Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Rabu, 26 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026

PEMBELAJARAN HARIAN • KURIKULUM MERDEKA

🚀 Petualangan Belajar Hari Ini!

Selamat datang, anak-anak hebat 4 Ummu Kultsum! Hari ini kita belajar dengan cara yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.

 

Identitas

Nama            : Luthfah Laela, S. Pd

Mapel            :

1. Bahasa Indonesia

2. Matematika

3. Seni Rupa

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase/Kelas       : B / 4 Ummu Kultsum

Pertemuan       : 


🗺️Peta Belajar Hari Ini

Mata PelajaranMateri
📚 B. IndonesiaMembuat kamus dari kata baru — elemen menulis
🔢 MatematikaPerkalian
🎨 Seni RupaSumatif unsur seni rupa

🎯Capaian Pembelajaran

📚 Bahasa Indonesia — Fase B

Peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai tujuan dan konteks. Pada elemen menulis, peserta didik mengembangkan kemampuan menulis teks sederhana dengan kosakata yang semakin beragam, kalimat yang bermakna, serta penggunaan kaidah dasar bahasa Indonesia.

🔢 Matematika — Fase B

Pada elemen Bilangan, peserta didik memahami dan menggunakan operasi hitung bilangan cacah, termasuk perkalian dan pembagian, serta menerapkannya untuk menyelesaikan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari.

🎨 Seni Rupa — Fase B

Peserta didik mampu mengamati, mengenali, menggunakan, dan menuangkan pengalaman secara visual melalui karya seni rupa dengan pengetahuan serta keterampilan dasar unsur seni rupa.

🏆Tujuan Pembelajaran

  1. Bahasa Indonesia: Peserta didik mampu menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam melalui pembuatan kamus kata baru.
  2. Matematika: Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.
  3. Seni Rupa: Peserta didik mampu menjelaskan perbedaan unsur-unsur rupa yang ditemukan dengan bahasa sederhana.

🪜Alur Tujuan Pembelajaran

1. Bahasa Indonesia — Temukan → Pahami → Tulis → Susun
Guru menunjukkan bacaan pendek. Siswa menemukan kata yang belum dikenal → mencari makna melalui kamus/sumber tepercaya → menulis kata, arti, dan contoh kalimat → menyusun “Kamus Mini Kelas 4”.
2. Matematika — Konkret → Gambar → Simbol → Masalah
Siswa mengelompokkan benda dalam jumlah sama → menggambar kelompok → mengubahnya menjadi penjumlahan berulang → menuliskan bentuk perkalian → menyelesaikan soal cerita sehari-hari.
3. Seni Rupa — Amati → Identifikasi → Bandingkan → Jelaskan
Siswa mengamati beberapa gambar/karya → menunjuk titik, garis, bentuk, bidang, warna, tekstur, dan gelap-terang → membandingkan fungsi/penampilannya → menjelaskan dengan kalimat sederhana.

🧠Model, Metode, Media & Alat Peraga

📚 Bahasa Indonesia

Model: Discovery Learning + literasi. Metode: membaca terbimbing, tanya jawab, diskusi, latihan menulis.

Media/alat: teks bacaan, kartu kata, kamus cetak/digital, papan tulis, sticky notes, LKPD, kartu “kata baru”, buku tulis.

🔢 Matematika

Model: Problem Based Learning (PBL). Metode: demonstrasi, praktik benda konkret, diskusi, latihan dan pemecahan masalah.

Media/alat: stik es krim, tutup botol, kancing, kartu bilangan, gambar kelompok benda, tabel perkalian, papan tulis, LKPD.

🎨 Seni Rupa

Model: Inquiry

 Metode: asesmen sumatif.

Media/alat: kertas dan alat menulis

🌱Apersepsi: Belajar sebagai Cara Bersyukur

“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.”
(QS. Al-'Alaq: 1)

Guru mengajak siswa melihat bahwa Allah Swt. Maha Mencipta segala sesuatu dengan teratur, Maha Memelihara ciptaan-Nya, dan Maha Memberi Rezeki kepada makhluk-Nya. Bahasa membantu kita memahami dan menyampaikan ilmu; matematika membantu kita menghitung dan mengatur sesuatu dengan tepat; seni membantu kita mengamati keindahan ciptaan Allah.

💭 Pertanyaan Pemantik Mendalam:
  1. Jika Allah menciptakan begitu banyak benda dan makhluk dengan ciri yang berbeda, bagaimana bahasa membantu kita memberi nama dan menjelaskannya?
  2. Mengapa kemampuan menghitung perkalian dapat membantu kita mengelola makanan, waktu, dan benda yang menjadi rezeki kita?
  3. Ketika melihat warna, garis, bentuk, dan tekstur pada alam, apa yang dapat kita pelajari tentang kebesaran Allah sebagai Maha Mencipta?
  4. Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur atas ilmu dan rezeki dengan menggunakan kemampuan kita secara baik?

🔄Pendahuluan — Review Materi Sebelumnya

PRITES 1Bahasa Indonesia: Tuliskan satu kata baru yang kamu ingat dari bacaan/pelajaran sebelumnya dan jelaskan artinya dengan bahasamu sendiri.
PRITES 2Matematika: Rina memiliki 4 kelompok pensil. Setiap kelompok berisi 6 pensil. Tuliskan bentuk penjumlahan berulang dan perkaliannya.

🎬Inti Pembelajaran — Video & Penjelasan

📚 Bahasa Indonesia — Kata Baru & Kamus Mini

▶️ Video pendukung: cara menggunakan kamus & memperkaya kosakataTonton di YouTube

Contoh: Saat membaca cerita tentang lingkungan, kamu menemukan kata “lestari”. Kamu mencari maknanya, lalu menulis: lestari = tetap terjaga/terpelihara. Contoh kalimat: “Kita harus menjaga hutan agar tetap lestari.”

💡 Aktivitas: Temukan 5 kata baru dari bacaan hari ini. Tulis kata → arti → contoh kalimat. Gabungkan hasilnya menjadi Kamus Mini Kelas 4.

🔢 Matematika — Perkalian

▶️ Video: Belajar Perkalian Kelas 4 SDTonton Video

Contoh nyata: Ada 6 piring. Setiap piring berisi 4 potong buah. Banyak buah = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 6 × 4 = 24 potong.

Jadi, perkalian dapat membantu kita menghitung kelompok yang jumlahnya sama dengan lebih cepat.

⭐ Ingat: 5 × 3 berarti 5 kelompok yang masing-masing berisi 3, atau penjumlahan berulang 3 + 3 + 3 + 3 + 3.

🎨 Seni Rupa — Unsur-Unsur Seni Rupa

▶️ Video pendukung: unsur-unsur seni rupaTonton di YouTube

Bayangkan sebuah gambar taman. Titik dapat menjadi detail kecil, garis membentuk arah dan batas, bentuk/bidang membuat objek mudah dikenali, warna memberi kesan tertentu, tekstur menunjukkan kesan permukaan, sedangkan gelap-terang membantu menunjukkan cahaya dan bayangan.

🎨 Tantangan: pilih satu benda di kelas, lalu sebutkan minimal 3 unsur seni rupa yang kamu lihat.

📝Penutup — Asesmen Formatif

1. Bahasa Indonesia: Apa yang dimaksud dengan kata baru dalam sebuah bacaan 
2. Matematika: 7 × 4 = ...
3. Seni Rupa: Sebutkan 3 unsur seni rupa yang kamu ketahui.
4. Bahasa Indonesia: Buat satu kalimat menggunakan kata “bermanfaat”.
5. Matematika: Di rak ada 8 baris buku. Setiap baris berisi 12 buku. Berapa jumlah seluruh buku?
6. Seni Rupa: Apa perbedaan sederhana antara garis dan warna dalam sebuah gambar?
7. Bahasa Indonesia: Buatlah format satu entri Kamus Mini dengan bagian: kata, arti, dan contoh kalimat.
8. Matematika: Siti mempunyai 9 kantong. Setiap kantong berisi 15 kelereng. Tuliskan perkalian dan hasilnya.
9. Matematika: Sebuah kelas memiliki 6 kelompok. Setiap kelompok harus mendapat jumlah pensil yang sama. Jika tersedia 48 pensil, bagaimana kamu menentukan banyak pensil tiap kelompok? Jelaskan caramu.
10. Seni Rupa + Bahasa Indonesia: Perhatikan benda di sekitarmu. Jelaskan dalam 2–3 kalimat unsur seni rupa yang paling terlihat dan gunakan minimal satu kata sifat yang tepat.

🌟Kesimpulan Pengajaran

🧩 Kesimpulan Materi

Hari ini kita belajar bahwa kata baru dapat dipahami dan dicatat menjadi kamus mini; perkalian memudahkan kita menghitung kelompok benda yang sama banyak; serta unsur seni rupa membantu kita mengamati dan menjelaskan sebuah karya atau benda secara lebih terarah. Ilmu yang kita pelajari dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi salah satu cara mensyukuri karunia Allah Swt.


🌈 📚 🔢 🎨 ⭐

“Belajar sedikit demi sedikit, setiap hari menjadi lebih hebat!”

Kelas 4 Ummu Kultsum • Belajar dengan ilmu, akhlak, kreativitas, dan rasa syukur.

Selasa, 25 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026

 

📚 Pembelajaran Hari Ini 📚

Identitas :
👩‍🏫 Nama Guru : Luthfah Laela, S.Pd
📅 Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026
🏫 Fase / Kelas : B / 4 Ummu Kultsum
📖 Mata Pelajaran :
  1. Matematika — Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
  2. IPAS — Mengapa Manusia Mengubah Bentuk Energi
  3. Pendidikan Pancasila — Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan
🔢 Pertemuan Ke : ____

🌸 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim,

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌼

Apa kabar anak sholih dan sholihah? 😊 Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat menuntut ilmu ya! Jangan lupa sudah shalat Subuh dan sarapan pagi, kan? 🍳

Anak-anak, Allah Ta'ala itu Maha Baik kepada kita dalam tiga hal besar:

  • 🌟 Allah Maha Khaliq — Dia yang menciptakan segala sesuatu, termasuk sumber-sumber energi seperti matahari, angin, dan air yang akan kita pelajari hari ini.
  • 🛡️ Allah Maha Malik — Dia yang memelihara alam semesta, mengatur desa dan kampung tempat kita tinggal supaya tertata rapi lewat para pemimpinnya.
  • 🎁 Allah Maha Razzaq — Dia yang memberi rezeki lewat hasil bumi yang bisa dihitung dan dikelompokkan menggunakan perkalian, penjumlahan berulang dari nikmat-Nya.

Coba renungkan: surah Ar-Ra'd ayat 17 

Surat Ar-Ra’d Ayat 17

أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌۢ بِقَدَرِهَا فَٱحْتَمَلَ ٱلسَّيْلُ زَبَدًا رَّابِيًا ۚ وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِى ٱلنَّارِ ٱبْتِغَآءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتَٰعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهُۥ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْحَقَّ وَٱلْبَٰطِلَ ۚ فَأَمَّا ٱلزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَآءً ۖ وَأَمَّا مَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَالَ

menggambarkan bagaimana Allah menurunkan air hujan sehingga sungai-sungai mengalir sesuai ukurannya — sama seperti perkalian yang berulang secara teratur dan energi yang berubah bentuk namun jumlahnya tetap teratur oleh ketentuan Allah. 💧⚡

🤔 Pertanyaan Pemantik: Kira-kira, kalau Allah tidak menciptakan matahari, dari mana ya sumber energi untuk kehidupan kita? Dan siapa yang mengatur supaya kampung kita aman dan teratur seperti alam semesta yang teratur ini?

🎯 Capaian & Tujuan Pembelajaran

🔢 1. Matematika
Capaian Pembelajaran: Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman makna perkalian dan pembagian bilangan cacah, serta menggunakan berbagai strategi untuk memecahkan masalah yang melibatkan bilangan cacah sampai 1.000.
Tujuan Pembelajaran: Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol (perkalian sebagai penjumlahan berulang).
🔋 2. IPAS
Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjelaskan manfaat perubahan energi bagi manusia.
Tujuan Pembelajaran: Menjelaskan mengapa manusia perlu mengubah bentuk energi dan memberi contoh perubahan bentuk energi di sekitar rumah dan sekolah.
🏘️ 3. Pendidikan Pancasila
Capaian Pembelajaran: Peserta didik mengenal struktur pemerintahan desa/kelurahan terdekat dan peran para pemimpin di lingkungannya sebagai bagian dari NKRI.
Tujuan Pembelajaran: Mengenal perangkat desa dan kelurahan beserta tugas dan perannya masing-masing.

🧩 Alur Tujuan Pembelajaran, Model & Media

🔢 Matematika (2 x 35 menit)
ATP: Mengenal konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang → berlatih dengan benda konkret → menyelesaikan soal cerita sederhana → menyelesaikan soal perkalian bersusun.
Model/Metode: Problem Based Learning dengan metode demonstrasi & latihan berjenjang.
Media/Alat Peraga: Kelereng/lidi untuk kelompok benda, papan perkalian, kartu angka, video animasi.
🔋 IPAS (2 x 35 menit)
ATP: Mengamati benda-benda di sekitar → mengidentifikasi bentuk energi awal & akhir → berdiskusi kelompok tentang manfaat perubahan energi → menyimpulkan.
Model/Metode: Discovery Learning dengan metode tanya jawab & eksperimen sederhana.
Media/Alat Peraga: Senter & baterai, kipas angin mini, gambar alat elektronik, video pembelajaran.
🏘️ Pendidikan Pancasila (2 x 35 menit)
ATP: Mengenal istilah desa & kelurahan → mengidentifikasi perangkat & tugasnya → bermain peran sederhana → menyimpulkan peran masing-masing perangkat.
Model/Metode: Cooperative Learning dengan metode diskusi & role play.
Media/Alat Peraga: Bagan struktur pemerintahan desa, kartu peran (Kepala Desa, Sekretaris, dll), video pembelajaran.
🌈 • • • 🌈

🔁 Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Sebelumnya)

Materi Matematika: Pengurangan

Jawab Benar (B) atau Salah (S) ya, anak-anak! 😉

1️⃣ Hasil dari 15 − 6 adalah 9. (B/S)
2️⃣ Pengurangan adalah kebalikan dari penjumlahan. (B/S)
3️⃣ Hasil dari 50 − 20 lebih besar daripada 50 − 10. (B/S)
4️⃣ Jika 40 − 25 = 15, maka 15 + 25 = 40. (B/S)
5️⃣ Pengurangan bilangan tidak pernah digunakan dalam kehidupan sehari-hari. (B/S)
🔑 Lihat Kunci Jawaban1. Benar   2. Benar   3. Salah   4. Benar   5. Salah

🔢 Ayo Belajar Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang!

▶️ Tonton dulu video pembelajarannya!

💡 Penjelasan Materi

Perkalian itu sebenarnya adalah penjumlahan berulang lho! Misalnya, ibu membeli 3 kantong jeruk, setiap kantong berisi 4 buah jeruk. Maka 3 × 4 = 4 + 4 + 4 = 12 buah jeruk semuanya. 🍊🍊🍊

Kalau angkanya lebih besar, kita pakai perkalian bersusun. Contoh: 24 × 3, kita kalikan satuan dulu (4×3=12, simpan 1), lalu puluhan (2×3=6, ditambah simpanan 1 jadi 7). Hasilnya 72!

🌟 Aktivitas Mindful-Meaningful-Joyful

  • Mindful: Tarik napas pelan, lalu hitung 1 kelompok benda di meja sebelum mulai berhitung.
  • Meaningful: Hitung berapa jumlah kursi di kelas jika ada 5 baris × 6 kursi.
  • Joyful: Permainan "Tepuk Perkalian" — guru sebut soal, siswa tepuk sebanyak hasilnya!

📝 Asesmen Formatif — Matematika

Pilihan Ganda
1. Hasil dari 6 × 3 adalah... a) 16 b) 18 c) 21 d) 9
2. 5 × 7 = 4 × 7 + ... a) 5 b) 7 c) 12 d) 1
3. Ibu membeli 4 kotak telur, setiap kotak isi 6 butir. Jumlah telur adalah... a) 20 b) 22 c) 24 d) 28
4. Hasil perkalian 12 × 4 adalah... a) 46 b) 48 c) 44 d) 40
5. Hasil dari 25 × 3 adalah... a) 65 b) 70 c) 75 d) 80
Isian Singkat
1. 9 × 8 = ....
2. Sebuah toko punya 7 rak, tiap rak ada 9 buku. Total buku = ....
3. 34 × 2 = ....
Esai
1. Jelaskan dengan gambar sederhana bagaimana 4 × 5 = 20!
2. Andi punya 6 kantong kelereng, setiap kantong berisi 8 kelereng. Berapa jumlah seluruh kelereng Andi? Tuliskan cara penyelesaiannya!
🔑 Kunci Jawaban MatematikaPG: 1) b   2) b   3) c   4) b   5) c
Isian: 1) 72   2) 63   3) 68
Esai: 1) 4 kelompok berisi 5 benda = 20   2) 6 × 8 = 48 kelereng

✅ Kesimpulan

Perkalian adalah penjumlahan berulang yang membantu kita menghitung dengan cepat saat ada kelompok benda yang jumlahnya sama. Semakin sering berlatih, semakin lancar berhitungnya! 💪

🔋 Mengapa Manusia Mengubah Bentuk Energi?

▶️ Tonton dulu video pembelajarannya!

💡 Penjelasan Materi

Energi tidak bisa dilihat, tapi manfaatnya bisa kita rasakan! Manusia mengubah energi supaya lebih berguna. Contohnya: energi listrik diubah menjadi energi cahaya pada lampu 💡, energi listrik diubah menjadi energi gerak pada kipas angin 🌀, dan energi kimia pada makanan diubah menjadi energi gerak saat kita berlari 🏃.

Coba pikirkan di rumahmu: kompor gas mengubah energi kimia jadi energi panas untuk memasak nasi. Tanpa perubahan energi, banyak kegiatan kita jadi sulit dilakukan!

🌟 Aktivitas Mindful-Meaningful-Joyful

  • Mindful: Rasakan hangatnya sinar matahari lewat jendela, sadari itu juga energi.
  • Meaningful: Tuliskan 3 alat listrik di rumah dan perubahan energinya.
  • Joyful: Tebak-tebakan "Aku berubah jadi apa?" — guru sebut alat, siswa tebak perubahan energinya sambil bergerak lucu.

📝 Asesmen Formatif — IPAS

Pilihan Ganda
1. Lampu menyala karena energi listrik diubah menjadi energi... a) panas b) cahaya c) gerak d) bunyi
2. Setrika mengubah energi listrik menjadi energi... a) cahaya b) panas c) bunyi d) kimia
3. Saat kita makan nasi, energi kimia berubah menjadi energi... a) cahaya b) gerak c) listrik d) angin
4. Kipas angin adalah contoh perubahan energi listrik menjadi energi... a) gerak b) cahaya c) panas d) kimia
5. Radio mengubah energi listrik menjadi energi... a) gerak b) bunyi c) panas d) cahaya
Isian Singkat
1. Kompor gas mengubah energi kimia menjadi energi ....
2. Panel surya mengubah energi matahari menjadi energi ....
3. Sepeda dikayuh menggunakan energi ... dari tubuh manusia.
Esai
1. Sebutkan 3 contoh alat di rumahmu beserta perubahan bentuk energinya!
2. Mengapa manusia perlu mengubah bentuk energi? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!
🔑 Kunci Jawaban IPASPG: 1) b   2) b   3) b   4) a   5) b
Isian: 1) panas   2) listrik   3) gerak (otot)
Esai: sesuai jawaban siswa, disesuaikan dengan contoh nyata & alasan yang logis.

✅ Kesimpulan

Manusia mengubah bentuk energi supaya energi tersebut lebih bermanfaat dan sesuai kebutuhan sehari-hari, seperti untuk penerangan, memasak, dan bergerak. ⚡

🏘️ Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan

▶️ Tonton dulu video pembelajarannya!

💡 Penjelasan Materi

Desa dan kelurahan adalah tempat tinggal kita yang punya pemimpin. Desa dipimpin oleh Kepala Desa yang dipilih langsung oleh warga, dibantu oleh Sekretaris Desa, Kepala Dusun, dan perangkat lainnya. Kelurahan dipimpin oleh Lurah yang merupakan pegawai pemerintah (ASN), dibantu oleh Sekretaris Lurah dan staf kelurahan.

Contohnya, kalau kita mau membuat surat keterangan pindah rumah, kita perlu meminta tanda tangan Kepala Desa atau Lurah di tempat kita tinggal, lho!

🌟 Aktivitas Mindful-Meaningful-Joyful

  • Mindful: Ingat-ingat, siapa nama kepala desa/lurah di tempat tinggalmu?
  • Meaningful: Diskusikan tugas RT dan RW di lingkunganmu.
  • Joyful: Bermain peran singkat menjadi Kepala Desa yang sedang membantu warga.

📝 Asesmen Formatif — Pendidikan Pancasila

Pilihan Ganda
1. Pemimpin desa disebut... a) Lurah b) Kepala Desa c) Camat d) Bupati
2. Lurah dipimpin oleh seorang... a) yang dipilih warga b) pegawai pemerintah c) anak sekolah d) ketua RT
3. Yang membantu Kepala Desa mengurus surat-menyurat adalah... a) Sekretaris Desa b) Camat c) Gubernur d) Polisi
4. Wilayah kecil di desa yang dipimpin Kepala Dusun disebut... a) Kelurahan b) Dusun c) Kabupaten d) Provinsi
5. Berikut yang termasuk tugas perangkat desa adalah... a) melayani warga b) berjualan c) bermain d) berlibur
Isian Singkat
1. Pemimpin kelurahan disebut ....
2. Kepala Desa dipilih melalui ... oleh warga desa.
3. Salah satu tugas perangkat desa adalah membantu ... warga.
Esai
1. Jelaskan perbedaan antara desa dan kelurahan!
2. Menurutmu, mengapa penting memiliki perangkat desa/kelurahan yang bertugas dengan baik?
🔑 Kunci Jawaban Pendidikan PancasilaPG: 1) b   2) b   3) a   4) b   5) a
Isian: 1) Lurah   2) pemilihan langsung   3) kepentingan/keperluan
Esai: sesuai pemahaman siswa, inti jawaban menekankan cara pemimpin dipilih & pentingnya pelayanan warga.

✅ Kesimpulan

Desa dan kelurahan memiliki perangkat pemerintahan yang bertugas melayani dan mengatur warganya supaya kehidupan bermasyarakat berjalan tertib dan teratur. 🏡

💖 Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?

😄

Sangat Senang

🙂

Senang

😐

Biasa Saja

😕

Bingung

😴

Mengantuk

🧑‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru

Matematika
Kendala: Sebagian siswa masih tertukar antara konsep perkalian dan penjumlahan biasa.
Tindak Lanjut: Memberikan latihan tambahan dengan benda konkret secara berulang.
17 Siswa Paham dan masish ada 4 siswa Belum Paham/ perlur emedial
🏘️ Pendidikan Pancasila
Kendala: Siswa belum familiar dengan istilah perangkat desa/kelurahan di daerahnya sendiri.
Tindak Lanjut: Memberi tugas wawancara singkat dengan orang tua tentang perangkat desa/kelurahan setempat. Materi diulang kembali
15 Siswa Paham 
6 siswa Belum Paham

Minggu, 23 Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2006

 


Identitas 

Nama Guru

:

Luthfah Laela, S.Pd

Hari / Tanggal

:

Senin, 24 Agustus 2026

Fase / Kelas

:

B / 4 Ummu Kultsum

Mata Pelajaran

:

1. Matematika — Perkalian
2. Bahasa Indonesia — Sudah Besar
3. Seni Rupa — Seni Kriya

Pertemuan Ke

:

Capaian Pembelajaran (CP)

1. Matematika (Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan cacah, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan menggunakan benda konkret, gambar, simbol, dan berbagai strategi berhitung untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

2. Bahasa Indonesia (Elemen Menulis)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menulis berbagai tipe teks sederhana (deskripsi, narasi, rekon, prosedur) dengan rangkaian kalimat yang beragam, menggunakan kosakata baru hasil pengamatan dan pengalamannya sendiri, dengan memperhatikan penggunaan tanda baca serta tujuan dan pembacanya.

3. Seni Rupa (Elemen Berkarya)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengeksplorasi dan menggunakan bahan, alat, teknik, serta prosedur dasar dalam membuat karya seni rupa dua dan tiga dimensi, termasuk karya kriya/kerajinan sederhana dari bahan di lingkungan sekitar seperti sampah plastik, dengan memperhatikan keselamatan kerja.

Tujuan Pembelajaran

1. Matematika
Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.
2. Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam.
3. Membuat satu karya seni kerajinan dengan memanfaatkan sampah plastik.


Alur Tujuan Pembelajaranukan dan menyelesaikan masalah operasi perkaliaan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol

1. Matematika 
  • Mengamati dan menghitung benda konkret (kancing/sedotan) yang disusun berkelompok untuk memaknai konsep perkalian MINDFUL
  • Berlatih soal cerita perkalian dan pembagian yang diambil dari situasi sehari-hari di rumah MEANINGFUL
  • Permainan kartu angka "Tebak Hasil Kali" secara berkelompok JOYFUL
2. Bahasa Indonesia
  • Membaca contoh teks pendek bertema "Sudah Besar" lalu mendiskusikan ciri-ciri kalimatnya 
  • Menulis teks sederhana tentang pengalaman pribadi "hal yang menunjukkan aku sudah besar" 
  • Saling membacakan hasil tulisan ke teman sebangku (berbagi cerita) 
3. Seni Rupa
  • Mengamati berbagai contoh karya kriya dari sampah plastik dan mendiskusikan manfaatnya bagi lingkungan 
  • Merancang dan membuat karya kriya sederhana dari sampah plastik yang dibawa dari rumah 
  • Memamerkan hasil karya di depan kelas sambil bercerita proses pembuatannya 

Alokasi Waktu            : 6 x 35 menit

Model dan Metode Pembelajaran

  • Matematika: Model Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) / Problem Based Learning — metode demonstrasi dengan benda konkret, tanya jawab, dan latihan soal.
  • Bahasa Indonesia: Model pembelajaran berbasis teks (Genre-Based Approach) — metode modeling (contoh teks), tanya jawab, dan menulis terbimbing.
  • Seni Rupa: Model Project Based Learning — metode demonstrasi dan praktik langsung membuat karya kriya.

Media dan Alat Peraga

  • Video pembelajaran (LCD proyektor/laptop & speaker) untuk ketiga mapel
  • Benda konkret berhitung: kancing, sedotan, atau biji-bijian; kartu angka "Tebak Hasil Kali"
  • Contoh teks pendek bertema "Sudah Besar"; buku tulis dan alat tulis
  • Sampah plastik bersih (botol, tutup botol, sedotan, kantong plastik), gunting, lem, tali, cat/spidol warna
  • Papan tulis dan spidol warna

B. Apersepsi

Sebagai pembuka, guru mengaitkan ketiga materi hari ini dengan tiga kebesaran Allah Swt:

1. Allah Maha Mencipta — Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta dengan ukuran dan hitungan yang tepat, sebagaimana kita belajar berhitung dalam matematika.

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (yang tepat)."

QS. Al-Qamar (54): 49

2. Allah Maha Memelihara — Allah memelihara pertumbuhan manusia setahap demi setahap dari kecil hingga menjadi besar dan dewasa, sesuai tema "Sudah Besar".

ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ

"Kemudian Kami keluarkan kalian sebagai bayi, kemudian (Kami memelihara kalian) sampai kalian mencapai (usia) dewasa."

QS. Al-Hajj (22): 5

3. Allah Maha Memberi Rezeki — Allah menyediakan berbagai bahan di bumi yang dapat diolah manusia menjadi karya bermanfaat, termasuk mengubah sampah plastik menjadi karya kriya yang berguna.

وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ

"Dan sungguh, Kami telah menempatkan kalian di bumi dan Kami adakan bagi kalian di sana sumber-sumber penghidupan."

QS. Al-A'raf (7): 10

Pertanyaan pemantik (untuk merangsang berpikir mendalam):

  • Kalau Allah menciptakan segala sesuatu dengan hitungan yang tepat, mengapa kita juga perlu belajar berhitung dengan teliti?
  • Apa saja tanda-tanda bahwa kamu "sudah besar" dibandingkan waktu kamu masih bayi dulu?
  • Sampah plastik sering dianggap tidak berguna, bagaimana caranya kita mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat sebagai bentuk syukur atas rezeki dari Allah?

C. Pendahuluan – Review Materi Sebelumnya

1.  Berapakah hasil dari 4 + 4 + 4 + 4 (penjumlahan berulang) yang pernah kita pelajari sebelumnya?

2. Sebutkan satu jenis teks yang pernah kamu pelajari dan tuliskan satu ciri kalimatnya!

D. Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

1. Matematika — Perkalian

Contoh     : jika Ibu membeli 4 bungkus telur dan setiap bungkus berisi 6 butir, berapa banyak telur seluruhnya? (4 x 6 = 24). 

Contoh lain: satu kotak pensil berisi 12 pensil, jika ada 3 kotak maka jumlah pensilnya adalah 3 x 12 = 36 pensil. Sebaliknya, jika 24 permen dibagikan sama rata kepada 4 anak, setiap anak mendapat 24 : 4 = 6 permen.


2. Bahasa Indonesia — Sudah Besar

Video pembelajaran: disarankan mencari video dengan kata kunci "menulis teks sederhana tema sudah besar kelas 4 SD" dari kanal edukasi anak tepercaya.

Penjelasan dengan contoh sehari-hari: guru menjelaskan bahwa "sudah besar" ditandai dengan hal-hal sederhana seperti sudah bisa memakai sepatu sendiri, membereskan tempat tidur, atau membantu Ibu mencuci piring. Siswa diajak menulis 3-4 kalimat yang beragam (bukan hanya "Aku sudah besar") misalnya: "Sekarang aku sudah bisa merapikan tasku sendiri sebelum berangkat sekolah. Aku juga sudah berani tidur tanpa ditemani."

3. Seni Rupa — Seni Kriya

Video pembelajaran: disarankan mencari video dengan kata kunci "kerajinan tangan dari sampah plastik untuk anak SD", ditinjau dahulu oleh guru.

Penjelasan dengan contoh sehari-hari: botol plastik bekas air mineral bisa diubah menjadi pot bunga mini atau tempat pensil; tutup botol bekas bisa dironce menjadi gelang atau hiasan dinding. Guru mendemonstrasikan satu contoh sederhana sebelum siswa membuat karyanya sendiri.

E. Penutup: Asesmen Formatif (10 Soal)

Matematika

1. Hasil dari 6 x 8 adalah ....

2. Sebuah toko memiliki 5 rak, setiap rak berisi 9 buku. Berapa jumlah buku seluruhnya?

3. 36 : 6 = ....

4. Ibu membeli 7 kantong kelereng, setiap kantong berisi 12 kelereng. Berapa jumlah kelereng Ibu?

Bahasa Indonesia

5. Tuliskan satu kalimat yang menunjukkan bahwa kamu sudah besar!

6. Apa yang dimaksud dengan kalimat yang beragam dalam sebuah teks?

7. Sebutkan satu contoh tanggung jawab yang biasa dilakukan anak yang sudah besar di rumah.

Seni Rupa

8. Sebutkan dua bahan sampah plastik yang bisa dijadikan karya kriya!

9. Apa manfaat mengubah sampah plastik menjadi karya kriya bagi lingkungan?

10. Alat apa saja yang kamu perlukan untuk membuat karya kriya dari sampah plastik?

F. Kesimpulan

Hari ini siswa belajar bahwa berhitung perkalian dan pembagian membantu menyelesaikan masalah sehari-hari secara lebih cepat dan tepat, menulis merupakan cara mengungkapkan pengalaman diri termasuk kebanggaan sudah bertambah besar, serta sampah plastik yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat diubah menjadi karya kriya yang bermanfaat. Ketiga hal ini mengajarkan siswa untuk teliti, mandiri, dan kreatif menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur atas ciptaan, pemeliharaan, dan rezeki yang Allah Swt berikan.









Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol