil lainnya
b. bahan baku industri kertas
c. mencegah terjadinya erosi
d. sebagai bahan obat-obatan.
Jawaban: sebagai rumah untuk burung dan hewan kecil lainnya.

6. Perhatikan bahan di bawah ini !
(1) Oksigen.
(2) Karbohidrat.
(3) Sinar matahari.
(4) Karbon dioksida.
Bahan yang dibutuhkan ketika melakukan fotosintesis ditunjukkan pada nomor ….
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (4)
d. (3) dan (4)
Jawaban: (3) dan (4).

8. Di bawah ini jenis tumbuhan yang menyimpan cadangan pada bagian umbi yaitu ….
a. jeruk
b. apel
c. kedelai
d. bawang merah
Jawaban: bawang merah.

8. Manfaat dari adanya tumbuhan yang ada di sekitar kita dan juga sinar matahari yang cukup untuk melakukan fotosintesis adalah ….
a. membantu udara menjadi lebih bersih
b. pemandangan menjadi asri
c. menyerap air
d. mencegah erosi
Jawaban: membantu udara menjadi lebih bersih.

9. Perhatikan berbagai tanaman di bawah ini!
(1) Rambutan.
(2) enceng gondok
(3) Mangga.
(4) Bawang merah.
Tanaman yang bisa dikembangbiakkan dengan cara mencangkok ditunjukkan pada nomor ….
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (3) dan (4)
Jawaban: (1) dan (3).

10. Pada umumnys cara perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan berbiji yaitu ….
a. generatif
b. tunas
c. vegetatif
d. umbi
Jawaban: generatif.

11. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
(1) mempunyai mahkota bunga.
(2) mempunyai benang sari.
(3) mempunyai putik.
(4) mempunyai kelopak bunga.
Ciri-ciri yang menunjukkan bahwa tanaman bisa melakukan perkembangbiakan secara generatif ditunjukkan oleh nomor ….
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (3) dan (4)
Jawaban: (2) dan (3).

12. Penyerbukan yang terjadi dengan serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon tetapi masih satu jenis adalah penyerbukan ….
a. sendiri
b. tetangga
c. silang
d. bastar
Jawaban: penyerbukan silang.

13. Tanaman kentang berkembangbiak dengan cara ….
a. umbi batang
b. umbi akar
c. umbi lapis
d. spora
Jawaban: umbi batang.

14. Kuncup yang tumbuh pada ujung batang atau pun ketiak daun disebut ….
a. tunas
b. spora
c. geragih
d. umbi akar
Jawaban: tunas.

15. Proses yang terjadi di ruang bakal biji saat terjadi perkembangbiakan adalah ….
a. peleburan sel kelamin
b. perkembangbiakan sel kelamin
c. tumbuhnya tunas
d. perubahan menjadi zigot
Jawaban: eleburan sel kelamin.

Bagian buah yang berguna untuk melindungi biji adalah ….
a. kulit buah
b. daging buah
c. biji
d. daun
Jawaban: daging buah.

17. Tumbuhan yang mempunyai biji tunggal dinamkan dengan tumbuhan …
a. berbiji terbuka
b. dikotil
c. monokotil
d. berbiji tertutup
Jawaban: monokotil.

18. Di bawah ini yang merupakan contoh tumbuhan yang melakukan perkembangbiakan dengan cara setek batang yaitu ….
a. singkong
b. jambu
c. jeruk
d. bawang putih
Jawaban: singkong.

19. Di bawah ini yang termasuk kelebihan dari perkembangbiakan dengan cara mencangkok, kecuali ….
a. bentuk akarnya serabut
b. tanaman akan lebih cepat berbuah
c. mempunyai sifat yang sama dengan induk
d. tingkat keberhasilannya lebih tinggi
Jawaban: bentuk akarnya serabut.

20. Di bawah ini yang dibutuhkan pada saat proses fotosintesis, kecuali ….
a. cahaya matahari
b. karbondioksida
c. karbonmonoksida
d. air
Jawaban: karbonmonoksida.



Demikian kegiatan pembelajaran hari ini, semoga ilmu yang anak-anak  peroleh hari ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru.

 Anak sholih sholihah
 
Mari kita akhiri pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 










Rabu, 30 Agustus 2023

Kamis, 31 Agustus 2023 (P5)

                                    

Hari/Tanggal                       : Kamis, 31 Agustus 2023

Kegiatan  Pembelajaran    :  P5

P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)


Apa kabar anak sholih sholihah.....

Hari ini kita akan belajar mengenal batik ecoprint.

Tujuan pembelajaran hari ini adalah peserta didik mengenal batik ecoprint dan dapat mencoba membuat batik ecoprint melalui media kertas dan daun alami


Batik ecoprint merupakan salah satu jenis batik yang metode pembuatannya memanfaatkan pewarna alami dari tanin atau zat warna daun, akar atau batang yang diletakan pada sehelai kain, kemudian kain tersebut direbus.

Sejarah Ecoprint

Teknik pembuatan ecoprint mulai diperkenalkan di negara India awal tahun 2000 oleh India Flint, yaitu daun-daunan ditempel pada kain sutera atau wool kemudian digulung dan dimasukan ke dalam steam. Ternyata teknik ini banyak diminati banyak orang.

Bahan untuk ecoprint biasanya berupa daun, bunga, tangkai, maupun akar. Jika kita menggunakan media berupa kain maka pilihlah kain putih polos yang memiliki sifat mudah menyerap warna seperti kain mori katun, sutra, atau kanvas.
Kain batik ECO print umumnya dibuat menggunakan unsur-unsur alami tanpa bahan sintetis atau kimia. Karena itulah batik ini sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran air, tanah atau udara.
Aneka jenis daun-daunan maupun tumbuhan yang ada disekitar lingkungan masyarakat ini yang dapat berfungsi sebagai pigmen warna bahan ecoprint, contohnya daun randu, bayam, waru, pepaya, sirih, jati, bunga kertas, daun papaya Thailand dan kelor.
Meski jenis daun sama, tetapi akan mengeluarkan sari warna yang berbeda sehingga itu menjadikan ecoprint unik. Produk ecoprint dapat bertahan 5-10 tahun asal proses pembuatan benar dan tidak mencuci dengan deterjen, cukup gunakan sabun.
Dalam proses ecoprint, dikenal dua teknik pewarnaan, yaitu teknik iron blanket dan teknik pounding.

Bagaimana cara membuat batik ecoprint?

  1. Bentangkan kain di atas meja.
  2. Tempelkan daun-daunan yang diinginkan.
  3. Pukul dengan menggunakan palu hingga warna daun menempel di kain.
  4. Angkat secara perlahan daun tersebut.
  5. Jemur kain hingga kering.
  6. Rendam kain dalam air campuran tawas.
  7. Jemur kembali hingga kering.
  8. Dan kain ecoprint kamu sudah jadi deh !







Berikut beberapa contoh produk hasil dari teknik eco print, antara lain:
  • Baju Ecoprint.
  • Mempunyai baju dari bahan katun, linen atau rayon yang berwarna putih polos saja tentu kurang menarik. ...
  • Celana Ecoprint. ...
  • Tas Ecoprint. ...
  • Jilbab Ecoprint. ...
  • Scraf Ecoprint. ...
  • Sprei Ecoprint. ...
  • Tirai Ecoprint.


Demikian kegiatan pembelajaran hari ini, semoga ilmu yang anak-anak  peroleh hari ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru.

 Anak sholih sholihah
 
Mari kita akhiri pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 

Rabu, 30 Agustus 2023

                              

Hari/Tanggal                     : Rabu,  30 Agustus 2023

Muatan  Pembelajaran    :  

1. Matematika                  :  Pembagian Bersusun

2. Bahasa Indonesia       :  Di Bawah Atap

Capaian Pembelajaran:

Matematika

Pada akhir fase B, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan.peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu (misalnya,) dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, ). Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen.

BaBahasa Indonesia

Si    1.  Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks   aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

2.       Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.

3.       Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik.

4.       Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih.

5.       Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif.

6.       Peserta didik mampu menjelaskan hal-hal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi.

7.       Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik.

8.       Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks.

9.       Peserta didik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, pernyataan, penjelasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan aktif.

10.   Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan mematuhi tata caranya.

11.   Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi dengan topik yang beraneka ragam.

     Peserta didik mampu menulis teks narasi, teks deskripsi, teks rekon, teks prosedur, dan teks eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang rinci dan akurat dengan topik yang beragam.

                                                 

Apa kabar anak sholih sholihah.........
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiyah ya....
Anak sholih sholihah, tujuan pembelajaran hari ini kalian dapat melakukan hitung pembagian secara bersusun (porogapit) dan menjelaskan perubahan  kata yang mendapat awan me- sesuai kaidah bahasa Indonesia, dan menjawab pertanyaan sesuai teks paragraf.

MATEMATIKA

Umumnya porogapit ini penggabungan dua kata yang berasal dari jawa yaitu Poro dan Gapit. Poro sendiri memiliki arti bagi (pembagi) sedangkan gapit memiliki arti ( billah atau kayu yang biasa digunakan untuk mengapit. Dalam konteks matematikanya porogapit bisa diartikan sebagai sebuah metode untuk melakukan pembagian pada sebuah bilangan yang menggunakan garis penjepit.

Langsung saja, agar semakin memahami tentang pembagian bersusun dengan menggunakan porogapit. Berikut akan disajikan soal sekaligus pembahasan singkat tentang porogapit:

Contoh soal 1:

Hitunglah hasil dari pembagian dari 75:3 =…

Penyelesaiannya:

Langkah pengerjaan;

  • Langkah pertama yaitu membagi bilangan 7 dengan 3
  • Jika Anda masih bingung mendapatkan hasil dari 7 : 3, maka Anda bisa menggunakan cara “ 3 dikalikan berapa hasilnya mendekati angka 7, namun perlu diingat nilainya tidak boleh lebih dari angka 8”
  • Angka yang paling mendekati adalah 3 x 2 = 6 sehingga pada bagian atas Anda bisa menulisnya menjadi 2
  • Selanjutnya 7 dikurang 6 maka sisa 1 kita tulis dibawah, selanjutnya angka 5 diturunkan sehingga menjadi 15, kemudian 15 dibagi dengan 3 yaitu 5 kita tulis 5 diatas
  • Kemudian 5 x3 = 15 kita tulis diabawah selanjutnya kita kurangkan, maka hasilnya 0, jika sudah habis maka pembagian selesai
  • Sehingga dari perhitungan di atas dapat diketahui bahwa hasil dari 75 : 3 adalah 25
Pembagian Bersusun Porogapit

Pembagian Bersusun Porogapit



https://www.youtube.com/watch?v=AERcrqaymtQ

Kerjakan soal berikut dengan cara pembagian bersusun/porogapit
1. Hasil dari 29 : 3 adalah ....

2.Hasil dari 38 : 5 adalah ....

3. Hasil dari 47 : 7 adalah ....
*
10 poin

4. Hasil dari 80 : 9 adalah ....

5. Hasil dari 149 : 12 adalah ...

BAHASA INDONESIA
Awalan me-
Aturan penggunaan awalan me- Berikut beberapa aturan penggunaan awalan me-, yaitu meluluhkan kata dasar dan mengubah bentuk awalan. Berikut penjelasannya:  Meluluhkan kata dasar Imbuhan me- akan meleburkan huruf pertama dari kata yang mengikutinya apabila: Huruf awal kata tersebut adalah k, t, s, dan p, Terdiri lebih dari dua suku kata, Diawali dengan Konsonan diikuti Vokal (huruf pertama konsonan, dan diikuti huruf vokal). 

Contoh imbuhan me- meluluhkan kata dasar, yakni: 
me-kayuh menjadi mengayuh 
me-tarik menjadi menarik
me-sapa menjadi menyapa 
me-potong menjadi memotong 

Kata dasar yang berawalan k, t, s, p dan diikuti huruf konsonan maka huruf pertama kata dasar tersebut tetap dipertahankan. 
Contoh: 
me-kristal menjadi mengkristal 
me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan 
me-syarat-kan menjadi mensyaratkan 
me-promosi-kan menjadi mempromosikan

Mengubah bentuk awalan 
Penggunaan awalan me-, akan berubah bentuk menjadi meng-, men-, mem-, meny- jika diikuti dengan kata dasar dengan aturan sebagai berikut: me- Tetap me-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan l, m, n, r, w, y 
Contoh: 
me-lihat menjadi melihat
me-makan menjadi memakan 
me-rawat menjadi merawat 


me- Berubah menjadi meng-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan 5 huruf vokal a, i, u, e, o dan g, h, k, q, x 
Contoh: me-ambil menjadi mengambil me- ikat menjadi mengikat me-ukur menjadi mengukur me-ubah menjadi mengubah me-ekor menjadi mengekor me-oceh menjadi mengoceh me-garuk menjadi menggaruk

me- Berubah menjadi men-,
 jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan c, d, j, t, z. 
Contoh: me-campur menjadi mencampur 
me-duga menjadi menduga 
me-tali menjadi menali
me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan 
me-zakat-i menjadi menzakati

meny- Berubah menjadi meny-,
jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan s. 
Contoh: me-sapu menjadi menyapu 


Kerjakan soal berikut

1. me + satu menjadi .......
2. me + warna +i menjadi ....
3. me + jamur menjadi ......
4. me + keluh menjadi ......
5. me + bakar menjadi ......


Kesimpulan Pembelajaran hari ini!