Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Rabu, 09 September 2026

Rabu, 9 September

 

📋 Identitas Pembelajaran

👩‍🏫 Nama GuruLuthfah Laela, S.Pd
📚 Mata Pelajaran
  1. Matematika — Pembagian Porogapit
  2. IPAS — Gaya Gesek
  3. Pendidikan Pancasila — Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku
📅 Hari / TanggalRabu, 9 September 2026
🎯 Fase / KelasB / 4 Ummu Kultsum
🔢 Pertemuan Ke____
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

🔢 Matematika

Pada akhir Fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah, menggunakan berbagai strategi termasuk cara bersusun, serta menerapkannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

🔬 IPAS

Peserta didik memahami konsep gaya dan gerak, termasuk berbagai jenis gaya (dorong, tarik, gesek) serta pengaruhnya terhadap kecepatan dan arah gerak benda di lingkungan sekitar, melalui pengamatan dan penyelidikan sederhana.

🏡 Pendidikan Pancasila

Peserta didik mengenal dan menceritakan lingkungan sekitar rumah dan sekolahnya (RT, RW, desa/kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mampu bekerja sama menjaga lingkungan tersebut.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

🔢 Matematika

Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan cara porogapit, dibantu benda konkret, gambar, dan simbol.

🔬 IPAS

Menjelaskan pengaruh gaya gesek terhadap gerak, kecepatan, dan arah benda melalui contoh nyata di sekitar peserta didik.

🏡 Pendidikan Pancasila

Mengenal dan mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal (desa/kelurahan dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

🔢 Matematika — Pembagian Porogapit

  1. Mengulas kembali konsep perkalian sebagai dasar pembagian.
  2. Mengamati contoh pembagian dengan benda konkret (mengelompokkan kelereng).
  3. Mengenal langkah-langkah pembagian bersusun (porogapit) tahap demi tahap.
  4. Berlatih soal pembagian porogapit secara mandiri dan berkelompok.
  5. Menyelesaikan soal cerita sehari-hari yang melibatkan pembagian.

🔬 IPAS — Gaya Gesek

  1. Mengamati benda-benda di kelas yang mudah dan sulit digeser.
  2. Melakukan percobaan sederhana mendorong benda di permukaan berbeda (lantai kasar vs licin).
  3. Mendiskusikan pengertian gaya gesek dan faktor yang memengaruhinya.
  4. Menghubungkan gaya gesek dengan peristiwa sehari-hari (rem sepeda, sol sepatu).
  5. Menyimpulkan pengaruh gaya gesek terhadap kecepatan dan arah benda.

🏡 Pendidikan Pancasila — Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku

  1. Bercerita tentang alamat rumah masing-masing peserta didik.
  2. Mengenal urutan wilayah: RT → RW → desa/kelurahan → kecamatan.
  3. Menggambar/menyusun bagan sederhana wilayah tempat tinggal.
  4. Mendiskusikan peran wilayah tersebut sebagai bagian dari NKRI.
  5. Menyampaikan hasil kerja kelompok di depan kelas.
🧩 Model, Metode & Media Pembelajaran

🔢 Matematika

Model/Metode: Problem Based Learning, demonstrasi, dan latihan terbimbing.

Media & Alat Peraga: Kelereng/kancing, papan tulis, kartu angka, lembar kerja porogapit bergambar.

🔬 IPAS

Model/Metode: Inkuiri sederhana (percobaan) dan diskusi kelompok.

Media & Alat Peraga: Buku/kotak kecil, permukaan kasar (karpet) dan licin (keramik), sepatu contoh, video edukasi.

🏡 Pendidikan Pancasila

Model/Metode: Diskusi kelompok dan bercerita (story telling).

Media & Alat Peraga: Peta wilayah sederhana, kartu alamat, gambar rumah dan lingkungan sekitar.

🌤️ Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim 🌸
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Apa kabar anak sholih dan sholihah? 🤗 Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat belajar ya! Jangan lupa selalu bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Anak-anak, tahukah kalian? Allah adalah Al-Khaliq, Zat yang menciptakan segala sesuatu — termasuk kelereng, buku, dan benda-benda yang akan kita bagi hari ini menjadi kelompok yang sama banyak. Allah juga Al-Malik, Zat yang mengatur dan memelihara alam ini dengan begitu rapi, sama seperti langkah-langkah pembagian porogapit yang harus urut dan teliti. Dan Allah Ar-Razzaq, Zat Yang Maha memberi rezeki secara adil dan merata kepada semua makhluk-Nya — persis seperti konsep pembagian yang adil, di mana setiap kelompok mendapat bagian yang sama banyak.

Materi hari ini juga berkaitan dengan surah Al-Insyirah yang mengajarkan bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan — jadi kalau pembagian porogapit terasa sulit di awal, yakinlah kalian pasti bisa menguasainya dengan latihan! 💪

🔄 Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Sebelumnya)

Sebelum belajar pembagian, coba kerjakan dulu soal perkalian ini ya! 😉

  1. 7 × 8 = ...
  2. Bu Guru membagikan 6 kotak pensil, setiap kotak berisi 9 pensil. Berapa total pensil semuanya?
  3. 12 × 5 = ...
🔑 Lihat Kunci Jawaban

1) 56   2) 54 pensil   3) 60

🚀 Ayo Belajar! (Inti Pembelajaran)

🔢 Matematika — Pembagian Porogapit


















🔬 IPAS — Gaya Gesek


Gaya gesek adalah gaya yang muncul saat dua permukaan benda saling bersentuhan dan menghambat gerakan. Coba ingat, mengapa sepatu kita punya alur/garis-garis di bawahnya? Itu supaya gaya gesek dengan lantai lebih besar, sehingga kita tidak mudah tergelincir!

Contoh lain: Rem sepeda menggunakan gaya gesek untuk memperlambat laju roda. Sebaliknya, lantai yang licin memiliki gaya gesek kecil, sehingga benda mudah tergelincir atau bergerak lebih cepat.

🏡 Pendidikan Pancasila — Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku

▶️ Tonton Video Pembelajaran

Setiap rumah kita berada dalam sebuah wilayah yang berjenjang, mulai dari RT (Rukun Tetangga), lalu RW (Rukun Warga), kemudian desa/kelurahan, dan kecamatan. Semua wilayah kecil ini adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus kita jaga dan cintai bersama.

Contoh: Coba tanyakan pada orang tua, RT dan RW berapa rumah kalian, lalu termasuk desa/kelurahan dan kecamatan apa. Nanti kita ceritakan di depan kelas ya!

📝 Asesmen Formatif

🔢 Matematika






🔬 IPAS

Pilihan Ganda

  1. Gaya yang timbul akibat dua permukaan bersentuhan disebut gaya ...
    a) gravitasi   b) gesek   c) magnet   d) pegas
  2.  Permukaan yang membuat benda mudah tergelincir adalah permukaan ...
    a) kasar   b) berpasir   c) licin   d) berbatu
  3. Alur pada alas sepatu berguna untuk ...
    a) memperindah   b) memperbesar gaya gesek   c) mengurangi berat   d) mempercepat lari
  4. Rem sepeda bekerja dengan memanfaatkan gaya ...
    a) gravitasi   b) magnet   c) gesek   d) pegas
  5. Jika permukaan lantai diberi pelumas (oli), maka gaya geseknya akan ...
    a) bertambah besar   b) berkurang   c) tetap sama   d) hilang total

Isian Singkat

  1. Gaya gesek dapat memperlambat atau ... gerak benda.
  2. Ban mobil dibuat beralur agar gaya geseknya ... (bertambah/berkurang).
  3. Sebutkan satu contoh gaya gesek yang merugikan manusia!
  4. Contoh gaya gesek .......
  5. Manfaat  gaya gesek ......




🏡 Pendidikan Pancasila







✨ Kesimpulan Hari Ini

  • Matematika: Pembagian porogapit adalah cara membagi bilangan besar secara bersusun dengan langkah bagi-kali-kurang-turunkan.
  • IPAS: Gaya gesek muncul dari sentuhan dua permukaan dan memengaruhi kecepatan serta arah gerak benda.
  • Pendidikan Pancasila: Lingkungan tempat tinggal kita (RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan) adalah bagian penting dari NKRI yang harus kita jaga bersama.
💛 Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?
😄Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😢Sedih

Senin, 07 September 2026

Selasa, 08 September 2026

 

🪪Identitas 

Nama GuruLuthfah Laela, S.Pd
Mata Pelajaran1️⃣ IPAS — Menyelidiki Gaya Gesek
2️⃣ Bahasa Indonesia — Kata Bermakna Ganda (Homonim) & Ide Pokok
3️⃣ Pendidikan Pancasila — Desa/Kelurahan & Kecamatan dalam NKRI
Hari / TanggalSelasa, 08 September 2026
Fase / KelasB / 4 Ummu Kultsum
Pertemuan ke

🎯Capaian Pembelajaran (CP)

IPAS

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati dan mengidentifikasi berbagai jenis gaya (dorong, tarik, gesek, magnet, dan gravitasi) yang ada di lingkungan sekitar, serta menjelaskan pengaruh gaya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda melalui kegiatan pengamatan dan percobaan sederhana.

Bahasa Indonesia

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menyimak dan memahami informasi dari teks aural (teks yang dibacakan/didengarkan), menemukan ide pokok, serta mengenali dan memaknai kosakata baru termasuk kata bermakna ganda (homonim) sesuai konteks kalimat.

Pendidikan Pancasila

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenal, mengidentifikasi, dan menceritakan lingkup wilayah tempat tinggalnya (RT, RW, desa/kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

🌟Tujuan Pembelajaran (TP)

IPAS

Peserta didik dapat membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda, dengan fokus pada gaya gesek.

Bahasa Indonesia

Peserta didik dapat memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan), sekaligus mengenali kata bermakna ganda di dalamnya.

Pendidikan Pancasila

Peserta didik dapat mengenal dan mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal (desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

🧩Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful 💫

IPAS
  1. Peserta didik mengamati contoh gaya gesek di sekitar melalui video dan benda nyata (Mindful) lalu melakukan percobaan sederhana menggeser benda pada permukaan kasar dan halus (Meaningful) dan menyimpulkan pengaruh gaya gesek terhadap gerak benda melalui diskusi kelompok yang menyenangkan (Joyful).
Bahasa Indonesia
  1. Peserta didik menyimak teks aural yang dibacakan guru dengan saksama (Mindful), kemudian mengidentifikasi kata-kata baru, termasuk kata bermakna ganda (homonim), dalam teks tersebut (Meaningful), lalu menentukan ide pokok teks aural secara lisan maupun tertulis lewat permainan tebak kata (Joyful).
Pendidikan Pancasila
  1. Peserta didik mengidentifikasi nama desa/kelurahan dan kecamatan tempat tinggalnya masing-masing (Mindful).kemudianmendiskusikan hubungan antara desa/kelurahan, kecamatan, dan wilayah NKRI menggunakan peta sederhana (Meaningful). lalu menceritakan hasil identifikasi lingkungan tempat tinggalnya di depan kelas secara bergiliran (Joyful).

🛠️Model, Metode & Media Pembelajaran

IPAS

Model/Metode: Discovery Learning dipadukan eksperimen langsung.

Media & Alat Peraga: kelereng, kertas ampelas, kain flanel, permukaan meja/lantai, video eksperimen, LKPD gaya gesek.

Bahasa Indonesia

Model/Metode: Example Non Example dipadukan pendekatan Somatic-Auditory-Visual-Intellectual (menyimak teks aural).

Media & Alat Peraga: kartu kata bermakna ganda bergambar, teks bacaan cetak, rekaman/lisan teks aural, kamus bahasa Indonesia sederhana.

Pendidikan Pancasila

Model/Metode: Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan diskusi kelompok.

Media & Alat Peraga: peta wilayah kelurahan & kecamatan setempat, bagan struktur pemerintahan desa, video profil daerah.

🌤️ 🌈 🌤️

🤲Apersepsi Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Anak sholeh-sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan bertambah ilmu yang bermanfaat ya! Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan sampai terlewat, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim — bentuk syukur kita atas kasih sayang Allah Ta'ala yang tak terhingga 💙.

Hari ini kita akan belajar tentang gaya — sesuatu yang tidak terlihat, tapi pengaruhnya bisa kita rasakan dan lihat setiap hari. Coba renungkan: Allah adalah Al-Khaliq (Maha Mencipta) yang menciptakan hukum-hukum alam seperti gaya gesek dan gravitasi. Allah juga Al-Hafizh (Maha Memelihara) yang menjaga bumi tetap seimbang berkat gaya-gaya ini, dan Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) yang memberi kita kaki yang bisa melangkah tanpa terpeleset karena adanya gaya gesek. Subhanallah, bukan? 🌍✨

🤔 Pertanyaan Pemantik:
1. Kira-kira, kenapa ya kita tidak terpeleset saat berjalan di lantai yang kasar, tapi mudah terpeleset di lantai yang licin?
2. Apa yang akan terjadi jika di dunia ini tidak ada gaya gesek sama sekali?

وَإِنَّ لَكُمْ فِى الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً

"Dan sesungguhnya pada hewan ternak itu benar-benar ada pelajaran bagi kamu." (QS. An-Nahl: 66)
Semua ciptaan Allah — termasuk hukum gaya di alam — mengandung pelajaran berharga bagi orang yang mau berpikir. 🌾
MATA PELAJARAN 1

🧲IPAS — Menyelidiki Gaya Gesek


Gaya gesek adalah gaya yang timbul ketika dua permukaan benda saling bersentuhan dan bergerak (atau berusaha bergerak) satu sama lain. Gaya ini selalu melawan arah gerak benda 🚧.

🧊Permukaan licin → gesekan kecil
🧱Permukaan kasar → gesekan besar
🛞Ban beralur → cengkeraman kuat
🛢️Pelumas → gesekan berkurang

Dua jenis gaya gesek:

  • 🟢 Gaya gesek statis — terjadi saat benda dalam keadaan diam.
  • 🔵 Gaya gesek kinetik — terjadi saat benda sedang bergerak.

Manfaat gaya gesek 👍: membantu kita berjalan tanpa terpeleset, membuat rem sepeda/motor bekerja, dan membantu kita menulis dengan pensil di atas kertas.

Kerugian gaya gesek 👎: membuat sepatu cepat aus, menghambat laju mobil sehingga boros bahan bakar, dan membuat mesin cepat panas.

📝 Asesmen Formatif — IPAS
Pilihan Ganda
1. Gaya gesek terjadi ketika dua permukaan benda...
  • A. saling menjauh
  • B. saling bersentuhan
  • C. saling menarik dari jauh
  • D. tidak bergerak sama sekali
2. Contoh gaya gesek dalam kegiatan sehari-hari adalah...
  • A. jarum kompas menunjuk utara
  • B. buah jatuh dari pohon
  • C. mengerem sepeda hingga berhenti
  • D. balon terbang ke udara
3.  Permukaan kasar akan menghasilkan gaya gesek yang...
  • A. lebih besar daripada permukaan licin
  • B. lebih kecil daripada permukaan licin
  • C. sama saja dengan permukaan licin
  • D. tidak ada gaya gesek sama sekali
4. Ban kendaraan dibuat beralur (bergerigi) dengan tujuan...
  • A. mengurangi berat ban
  • B. mempercepat laju kendaraan
  • C. membuat ban lebih murah
  • D. menambah gaya gesek agar tidak licin di jalan
5. Mengapa lantai yang basah membuat orang mudah terpeleset?
  • A. karena lantai menjadi lebih berat
  • B. karena gaya gesek antara kaki dan lantai berkurang
  • C. karena suhu lantai berubah
  • D. karena warna lantai berubah
Isian Singkat
6. Gaya gesek yang terjadi saat benda sedang bergerak disebut gaya gesek ______.
7. Gaya gesek yang terjadi saat benda dalam keadaan diam disebut gaya gesek ______.
8. Minyak pelumas pada mesin kendaraan berfungsi untuk ______ gaya gesek.
Esai
9. Sebutkan masing-masing dua contoh gaya gesek yang menguntungkan dan yang merugikan dalam kehidupan sehari-hari!
10. Jelaskan mengapa sepatu olahraga memiliki alur/gerigi di bagian bawahnya! Kaitkan jawabanmu dengan konsep gaya gesek.
🔑 Lihat Kunci Jawaban IPAS

1. B   2. C   3. A   4. D   5. B

6. Kinetik   7. Statis   8. Mengurangi

9. Menguntungkan: berjalan tanpa terpeleset, rem kendaraan berfungsi. Merugikan: sepatu cepat aus, mesin cepat panas/boros bahan bakar (jawaban bisa bervariasi).

10. Alur/gerigi pada sepatu memperbesar gaya gesek antara sepatu dan permukaan lantai/lapangan, sehingga pemakainya tidak mudah tergelincir saat bergerak cepat.

MATA PELAJARAN 2

📖Bahasa Indonesia — Kata Bermakna Ganda & Ide Pokok


Ada kata-kata dalam bahasa Indonesia yang punya lebih dari satu arti, tergantung kalimatnya. Kata seperti ini disebut homonim (kata bermakna ganda) 🔤.

KataMakna 1Makna 2
Bisadapat/mampuracun (ular berbisa)
Kuncialat pembuka pintujawaban/penyelesaian masalah
Gentingatap rumahkeadaan darurat/gawat
Bulansatelit bumi di langitnama periode waktu (30 hari)
Kepalabagian atas tubuhpemimpin (kepala sekolah)
Bukubenda untuk menulis/membacaruas pada batang bambu/tebu

📢 Simaklah teks aural berikut ini (dibacakan oleh guru):

"Pada hari Minggu, Doni pergi memancing di sungai bersama ayahnya. Ia membawa bekal dan sebuah kunci pas untuk memperbaiki sepedanya jika rusak di jalan. Sesampainya di sungai, Doni melihat seekor ular yang bisa berenang dengan cepat. Ayah berkata, 'Hati-hati, Nak, ular itu mungkin saja berbisa.' Doni pun mengangguk paham dan tetap berhati-hati sepanjang sore itu."

Dari teks tersebut, kita menemukan kata "bisa" yang berarti dapat/mampu, dan kata "berbisa" yang berarti beracun — dua makna berbeda dari kata yang mirip! 🐍

Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti sebuah paragraf, biasanya bisa ditemukan di awal atau akhir kalimat.

📝 Asesmen Formatif — Bahasa Indonesia
Pilihan Ganda
1. Kata yang memiliki lebih dari satu makna disebut...
  • A. sinonim
  • B. antonim
  • C. homonim
  • D. paragraf
2. Kata "bisa" pada kalimat "Ular itu sangat berbisa" berarti...
  • A. racun
  • B. mampu
  • C. dapat
  • D. cepat
3. Kata "kunci" pada kalimat "Adik mencari kunci jawaban di buku" berarti...
  • A. alat pembuka pintu
  • B. alat pembuka gembok
  • C. hiasan rumah
  • D. penyelesaian atau jawaban soal
4. Gagasan utama yang menjadi inti sebuah paragraf disebut...
  • A. kalimat tanya
  • B. ide pokok
  • C. kalimat majemuk
  • D. homonim
5. Dalam kalimat "Kepala sekolah kami memiliki kepala yang selalu tegak saat berjalan", kata "kepala" pertama dan kedua memiliki makna...
  • A. keduanya berarti pemimpin
  • B. keduanya berarti bagian tubuh
  • C. pertama berarti pemimpin, kedua berarti bagian tubuh
  • D. pertama berarti bagian tubuh, kedua berarti pemimpin
Isian Singkat
6. Kata yang bermakna ganda tergantung konteks kalimatnya disebut ______.
7. Ide pokok biasanya berisi gagasan ______ dari suatu paragraf.
8. Kata "genting" bisa berarti atap rumah atau bisa juga berarti keadaan ______.
Esai
9. Buatlah dua kalimat menggunakan kata "bulan" dengan makna yang berbeda!
10. Bacalah kembali teks tentang Doni memancing di atas, lalu tuliskan ide pokok teks tersebut dalam satu kalimat!
🔑 Lihat Kunci Jawaban Bahasa Indonesia

1. C   2. A   3. D   4. B   5. C

6. Homonim   7. Utama   8. Darurat/gawat

9. Contoh: "Bulan purnama malam ini bersinar sangat terang." dan "Bulan depan aku akan naik ke kelas 5." (jawaban bisa bervariasi selama menunjukkan dua makna berbeda).

10. Contoh ide pokok: Doni pergi memancing di sungai bersama ayahnya dan bertemu seekor ular berbisa (jawaban bisa bervariasi sesuai pemahaman siswa).

MATA PELAJARAN 3

🇮🇩Pendidikan Pancasila — Lingkungan Tempat Tinggalku


Indonesia adalah negara kesatuan yang sangat luas. Agar mudah diatur, wilayah Indonesia dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, mulai dari yang paling dekat dengan rumah kita 🏡.

Urutan wilayah dari yang terkecil:

  • 🏠 RT (Rukun Tetangga) — kumpulan beberapa rumah tetangga
  • 🏘️ RW (Rukun Warga) — kumpulan beberapa RT
  • 🌾 Desa/Kelurahan — kumpulan beberapa RW, dipimpin Kepala Desa/Lurah
  • 🏙️ Kecamatan — kumpulan beberapa desa/kelurahan, dipimpin Camat
  • 🇮🇩 ... hingga akhirnya membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
🏠RT
🏘️RW
🌾Desa/Kelurahan
🏙️Kecamatan
🇮🇩NKRI

Meskipun tinggal di desa/kelurahan dan kecamatan yang berbeda-beda, kita semua tetap satu, yaitu bangsa Indonesia. Kita wajib menjaga persatuan dan bangga menjadi bagian dari NKRI, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika 🤝.

📝 Asesmen Formatif — Pendidikan Pancasila
Pilihan Ganda
1. Wilayah tempat tinggal yang biasa digunakan di daerah perkotaan disebut...
  • A. kelurahan
  • B. provinsi
  • C. kecamatan
  • D. negara
2. Wilayah desa dipimpin oleh seorang...
  • A. camat
  • B. gubernur
  • C. lurah
  • D. kepala desa
3. Kumpulan beberapa desa atau kelurahan akan membentuk wilayah yang disebut...
  • A. RT
  • B. kecamatan
  • C. RW
  • D. provinsi
4. Wilayah kecamatan dipimpin oleh seorang...
  • A. lurah
  • B. gubernur
  • C. camat
  • D. presiden
5.  Mengapa desa/kelurahan dan kecamatan disebut bagian tidak terpisahkan dari NKRI?
  • A. karena bersama-sama membentuk kesatuan wilayah Indonesia
  • B. karena masing-masing berdiri sebagai negara sendiri
  • C. karena hanya sebagai tempat wisata
  • D. karena tidak berhubungan dengan negara
Isian Singkat
6. Pemimpin wilayah kelurahan disebut ______.
7. Wilayah yang lebih kecil dari RW dan terdiri dari beberapa rumah tetangga disebut ______.
8. NKRI adalah singkatan dari ______.
Esai
9. Sebutkan urutan wilayah dari yang terkecil hingga kecamatan (RT → ... → ... → Kecamatan)!
10. Tuliskan satu sikap yang bisa kamu lakukan untuk menjaga persatuan di lingkungan tempat tinggalmu!
🔑 Lihat Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila

1. A   2. D   3. B   4. C   5. A

6. Lurah   7. RT (Rukun Tetangga)   8. Negara Kesatuan Republik Indonesia

9. RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan

10. Contoh: menghormati tetangga yang berbeda suku/agama, ikut kerja bakti di lingkungan RT, tidak membeda-bedakan teman (jawaban bisa bervariasi).

✅ Kesimpulan 

Gaya gesek muncul dari sentuhan dua permukaan dan besarnya dipengaruhi kekasaran permukaan tersebut. Gaya gesek bisa menguntungkan maupun merugikan, dan manusia bisa mengatur besarnya gaya gesek sesuai kebutuhan, misalnya dengan memberi alur pada ban atau pelumas pada mesin.

Homonim adalah kata yang memiliki lebih dari satu makna tergantung konteks kalimatnya. Untuk memahami maknanya, kita perlu membaca atau menyimak seluruh kalimat dengan teliti. Selain itu, setiap teks memiliki ide pokok yang menjadi inti informasi yang disampaikan.

Wilayah tempat tinggal kita tersusun dari RT, RW, desa/kelurahan, hingga kecamatan yang semuanya merupakan bagian tidak terpisahkan dari NKRI. Sebagai warga negara yang baik, kita harus mengenal lingkungan tempat tinggal kita dan menjaga persatuan bangsa.

🌟 🌟 🌟

💗Refleksi Perasaanku Hari Ini

Klik emoji yang menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini ya! 👇

🤩Sangat Senang
😊Senang
😕Bingung
😴Mengantuk
😔Kurang Semangat


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah  

   

 



SEE YOU TOMORROW