Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Selasa, 30 September 2025

Rabu, 1 Oktober 2025

 


Hari/Tanggal                         : Rabu, 01 Oktober 2025

Muatan Pembelajaran           :

1. Matematika                       : Pecahan

2. Bahasa Indonesia              : Jendela Dunia 

3. Pendidikan Pancasila        : Hubungan antar sila dalam pancasila 

Capaian Pembelajaran Matematika

Elemen Bilangan

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Elemen Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA

Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat mengurutkan pecahan berpenyebut sama, menjawab sumatif dengan baik

Matematika

Mengurutkan Pecahan 





Bahasa Indonesia






Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 


See You Tomorrow



 

Senin, 29 September 2025

Selasa, 30 September 2025

 


Hari/Tanggal                              : Selasa, 30 September 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. IPAS                              : Melihat karena Cahaya, Mendengar 

                                             Karena Bunyi

2. Pend. Pancasil           Makna Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Negara 

 

1. Capaian  Pembelajaran IPAS

Elemen Pemahaman IPAS:

Berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi dan cahaya) peserta didik mendemonstrasikan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN  PANCASILA

Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.

Apa kabar anak sholih sholihah.........

semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah.
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat menjelaskan mendemonstrasikan konsep gelombang bunyi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan  menerapkan nilai Pancasila di lingkungan masyarakat 

IPAS
Mendengar Karena Bunyi


   Secara umum, telinga manusia dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Setiap bagian memiliki fungsi penting dalam proses pendengaran. 
1. Telinga luar
Fungsinya adalah menangkap dan mengumpulkan gelombang suara dari luar. 
  • Daun telinga: Berfungsi untuk menangkap getaran suara dari udara.
  • Saluran telinga: Merupakan saluran yang menghubungkan daun telinga ke gendang telinga. Saluran ini juga melindungi telinga tengah dari debu atau benda lain. 
2. Telinga tengah
Fungsinya adalah mengubah gelombang suara menjadi getaran yang diperkuat. 
  • Gendang telinga: Selaput tipis yang bergetar saat menerima gelombang suara.
  • Tiga tulang pendengaran: Terdiri dari tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi. Ketiganya berfungsi meneruskan dan memperkuat getaran dari gendang telinga menuju telinga dalam.
  • Saluran Eustachius: Menghubungkan telinga tengah dengan rongga mulut untuk menjaga tekanan udara di dalam dan di luar telinga tetap seimbang. 
3. Telinga dalam
Fungsinya adalah mengubah getaran menjadi sinyal listrik yang akan dikirim ke otak. 
  • Rumah siput (koklea): Saluran yang berbentuk spiral dan berisi cairan. Getaran dari tulang pendengaran akan menggerakkan cairan ini, sehingga sel-sel rambut yang ada di dalamnya akan melengkung dan menghasilkan sinyal listrik.
  • Saluran setengah lingkaran: Berfungsi sebagai alat untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Saraf pendengaran: Meneruskan sinyal listrik dari rumah siput menuju otak untuk diterjemahkan sebagai suara. 
Bagaimana proses mendengar terjadi?
  1. Penangkapan suara: Daun telinga menangkap gelombang suara di sekitar kita.
  2. Perambatan suara: Suara merambat melalui saluran telinga menuju gendang telinga.
  3. Penguatan getaran: Getaran dari gendang telinga diperkuat oleh tiga tulang pendengaran.
  4. Pengubahan sinyal: Getaran diteruskan ke rumah siput, di mana getaran tersebut diubah menjadi sinyal listrik.
  5. Penerjemahan sinyal: Sinyal listrik dikirim ke otak melalui saraf pendengaran, dan otak akan menerjemahkannya sebagai suara yang kita dengar.

Latihan 
  1. Bagian telinga luar yang berfungsi menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi adalah ....
    a. Gendang telinga
    b. Daun telinga
    c. Saluran telinga
    d. Rumah siput
  2. Getaran dari gendang telinga akan diteruskan ke tiga tulang pendengaran. Urutan tulang pendengaran dari luar ke dalam adalah ....
    a. Tulang martil, tulang landasan, tulang sanggurdi
    b. Tulang landasan, tulang martil, tulang sanggurdi
    c. Tulang sanggurdi, tulang landasan, tulang martil
    d. Tulang martil, tulang sanggurdi, tulang landasan
  3. Fungsi dari saluran Eustachius adalah ....
    a. Mengirimkan sinyal ke otak
    b. Mengatur keseimbangan tekanan udara di telinga tengah
    c. Mengumpulkan gelombang bunyi
    d. Menggerakkan cairan di rumah siput
  4. Bagian telinga yang berfungsi untuk mengubah getaran menjadi sinyal saraf yang akan dikirim ke otak adalah ....
    a. Gendang telinga
    b. Koklea (rumah siput)
    c. Saluran setengah lingkaran
    d. Saluran telinga
  5. Seseorang yang sedang berada di tempat yang sangat bising harus menjaga kesehatannya dengan cara ....
    a. Tidak perlu melakukan apa-apa
    b. Menutup kedua telinga agar terhindar dari kerusakan
    c. Menghindari suara bising dalam jangka waktu lama
    d. Mendengarkan musik yang lebih keras
     

Pendidikan Pancasila




Minggu, 28 September 2025

Senin, 29 September 2025

 


Hari/Tanggal                               : Senin, 29 September 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. Matematika                   Pecahan 

2. Bahasa Indonesia         : Buku Jendela Dunia

3. Seni Budaya                  : Prinsip Ritme dalam Seni Rupa

Model Pembelajaran         : Drill, PJBL

Capaian  Pembelajaran Matematika

Elemen Bilangan

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

3.      Elemen Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

4.      Elemen Menulis

Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik terampil menulis teks dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.

CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA

1.      Elemen Mengalami

Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.

Apa kabar anak sholih sholihah.........

Semoga anak-anak Bu Guru selalu dalam keadaan sehat walaf'iyah ....
   Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat membandingkan dua pecahan dan memahami teks deskripsi. 
    
   Matematika
   Membandingkan Pecahan


    Untuk membandingkan pecahan, Anda bisa menyamakan penyebutnya terlebih dahulu, lalu membandingkan pembilangnya, atau mengubah pecahan tersebut menjadi bentuk desimal untuk perbandingan yang lebih mudah
    
    Latihan
    

   Bahasa Indonesia
   teks Deskripsi 

  
Teks deskripsi adalah sebuah teks yang bertujuan untuk menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakannya sendiri. 
Ciri-ciri teks deskripsi
  • Menggambarkan objek secara konkret: Penulis memerinci objek dengan sangat jelas, misalnya dengan menggunakan kata sifat yang kuat.
  • Melibatkan panca indra: Penjelasan dalam teks ini melibatkan indra penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa.
  • Pembaca seolah merasakan: Pembaca bisa merasakan pengalaman yang sama dengan penulis seolah-olah mengalami langsung peristiwa yang dideskripsikan.
  • Menggunakan kata-kata yang terperinci: Kalimat yang digunakan sangat detail dan spesifik, bukan hanya umum. 
Struktur teks deskripsi
Secara umum, teks deskripsi memiliki tiga struktur sebagai berikut: 
  1. Identifikasi: Bagian ini memperkenalkan objek yang akan dideskripsikan, termasuk nama, lokasi, dan gambaran umum lainnya.
  2. Deskripsi Bagian: Pada bagian ini, penulis memerinci objek dengan detail. Misalnya, jika mendeskripsikan rumah, penulis akan menjelaskan bagian-bagiannya, seperti ruang tamu, teras, atau taman.
  3. Kesimpulan (Opsional): Bagian ini berisi kesan atau ringkasan penulis terhadap objek yang dideskripsikan. Kesimpulan bisa ada atau tidak. 
Contoh teks deskripsi
Rumah Mungilku
Rumah mungilku berada di pinggir jalan yang ramai, namun suasananya terasa begitu tenang. Dindingnya berwarna krem dan berhiaskan pot-pot tanaman hijau yang bergelantungan di teras depan. Saat masuk, sebuah karpet berbulu halus terhampar di ruang tamu, dan rak buku sederhana terpasang rapi di dindingnya. Aroma pewangi ruangan beraroma lavender membuat suasana semakin nyaman. Lantai keramik putihnya membuat rumah kecil ini tampak lebih luas. Setiap sudut rumah ini dipenuhi dengan kenangan hangat bersama keluarga. 

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 


See You Tomorrow


Kamis, 25 September 2025

Jumat, 26 September 2025

 


Hari/Tanggal                              : Jumat, 26 September 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. IPAS                              : Siklus Air 

A.     CAPAIAN PEMBELAJARAN IPAS

Ø  Elemen Pemahaman IPAS:

Peserta didik memahami siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah.
Adapun tujuan pembelajaran hari ini  Murid dapat mengerjakan soal sumatif Ipas tentang siklus Air

  Siklus Air



Siklus air, atau siklus hidrologi, adalah gerakan air yang berkelanjutan antara atmosfer dan permukaan bumi melalui berbagai proses, termasuk evaporasi (penguapan), transpirasi, kondensasi (pengembunan menjadi awan), presipitasi (hujan, salju), dan limpasanProses ini penting untuk menjaga ketersediaan air di bumi, di mana air berpindah dari lautan dan daratan ke atmosfer dan kembali lagi dalam rangkaian yang tak pernah berhenti. 

Tahapan Utama dalam Siklus Air:
  1. Evaporasi dan Transpirasi:
    • Evaporasi: Air dari permukaan bumi (seperti laut, danau, sungai) menguap menjadi uap air karena panas matahari, lalu naik ke atmosfer. 
    • Transpirasi: Tumbuhan melepaskan uap air dari daunnya ke atmosfer, yang juga berkontribusi pada peningkatan jumlah uap air. 
  2. Uap air di atmosfer yang dingin mengalami pengembunan dan berubah kembali menjadi tetesan air atau kristal es, membentuk awan. 
  3. Tetesan air atau kristal es yang terkumpul di awan kemudian jatuh ke permukaan bumi dalam berbagai bentuk, seperti hujan, salju, atau hujan es, karena tarikan gravitasi. 
    • Infiltrasi: Air hujan yang jatuh ke bumi meresap ke dalam tanah dan menjadi air tanah atau mengalir ke akuifer. 
    • Limpasan: Sebagian air mengalir di atas permukaan tanah menuju sungai, danau, dan akhirnya kembali ke laut. 
Bagaimana Siklus Air Berlanjut:
Air yang kembali ke lautan dan badan air lainnya akan kembali menguap akibat panas matahari, memulai siklus baru lagi. Proses ini memastikan bahwa air terus tersedia dalam berbagai bentuk di bumi, menopang kehidupan dan menjaga keseimbangan ekosistem.,

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Proses menguapnya air yang ada di permukaan bumi (danau, sungai, laut) karena panas matahari disebut ....
a. Kondensasi
b. Presipitasi
c. Evaporasi
d. Infiltrasi

2. Uap air di atmosfer akan mengalami proses pengembunan (berubah menjadi titik-titik air) dan membentuk awan. Proses ini disebut ....
a. Evaporasi
b. Kondensasi
c. Presipitasi
d. Infiltrasi

3. Jatuhnya titik-titik air dalam bentuk hujan ke permukaan bumi disebut ....
a. Evaporasi
b. Kondensasi
c. Presipitasi
d. Transpirasi

4. Air hujan yang meresap ke dalam tanah akan menjadi cadangan air. Proses penyerapan air ke dalam tanah ini dinamakan ....
a. Evaporasi
b. Kondensasi
c. Presipitasi
d. Infiltrasi

5. Tumbuhan juga ikut serta dalam siklus air dengan mengeluarkan uap air melalui daunnya. Proses ini disebut ....
a. Evaporasi
b. Transpirasi
c. Kondensasi
d. Infiltrasi

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 


See You Tomorrow



Kesimpulan
Alhamdulillah kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar, para murid antusias mengikuti sumatif IPAS. Alhamdulillah hasil sumatif tentang siklus air baik, dari 27 murid, 22 sudah memperoleh nilai baik, dan 5 diantaranya masih di bawah KKTP sehingga masih perlu melakukan remedial.