Identitas
🎯 Capaian Pembelajaran
1. Bahasa Indonesia (Fase B)
Peserta didik mampu menyimak, membaca, memirsa, berbicara, dan menulis berbagai jenis teks fiksi maupun nonfiksi sesuai jenjangnya, serta mampu menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan santun dan percaya diri.
2. Matematika (Fase B – Bilangan)
Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang bilangan cacah sampai dengan 100.000, melakukan operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian), serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
3. Seni Rupa (Fase B – Seni Kriya)
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan menggunakan bahan, alat, serta teknik dalam berkarya seni rupa, termasuk memanfaatkan bahan di sekitar (limbah/daur ulang) menjadi karya seni kriya yang bernilai guna dan estetis, serta mampu mengapresiasi karya sendiri maupun karya orang lain.
🎯 Tujuan Pembelajaran
- Bahasa Indonesia: Peserta didik mampu mengerjakan Ulangan Harian/Sumatif secara mandiri dan jujur untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
- Matematika: Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian bilangan cacah dalam kehidupan sehari-hari.
- Seni Rupa: Peserta didik mampu membuat satu karya seni kerajinan (seni kriya) dengan memanfaatkan sampah plastik.
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran
- Peserta didik menyiapkan diri secara mental untuk mengerjakan Ulangan Harian/Sumatif Bahasa Indonesia, lalu mengerjakannya secara mandiri.
- Peserta didik mengingat kembali materi perkalian dan seni kriya dari pertemuan sebelumnya melalui 2 soal pretes.
- Peserta didik mengamati video pembelajaran tentang perkalian bilangan cacah, lalu memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui contoh konkret.
- Peserta didik berlatih menyelesaikan soal perkalian, termasuk soal cerita sehari-hari, secara individu dan kelompok.
- Peserta didik mengamati video tutorial seni kriya dari sampah plastik, memahami tahapan dan teknik pembuatannya.
- Peserta didik mempraktikkan langsung pembuatan karya seni kriya dari sampah plastik yang telah dibawa dari rumah.
- Peserta didik mempresentasikan hasil karyanya secara singkat di depan kelas.
- Peserta didik mengerjakan asesmen formatif yang mencakup ketiga mata pelajaran.
⏱️ Alokasi Waktu : 6 x 35 menit,
🧩 Model dan Metode Pembelajaran
- Bahasa Indonesia: Model Penilaian Langsung – metode tes tertulis individu (sumatif).
- Matematika: Model Problem Based Learning (PBL) – metode demonstrasi, diskusi kelompok, tanya jawab, dan latihan soal.
- Seni Rupa: Model Project Based Learning (PjBL) – metode demonstrasi, praktik langsung seni kriya, dan presentasi karya.
🎒 Media dan Alat Peraga
- Laptop, proyektor, dan speaker untuk memutar video pembelajaran
- Lembar soal Ulangan Harian/Sumatif Bahasa Indonesia
- Kelereng/sedotan/kartu angka sebagai alat peraga konsep perkalian
- Papan tulis dan spidol
- Sampah plastik bersih (botol bekas, tutup botol, sedotan, kantong plastik)
- Gunting, lem, tali/pita (dengan pengawasan guru)
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
🌙 Apersepsi

Anak-anak, hari ini kita akan belajar sambil mengingat tiga kebesaran Allah Swt.: Allah Maha Mencipta, Maha Memelihara, dan Maha Memberi Rezeki.
Maha Mencipta – Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini secara berpasangan dan teratur, termasuk keteraturan bilangan yang kita pelajari dalam Matematika.
"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)." (QS. Az-Zariyat: 49)وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ - ٤٩
Arab-latin: wa ming kulli syai`in khalaqnā zaujaini la'allakum tadzakkarụn
Artinya: "Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)." (QS. Az Zariyat: 49).
Maha Memelihara – Allah memelihara bumi beserta seluruh isinya, termasuk menjaga keseimbangan alam agar barang-barang di sekitar kita, seperti plastik, tidak menumpuk merusak lingkungan bila kita ikut mengolahnya kembali.
"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik." (QS. Al-A'raf: 56)
Maha Memberi Rezeki – Allah memberi kita akal untuk mengolah apa yang ada di bumi, termasuk mengubah barang bekas menjadi karya seni kriya yang bermanfaat dan bernilai.
"...dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya." (QS. Al-Jatsiyah: 13)
Pertanyaan pemantik:
- Coba perhatikan sekelilingmu, benda apa saja yang polanya berulang seperti perkalian yang akan kita pelajari?
- Menurutmu, mengapa Allah melarang kita merusak bumi, termasuk membuang sampah plastik sembarangan?
- Bagaimana caramu mensyukuri nikmat akal yang Allah berikan, misalnya dengan mengubah sampah plastik menjadi karya seni kriya yang berguna?
🔄 Pendahuluan – Review Materi Sebelumnya
Sebelum masuk ke materi baru, peserta didik mengerjakan 2 soal pretes berikut secara lisan/tertulis:
- Ubahlah perkalian 3 x 4 menjadi bentuk penjumlahan berulang!
- Sebutkan satu contoh benda dari sampah plastik yang bisa dijadikan kerajinan!
🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
Bahasa Indonesia
Matematika – Perkalian Bilangan Cacah
- Cerita: "Ibu membeli 3 kantong plastik. Di dalam setiap plastik, ada 5 buah apel. Berapa jumlah semua apel yang dibeli Ibu?"
- perwakilan siswa maju ke depan untuk menggambar 3 kantong dan mengisi masing-masing kantong dengan 5 buah apel.
- Langkah 1: Penjumlahan Berulang
(5+5+5=15) - Langkah 2: Mengenalkan Konsep Wadah (\times ) Isi
Jelaskan rumus utama perkalian kepada siswa: - 3 x 5 = 5 + 5 + 5
- Langkah 3: Mengubah ke Bentuk Perkalian
- Dari cerita apel di atas, kita tahu:
- Wadah (Kantong) = (3)
- Isi = (5)
- Maka bentuk perkaliannya: 3 x 5 = 15
Seni Rupa – Seni Kriya dari Sampah Plastik
▶️ Tonton video: Ide Kreatif Tempat Pensil dari Botol Plastik BekasBotol plastik bekas air mineral dapat diubah menjadi gantungan kunci atau kerajinan lain sepert tempat pensil yang cantik dengan cara dipotong, dihias kertas origami, dan ditempel pita. Karya ini mengajarkan siswa untuk peduli lingkungan sekaligus berkreasi melalui seni kriya.
📝 Penutup: Asesmen Formatif
- Sebutkan 3 unsur yang biasa ada dalam sebuah cerita!
- Tuliskan satu kalimat yang menggunakan huruf kapital dengan benar!
- Apa yang dimaksud dengan kalimat tanya? Berikan satu contoh!
- Ubah bentuk perkalian ini menjadi penjumlahan berulang, lalu hitung hasilnya: 5 X 3 = ... + ... + ....+....+......= ...
- 7 + 7 + 7 = ... X ... = ...
- Bentuk penjumlahan 3 + 3 + 3 + 3 jika ditulis ke dalam bentuk perkalian menjadi...
- 12 x 5, bentuk penjumlahan berulang dari perkalian di samping adalah ...
- Sebutkan 2 jenis sampah plastik yang bisa dijadikan seni kriya!
- Apa manfaat mendaur ulang sampah plastik menjadi karya seni kriya?
- Alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat seni kriya dari botol plastik bekas?
✅ Kesimpulan
Hari ini peserta didik belajar tiga hal penting: mengukur pemahaman Bahasa Indonesia melalui ulangan harian/sumatif, memahami konsep perkalian bilangan cacah sebagai penjumlahan berulang dalam Matematika, serta berkreasi membuat karya seni kriya dari sampah plastik dalam Seni Rupa. Ketiga kegiatan ini mengajak siswa untuk mensyukuri kebesaran Allah Swt. yang Maha Mencipta, Maha Memelihara, dan Maha Memberi Rezeki melalui ilmu pengetahuan dan kepedulian terhadap lingkungan.