Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Senin, 30 September 2024

Selasa, 1 Oktober 2024

 


Hari/Tanggal                              : Selasa, 1 Oktober 2024

Muatan  Pembelajaran              :  

1. IPAS                              :Sistem Pencernaan 

2. Bahasa Indonesia         :Buku Jendela Dunia

Media pembelajaran         : video/PPT, Torso organ tubuh, 

                                            gambar organ pencernaan , kertas 

                                            HVS, Crayon                                                                                                                     

Capaian  Pembelajaran IPAS

1. Elemen Pemahaman IPAS:

Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

1. Elemen Membaca

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah ....

    Tujuan pembelajaran hari ini  peserta didik dapat mengidentifikasi organ pencernaan manusia, mempelajari berbagai jenis buku baik fiksi maupun non fiksi dan membandingkan teks fiksi dan nonfiksi. 

     IPAS
     Sistem Pencernaan Manusia
Mengenal Organ Pencernaan Manusia



   Organ pencernaan manusia dan fungsinya, antara lain: 
  • Mulut: Sebagai tempat masuknya makanan, dan dimulainya proses pencernaan secara mekanis dan kimiawi. Di dalam mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah. 
  • Kerongkongan (esofagus): Sebagai saluran berotot yang menghubungkan mulut dengan lambung. Kerongkongan mendorong makanan ke lambung dengan gerakan peristaltik. 
  • Lambung: Berbentuk seperti kantong, berfungsi untuk memecah makanan, menyimpan makanan, dan mematikan mikroorganisme. 
  • Usus halus: Terbagi menjadi duodenum, jejunum, dan ileum. Duodenum berfungsi untuk pencernaan kimiawi, sedangkan jejunum dan ileum untuk menyerap sari makanan. 
  • Usus besar: Berfungsi untuk mengatur kadar air pada sisa makanan. Di dalam usus besar terdapat mikroorganisme yang membusukkan sisa makanan menjadi feses. 
  • Anus: Sebagai jalur untuk membuang zat sisa makanan. 
  • Pankreas: Menghasilkan enzim pencernaan seperti amilase, lipase, dan tripsinogen. 
  • Hati: Organ pelengkap yang membentuk cairan empedu dari proses pencernaan lemak. 
Sistem pencernaan manusia berfungsi untuk membantu memasok nutrisi ke dalam tubuh, dan membuang zat-zat berbahaya atau limbah yang sudah tidak diperlukan tubuh. 

Ayo berlatih

1. Soal: Apa nama organ yang bertanggung jawab untuk meremukkan makanan dengan gigi-gigi?

a. Lambung        b. Mulut        c. Usus halus        d. Kerongkongan

2. Soal: Apa yang dimaksud dengan proses pencernaan?

a. Proses mengunyah makanan
b. Proses menggiling makanan
c. Proses mengubah makanan menjadi zat-zat yang dapat diserap tubuh
d. Proses mengeluarkan sisa-sisa makanan

3. Soal: Di mana terjadinya penyerapan nutrisi utama seperti glukosa dan asam amino?

a. Mulut            b. Usus halus        c. Lambung            d. Usus besar

4. Soal: Apa yang terjadi pada makanan selama proses pencernaan di usus halus?

a. Pencernaan karbohidrat        b. Penyerapan nutrisi

c. Pencernaan lemak                d. Pencernaan protein

5. Soal: Mengapa penting untuk memiliki makanan yang seimbang dalam pola makan sehari-hari?

a. Agar makanan terasa enak
b. Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan
c. Hanya untuk menghindari rasa lapar
d. Agar tidak terlalu gemuk

    
   

Bahasa Indonesia



Buklet adalah buku kecil yang berfungsi sebagai selebaran. Booklet merupakan sebuah media komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa, dan berbentuk cetakan. 

Langkah 1
Pilihlah kertas dan tentukan jumlah halaman.. Misalnya, dengan menggunakan kertas ukuran A4 Jumlah halaman 6 (3 lembar kertas)

Langkah 2
Lipat 3 lembar kertas A4 menjadi dua bagian yang sama seperti terlihat pada gambar di atas.

Langkah 3
Tumpuk kertas yang sudah dilipat sehingga membentuk sebuah buku.

Langkah 4
Putuskan apa yang akan dituangkan di setiap halaman
1. Sampul depan
2. Daftar isi
3. Isi

Langkah 5
Mulailah menggambar dan menulis pada setiap halaman

Langkah 6
Warnai gambar agar tampak lebih menarik


Perhatikan kosa kata berikut

 



Lengkapilah kalimat-kalimat berikut ini dengan menggunakan daftar di atas!

 




Kesimpulan 
Alhamdulillah kegiatan belajar hari ini berjalan dengan baik dan lancar. semua peserta didik dapat memahami materi ipas tentang organ pencernaan dengan baik. 


 

Minggu, 29 September 2024

Senin, 30 September 2024

 


Hari/Tanggal                              : Senin, 30 September 2024

Muatan  Pembelajaran              :  

1. Matematika                   Pecahan

2. Bahasa Indonesia         : Buku Jendela Dunia

3. Seni Budaya                  : Mengeksplore Ikatan dan Simpul

Media Pembelajaran                  : Video/PPT, kertas HVS, alat tulis, crayon, tali

                                                      

Capaian  Pembelajaran Matematika

Elemen Bilangan

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

CAPAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik terampil menulis teks dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.

Seni Rupa

Elemen Mengalami

Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Anak-anak , setelah belajar anak-anak diharapkan dapat mengurutkan pecahan, proses membuat buku, dan mengenal ikatan dan sampul

Matematika
Mengurutkan Pecahan

Mari kita simak video berikut!

Cara mengurutkan pecahan dengan penyebut yang sama seperti mengurutkan bilangan cacah pada umumnya.

Misalnya pecahan 3/9, 5/9, 1/9 diurutkan dari yang terkecil menjadi 1/9, 3/9, 5/9.

Contoh pecahan tersebut memiliki penyebut yang sama, yaitu 9, sehingga cara mengurutkannya hanya perlu melihat pembilang atau nilai angka yang di atas.

Langkah mengurutkan pecahan dengan penyebut yang tidak sama seperti berikut. 

1. Mencari nilai KPK dari penyebut pecahan yang ingin diurutkan.

2. Mengalikan setiap penyebut pecahan dengan angka lain untuk menghasilkan nilai KPK tersebut.

3. Pembilang juga dikalikan sama dengan angka perkalian penyebut.

Baiklah sekarang Ayo kita berlatih mengurutkan pecahan!
Soal no.1  Urutkan pecahan berikut dari pecahan terkecil ke pecahan terbesar!





Soal no.2  Urutkan pecahan berikut dari pecahan terbesar ke pecahan terkeil!

Soal no 3 
perhatikan penyebutnya, lalu urutkan pecahan tersebut dari pecahan terbesar ke pecahan terkecil!




Soal no.4  Urutkan pecahan berikut dari pecahan terkecil ke pecahan terbesar!




BAHASA INDONESIA 

PROSES MEMBUAT BUKU 



Buklet adalah buku kecil yang berfungsi sebagai selebaran. Booklet merupakan sebuah media komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa, dan berbentuk cetakan. 

Langkah 1
Pilihlah kertas dan tentukan jumlah halaman.. Misalnya, dengan menggunakan kertas ukuran A4 Jumlah halaman 6 (3 lembar kertas)

Langkah 2
Lipat 3 lembar kertas A4 menjadi dua bagian yang sama seperti terlihat pada gambar di atas.

Langkah 3
Tumpuk kertas yang sudah dilipat sehingga membentuk sebuah buku.

Langkah 4
Putuskan apa yang akan dituangkan di setiap halaman
1. Sampul depan
2. Daftar isi
3. Isi

Langkah 5
Mulailah menggambar dan menulis pada setiap halaman

Langkah 6
Warnai gambar agar tampak lebih menarik


Perhatikan kosa kata berikut

 



Lengkapilah kalimat-kalimat berikut ini dengan menggunakan daftar di atas!

 




SENI BUDAYA 
 MENGENAL MAKRAME

A. Mengikat dan Menyimpul Sebagai Karya Seni
Mengikat dan menyimpul sudah lama dikenal di negara indonesia, dimana sejak lama nenek moyang kita sebagian merupakan pelaut yang sangat familiar dengan mengikat dan menyimpul sebuah tali, mengikat dan menyimpul juga telah banyakditemukan dalam kehidupan sehari-hari pada benda- benda di sekitar kita misalnya: perlengkapan rumah tangga, topi, sarung tangan, kaos kaki, tas, dan lain-lain

Mengikat dan menyimpul merupakan sebuah metode dasar dalam mengaplikasikan fungsi sebuah tali, baik itu bertujuan fungsional maupun untuk kepentingan estetis, mengikat dan menyimpul sebuah tali berkembang menjadi sebuah kerajinan tersendiri dan memunculkan banyak hasil karya seni dari teknik ini yang di kenal dengan kerajinan makrame. Tali adalah bahan yang digunakan, simpul adalah hubungan antara tali dengan tali, ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya, misalnya kayu, balok, bambu dan sebagainya.

B. Jenis-Jenis Simpul
Dalam pembuatan karya seni dari teknik mengikat dan menyimpul ada beberapa jenis simpul dasar yang sering digunakan antara lain: simpul kepala, simpul tunggal, simpul ganda dan lain-lain.
Aneka Simpul
  1. Simpul Kepala: merupakan simpul awal yang sering digunakan dalam proses pembuatan karya makrame.
  2. Simpul Tunggal: proses pembuatan simpul tunggal diawali dengan simpul kepala, variasi bentuk dapat diputar ke kiri atau ke kanan sesuai kebutuhan kita. Hasil simpulannya akan tampak seperti tangga, variasi bentuk dapat diputar kekiri atau. ke kanan, sebaiknya lakukan percobaan simpul ini untuk menghasilkan variasi yang menarik. 
  3. Simpul Ganda: proses pembuatan simpul ganda ada kesamaan dengan simpul tunggal. Pada simpul tunggal langkahnya dimulai dari sebelah kiri saja atau dari sebelah kanan saja, sedangkan pada simpul ganda langkahnya dilakukan secara bergantian dari kanan dan kiri atau sebaliknya. Pembuatan simpul ganda bisasanya di awali dengan simpul kepala seperti halnya pada proses pembuatan simpul tunggal.

C. Langkah langkah Pembuatan Simpul
Langkah-langkah membuat simpul ganda dengan menyiapkan dua utas tali yang berbeda warnanya, agar jalinan kedua utas tali itu tampak jelas. Adapun langkah pembuatannya sebagagai berikut:
Simpul Ganda
  1. Potonglah tali sesuai kebutuhan dan lipatlah bagian tali terbagi dua dan sama panjang;
  2. Buatlah simpul kepala dengan pelipatkannya pada kayu, pensil, atau yang lainnya;
  3. Buatlah dua simpul kepala dengan warna yang berbeda agar hasil akhirnya lebih menarik;
  4. Kemudian tali yang berada di tengah dibiarkan bergantung bebas, sementara bagian tali paling kanan diangkat sehingga menindih dua tali yang tergantung bebas;
  5. Angkatlah tali pada bagian kiri sehingga posisinya menindih tali yang dari kanan selanjutnya bawa bagian tali tersebut melewati dua bagian pada bagian belakang.
  6. Selanjutnya tali pada bagian kanan tersebut dimasukan ke bagian depan dan dengan posisi menindih tali pada bagian kanan, selalu lakukan dengan pola yang sama;
  7. Selanjutnya ujung-ujung tali pada masing-masing bagian ditarik untuk mendapatkan simpul yang kuat erat. Untuk menambah simpul agar lebih panjang dilakukan dengan pengulangan seperti di atas.




Kesimpulan 
Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik,  secara klasikal peserta didik sudah dapat memahami materi tentang mengurutkan pecahan, namun masih terdapat 6 peserta didik yang masih perlu bantuan dalam memahami dan menyelesaikan soal mengurutkan pecahan.  



Jumat, 27 September 2024

Jumat, 27 September 2024

 


Hari/Tanggal                              : Jumat,  27 September 2024

Muatan  Pembelajaran              :  

1. IPAS                              : Organ Pernapasan


Capaian  Pembelajaran IPAS

A.     CAPAIAN PEMBELAJARAN

Ø  Elemen Pemahaman IPAS:

Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya.

PAK ( Pendidikan Anti Korupsi)

Wawasan: Memahami manfaat perilaku hidup jujur untuk diri pribadi dan sosial

Ketrampilan: Mengimplementasikan perilaku hidup jujur 

Sikap Sosial : Meyakini manfaat perilaku hidup jujur dalam kehidupan sehari-hari




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah.
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat membuat alat peraga pernapasan sederhana dan menjelaskan makna jujur.


IPAS
    Sistem  Pernapasan Manusia dan Penyakit Sistem Pernapasan  
    
Ayo kita simak video berikut!



Bagaimana proses bernapas pada manusia ?
Udara masuk lewat hidung dan mulut, kemudian melewati proses penyaringan partikel kecil oleh rambut hidung, lalu menuju ke trakea atau batang tenggorokan. Udara dari trakea masuk ke paru-paru melewati saluran pernapasan yang disebut dengan bronkus dan bronkiolus, kemudian berujung di alveolus

Proses bernapas pada manusia terdiri dari 2 macam, yaitu :
1. Pernapasa dada
2. Pernapasan perut

“Pada pernapasan dada, mekanismenya menggunakan otot-otot tulang rusuk. Sementara pernapasan perut, mekanismenya menggunakan otot-otot diafragma, yaitu di antara rongga dada dan perut.”

Nah, berikut proses terjadinya pernapasan dada:
  1. Saat menarik napas terjadi kontraksi otot sehingga tulang rusuk pun terangkat dan rongga dada membesar.
  2. Paru-paru kemudian mengembang dan tekanan udara dalam paru-paru rendah sehingga udara dari luar masuk ke paru-paru.


Berikut cara pernapasan perut:
1. Menarik napas, tarik napas perlahan melalui hidung menuju perut. Perut harus menjadi            naik dan mendorong tangan ke atas, sedangkan posisi dada tetap diam. 
2. Menghembuskan napas, kencangkan otot perut dan biarkan perut turun ke bawah sambil 
    menghembuskan napas melalui bibir yang mengerucut.


Ayo berkreasi !
Anak-anak untuk lebih memahami bagaimana proses bernapas, mari kita mencoba membuat alat peraga pernapasan sederhana seperti contoh berikut ini. 




Ayo Kerjakan!
1.  Apa yang terjadi pada oksigen yang kita hirup saat bernapas?

a. Oksigen diubah menjadi karbon dioksida
b. Oksigen diedarkan ke seluruh tubuh
c. Oksigen dikeluarkan lewat hembusan napas
d. Oksigen disimpan di paru-paru

2.  Apa yang terjadi saat tahap pertama pernapasan, yaitu menarik napas?

a. Paru-paru mengempis
b. Otot diafragma berkontraksi
c. Udara dikeluarkan melalui hidung
d. Paru-paru mengalami relaksasi

3. Apa yang terjadi saat udara masuk ke dalam alveolus di paru-paru?

a. Pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida
b. Penyaringan kotoran dari udara
c. Produksi lendir
d. Pencernaan makanan

4. Di mana gas karbon dioksida dikeluarkan dari tubuh saat proses pernapasan?

a. Melalui trakea
b. Melalui bronkus
c. Melalui paru-paru
d. Melalui mulut atau hidung

5. Gangguan pernapasan yang disebabkan oleh virus dan mudah menular melalui kontak langsung atau percikan dari penderita saat batuk atau bersin adalah...

a. Asma
b. Tuberkulosis
c. Flu (influenza)

d. Bronkitis


Kesimpulan

Alhamdulillah kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar, peserta didik antusia mengikuti pembelajaran IPAS tentang sistem pernapasan manusia. Pada saat diskusi peserta didik semangat menjawab soal yang diberikan guru. Begitu juga saat guru meugaskan membuat alat peraga sederhana sistem pernapasan, setiapa kelompok bekerja sama guna menyelesaikan tugasnya, dan pada akhirnya mereka mensimulasikan hasil kerja kelompoknya di depan teman-temannya.