Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Kamis, 13 Agustus 2026

Jumat, 14 Agustus 2026

IDENTITAS

Nama Guru             : Luthfah Laela, S. Pd

Hari / Tanggal         : Jumat, 14 Agustus 2026

Fase / Kelas             : B / 4 Ummu Kultsum

Mata Pelajaran         : IPAS

Materi                       : Fotosintesis dan Perubahan Bentuk Energi pada Tumbuhan

Pertemuan Ke-          :  15    

Apersepsi :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih sholihah ? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu.

Sudahkah anak-anak sarapan pagi ini? Coba perhatikan, makanan yang kita makan sebagian besar berasal dari tumbuhan, bukan? Nasi dari padi, sayur dari daun, buah dari pohon. Pernahkah kalian bertanya, dari mana tumbuhan mendapatkan makanannya sendiri?

Allah Ta'ala adalah Al-Khaliq, Yang Maha Menciptakan tumbuhan dengan begitu istimewa — daunnya diciptakan mampu "memasak" makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari, air, dan udara. Allah juga Al-Malik, Yang Maha Memelihara, karena Dia mengatur proses ini berjalan setiap hari tanpa henti di seluruh daun di bumi. Dan yang paling istimewa, Allah adalah Ar-Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki — sebab dari proses fotosintesis inilah tumbuhan menghasilkan makanan dan oksigen yang menjadi rezeki bagi manusia dan hewan.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surah 'Abasa ayat 24-32, 

فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ ﴿٢٤﴾ أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا ﴿٢٥﴾ ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا ﴿٢٦﴾ فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا ﴿٢٧﴾ وَعِنَبًا وَقَضْبًا ﴿٢٨﴾ وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا ﴿٢٩﴾ وَحَدَائِقَ غُلْبًا ﴿٣٠﴾ وَفَاكِهَةً وَأَبَّا ﴿٣١﴾ مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ ﴿٣٢﴾

yang isinya mengingatkan manusia untuk memperhatikan makanannya, bagaimana Allah menurunkan air hujan, menumbuhkan biji-bijian, anggur, sayur-sayuran, zaitun, kurma, dan buah-buahan sebagai bekal kehidupan bagi manusia dan hewan ternak. Ayat ini mengajak kita merenungi bahwa seluruh rantai makanan yang kita nikmati bermula dari tumbuhan — dan tumbuhan sendiri "makan" melalui proses yang hari ini akan kita pelajari, yaitu fotosintesis.

Nah, hari ini kita akan belajar bagaimana tumbuhan mengubah energi matahari menjadi energi makanan, dan mengapa proses ini sangat penting bagi kehidupan manusia.

Capaian Pembelajaran (CP) :

Peserta didik menjelaskan sumber dan bentuk energi, serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari;

Tujuan Pembelajaran (TP) :

- Melalui pengamatan gambar dan video, murid mampu menjelaskan proses fotosintesis sebagai   perubahan energi cahaya menjadi energi kimia (makanan) pada tumbuhan dengan tepat.

- Melalui diskusi kelompok, muridm mampu mengidentifikasi bahan-bahan yang dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis (air, karbon dioksida, cahaya matahari) beserta hasilnya (oksigen dan makanan). (Meaningful)

Melalui perenungan terhadap kebesaran Allah dalam menciptakan proses fotosintesis, murid mampu menunjukkan sikap bersyukur dan peduli terhadap tumbuhan di sekitarnya. (Mindful)

Melalui permainan simulasi "Rantai Energi", murid mampu menunjukkan antusiasme dan semangat dalam memahami mengapa manusia memerlukan tumbuhan. (Joyful)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Murid mengamati gambar/video daun dan tumbuhan hijau, lalu ditanya: "Menurut kalian, apakah tumbuhan juga makan? Dari mana makanannya?"

Guru menjelaskan konsep fotosintesis secara sederhana: tumbuhan mengambil air dari tanah dan karbon dioksida dari udara, lalu dengan bantuan cahaya matahari dan zat hijau daun (klorofil), keduanya diubah menjadi makanan (glukosa) dan oksigen.

Murid diajak menuliskan/menggambar skema sederhana proses fotosintesis: Matahari + Air + Karbon Dioksida → Makanan (energi) + Oksigen.

Murid berdiskusi kelompok menjawab pertanyaan: "Apa yang akan terjadi pada manusia dan hewan jika tidak ada tumbuhan di bumi?" — mengaitkan hasil fotosintesis (oksigen dan makanan) dengan kebutuhan hidup manusia.

Permainan "Rantai Energi": murid berperan sebagai matahari, tumbuhan, dan manusia/hewan, saling menyambungkan tali/kartu untuk menunjukkan aliran energi dari matahari → tumbuhan → makhluk hidup lain.

Murid mengerjakan latihan soal untuk menguatkan pemahaman.

Model / Metode                 :Discovery Learning, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, Simulasi/Permainan, 

                                            Penugasan

Materi Ajar 



Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses tumbuhan hijau membuat makanannya sendiri. Tumbuhan menyerap air (H2O) melalui akar dan karbon dioksida (CO2) dari udara melalui daun. Dengan bantuan cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil (zat hijau daun), air dan karbon dioksida diubah menjadi glukosa (makanan/energi kimia) dan oksigen (O2) yang dilepaskan ke udara.

Di sinilah terjadi perubahan bentuk energi: energi cahaya matahari (energi cahaya) diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam makanan tumbuhan. Energi ini kemudian mengalir ketika manusia atau hewan memakan tumbuhan tersebut, sehingga menjadi energi gerak dan energi panas dalam tubuh kita.


Asesmen


Kesimpulan materi: 

Fotosintesis adalah proses tumbuhan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia (makanan), dengan bahan air dan karbon dioksida, menghasilkan makanan dan oksigen yang sangat dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup.


              Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah  

   

SEE YOU NEXT WEEK 
   



Rabu, 12 Agustus 2026

Kamis, 13 Agustus 2026

 

Nama Guru                    : Luthfah Laela, S. Pd
Hari/Tanggal                   : Kamis, 13 Agustus 2026
Fase/ Kelas                    : B / 4 Ummu Kultsum
Hari/Tanggal                : Kamis, 13 Agustus 2026 
Materi                           : mencari makna kata dalam kamus
Pertemuan ke-                : 7 (2 JP)

                                                   
Appersepsi
Bismillahirrahmanirrahim. Apa kabar anak sholih dan sholihah Kelas 4 yang hebat? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua selalu dalam keadaan sehat walafiyah, penuh kebahagiaan, dan senantiasa semangat menuntut ilmu! ✨
Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim yang taat.
. shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. karena Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia. shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. karena Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia
Allah Al-Khaliq tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi Allah juga telah mengajarkan nama-nama kepada Nabi Adam A.S.
وَعَلَّمَ اٰدَمَ الْاَسْمَاۤءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلٰۤىِٕكَةِ فَقَالَ اَنْۢبِــُٔوْنِيْ بِاَسْمَاۤءِ هٰٓؤُلَاۤءِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
 Kata-kata yang diajarkan kepada Nabi Adam tersebut kini telah berkembang menjadi berbagai bahasa di dunia. Jika kita tidak memahami maknanya kita bisa mencarinya di kamus baik kamus manual maupun kamus digital untuk mencari makna katanyaJika kita tidak memahami maknanya kita bisa mencarinya di kamus baik kamus manual maupun kamus digital untuk mencari makna katanya

1. Bahasa Indonesia
CP Bahasa Indonesia
Elemen : Menulis
Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam;  dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.
 
Tujuan Pembelajaran
mampu menggunakan kosakata baru dengan makna denotatif dalam kalimat dan memahami cara mencari kata di dalam kamus.
ATP 
- Melalui membaca teks bacaan " Gak Muat Lagi" murid  mencari kata-kata yang dianggap sulit
- Mengamati  kata tersebut, lalu mencrmati kira-kira apa asal kata maknanya. 
- guru menjelaskan cara mencari kata dalam kamus;
- murid mencari makna dari kata yang sudah ditemukan dalam teks, lalu mencari maknanya dalam kamus 

Metode                    : Discovery learning, tanya jawab, games, penugasan
  
    Materi Ajar
                   Mencari Makna Kata Baru dalam Kamus
Mencari makna kata baru di dalam kamus manual (cetak) dilakukan berdasarkan urutan alfabet dari huruf pertama hingga akhir. Kamu harus mencari kata dasarnya terlebih dahulu jika kata tersebut memiliki imbuhan, lalu menelusuri halaman demi halaman berpandukan panduan abjad di bagian atas kamus 



    

     Asesmen
     Carilah makna kata berikut!
      1. Panik
      2. Berkonsultasi 
      3. Psikolog
      4. Terapi
      5. mengoleksi
  

2. Matematika
Materi Pokok                    :  Menyelesaikan masalah Pejumlahan dan Pengurangan Bilangan cacah 
                                                       sampai 10.000
Alokasi Waktu                            : 2  JP /70 menit
Model /Metode pembelajaran    :  Problem solving, , Drill, Games, Penugasan
CP MATEMATIKA

Elemen : Bilangan

Memiliki pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000; membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan; menentukan dan menggunakan nilai tempat; melakukan komposisi dan dekomposisi  bilangan cacah sampai 10.000.melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000; melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol; mengenal kelipatan dan faktor. Murid mampu melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antar pecahan dengan penyebut yang sama; mengenal dan mampu menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta mampu menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.

TP Matematika
 melakukan komposisi dan dekomposisi  bilangan cacah sampai 10.000.melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000.

ATP
- Melalui diskusi kelompok murid memecahkan masalah terkait penjumlahan dan 
  pengurangan
- Guru menjelaskan  cara menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan penggurangan
- Murid mewakili kelompoknya adu cepat menyelesaikan  soal cerita di papan tulis
-    

    
     2. Mapel Matematika
                    Menyelesaikan masalah
                    penjumlahan  dan pengurangan 

       Langkah-langkah mudah menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan:
  1. - Pahami Soal: Baca cerita secara perlahan dan temukan apa yang ditanyakan.
  2. - Buat Kalimat Matematika: Ubah cerita ke dalam bentuk angka dan simbol (+ atau -).
  3. - Hitung dengan Teliti: Gunakan metode bersusun ke bawah dengan meluruskan nilai
  4.   empatnya (satuan, puluhan, ratusan, ribuan). 
       Contoh Soal 1 (Penjumlahan)
         Pak Budi memanen (1.250) buah mangga pada panen pertama. Pada panen kedua, ia            memanen (1.450) buah mangga. Berapa jumlah seluruh mangga yang dipanen Pak Budi?
  • Kalimat Matematika: (1.250 + 1.450 = )
  • Penyelesaian:
    1.250
    1.450
    ........... +
    2.700
  • Jadi, jumlah seluruh mangga Pak Budi adalah 2.700 buah.
       Contoh Soal 2 (Pengurangan)
         Sebuah toko buku memiliki persediaan 2.150 buku. Hari ini terjual 1.150 buku. Berapa              sisa buku di toko tersebut?
  • Kalimat Matematika: 2.150 - 1.150 = ....
  • Penyelesaian:
    2.150
    1.150
    .......... -
    1.000
    Jadi, sisa buku di toko tersebut adalah 1.000 buah.


     Kerjakan soal cerita berikut! 
      a. Seorang petani kelapa sawit mempunyai beberapa kebun. Kebun A menghasilkan 328 buah, kebun B 
           menghasilkan 579 buah. Berapakah jumlah kelapa sawit yang dihasilkan dari kebun A dan kebun B? 
      b. Pak Rahmad memiliki 117 ikan lele, Pak Sudi memiliki 105 ikan lele dan Pak Jaya memiliki 242 
          ikan lele. Semua ikan lele dipanen dari kolam dan kemudian akan dijual ke pasar. Berapa      
          keseluruhan ikan lele yang akan dijual ke pasar?
      c. SD Al Azhar mengirimkan 121 siswa mengikuti lomba matematika, 29 siswa mengikuti lomba  
          bahasa inggris dan 98 siswa mengikuti lomba sains. Berapa keseluruhan siswa SD Al Azhar yang 
          mengikuti lomba? 
      d. Kebun mangga Pak Joyo mengalami gagal panen. Hasil panen kali ini diperoleh 765 buah sedangkan 
          buah yang busuk 179 buah. Berapa banyak mangga yang tersisa?
      e. Pada kegiatan Upacara Bendera Hari Kemerdekaan RI, SD Harapan mengirimkan 128 siswa untuk 
          mengikuti upacara di alun-alun kota. Terdapat 79 siswa diantaranya adalah siswa laki-laki, berapakah 
          siswa perempuan yang mengikuti upacara di alun-alun kota?

   

3. Seni Rupa
Materi Pokok                    : Daur Ulang : Kerajinan dari plastik  bekas
Alokasi Waktu                            : 2  JP /70 menit
Model /Metode pembelajaran    :  PJBL, tanya jawab
CP 
Elemen        :  Mengalami 
Peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik mampu menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman dua atau lebih unsur rupa dan satu prinsip desain. 

TP
Merancang seni kriya berdasarkan bahan sampah plastik yang telah dimilikinya

ATP 
Peserta didik dapat Merancang seni kriya berdasarkan bahan sampah plastik yang telah dimilikinya

     3. Seni Rupa
             Merancang seni kriya dari sampah plastik melibatkan proses kreatif mengubah limbah menjadi barang bernilai estetika dan guna. Pembuatan karya ini membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk merancang seni kriya berdasarkan jenis sampah plastik yang Anda miliki:
         1. Kategori dan Ide Kerajinan
Sesuaikan rancangan Anda dengan bentuk dan karakteristik bahan plastik yang tersedia:
  • Botol Plastik Bekas: Cocok dijadikan tempat pensil, pot tanaman gantung, celengan, atau lampu hias.
  • Kemasan Sachet (Kopi/Deterjen): Dapat dibersihkan, dipotong, dan dianyam menjadi tikar, tas, atau dompet koin.
  • Plastik Kresek (Kantong Belanja): Digunting tipis menjadi "benang rajut" dan dirajut menjadi tas atau tatakan gelas.
  • Tutup Botol: Sangat baik disusun sebagai mozaik, gantungan kunci, atau hiasan bingkai cermin.
2. Langkah-Langkah Perancangan
Gunakan prinsip dasar seni rupa dan kriya dalam pengerjaan:
  • Persiapan: Kumpulkan sampah plastik, cuci hingga bersih dengan air sabun, dan keringkan.
  • Tahap Desain (Sketsa): Buat rancangan bentuk produk akhir di atas kertas. Tentukan fungsi benda tersebut dan perkiraan ukurannya.
  • Pola dan Pemotongan: Gambar pola pada plastik sesuai sketsa, lalu potong menggunakan alat yang tepat seperti gunting atau cutter.
  • Teknik Pembentukan: Rangkai potongan plastik menggunakan teknik menjahit, menganyam, atau merekatkan menggunakan lem tembak.
  • Finishing (Sentuhan Akhir): Berikan dekorasi tambahan seperti cat akrilik, manik-manik, atau pita untuk menutupi potongan yang kasar dan menambah nilai seni.



           
              Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah  

   

SEE YOU TOMORROW 
   
  Kesimpulan
  Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar. Murid-murid antusias mengikuti kegiatan belajar. Pada pelajaran matematika tentang menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan dari 20 murid yang hadir, 16 diantaranya sudah memahami cara menyelesaikan soal cerita dengan baik, 4 murid lainnya melakukan remedial, setelah diberikan soal remedial, hasilnya 4 siswa sudah mencapai KKTP