semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Anak-anak tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat membuat kalimat transitif dan kalimat intransitif, membandingkan bilangan cacah hingga 10.000, dan nilai tempat, membandingkan bilangan cacah hingga 10.000, Mengenal Unsur-Unsur Seni Rupa pada Lingkungan Sosial dan Fisik.
1. Bahasa indonesia
Kalimat transitif dan Intransitif
Contoh Kalimat Transitif
Ibu (S) menyiapkan (P) makan malam (O) di dapur.
Selly (S) membeli (P) buku fiksi (O) tadi siang.
Ayah (S) mencuci (P) mobil (O) tadi pagi.
Mereka (S) membaca (P) novel (O) di perpustakaan.
Polisi (S) menangkap (P) pencuri (O) . Contoh Kalimat Intransitif
Anak-anak (S) bermain (P) di taman.
Dia (S) menangis (P) setiap pagi.
Kucing (S) berlari (P) dengan cepat.
Matahari (S) terbenam (P) di ufuk barat.
Ibu (S) tertawa (P) bahagia.
2. Matematika
Membandingkan Bilangan Cacah
Kerjakan soal berikut !
Toko A memiliki stok beras sebanyak 3.450 karung, sedangkan Toko B memiliki 3.540 karung. Toko manakah yang memiliki stok beras lebih sedikit?
Pak Budi memanen 5.672 buah apel dan Pak Joko memanen 5.627 buah apel. Siapakah yang panen apelnya lebih banyak?
3. Seni Rupa
Mengenal Unsur Seni Rupa
Unsur rupa adalah elemen dasar yang membentuk visual suatu objek di lingkungan fisik maupun sosial. Dalam konteks ruang dan sosial, unsur-unsur seperti garis, warna, dan tekstur digunakan untuk menyampaikan pesan, menciptakan suasana emosional, mengatur tata letak, dan membangun identitas sebuah komunitas.
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Anak-anak tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menentukan nilai tempat, membandingkan bilangan cacah hingga 10.000, mengenal lingkungan sekitar dan menjelaskan perubahan energi
1. Matematika
Nilai Tempat Bilangan Cacah
Nilai tempat adalah nilai yang ditentukan oleh posisi atau letak suatu angka dalam suatu bilangan (misalnya satuan, puluhan, ratusan, dst). Berbeda dengan nilai angka, nilai tempat menjelaskan "posisi" digit tersebut. Nilai tempat dimulai dari posisi paling kanan dengan urutan:
Satuan
Puluhan
Ratusan
Ribuan
Sebagai contoh pada bilangan 2.345:
Angka 5 menempati tempat satuan (nilai = 5)
Angka 4 menempati tempat puluhan (nilai = 40)
Angka 3 menempati tempat ratusan (nilai = 300)
Angka 2 menempati tempat ribuan (nilai = 2.000)
2. Pendidikan Pancasila
Keragaman mata pencaharian masyarakat
sesuai kondisi daerah tempat tinggal.
Macam-Macam Keragaman di Indonesia
Keragaman yang kita miliki menjadi identitas bangsa.
Bentuk keragaman tersebut meliputi:
1. Suku Bangsa: Terdapat ratusan suku di Indonesia, seperti Suku Jawa, Suku Batak, Suku Bugis, dan Suku Asmat.
2. Agama: Indonesia mengakui 6 agama resmi, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
3. Bahasa Daerah: Setiap suku biasanya memiliki bahasa daerahnya masing-masing, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Minangkabau, dan Bahasa Bugis.
4. Budaya dan Adat Istiadat: Meliputi pakaian tradisional, rumah adat, tarian daerah, alat musik, hingga makanan khas daerah.
3. IPAS
Bentuk Energi
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Menurut hukum kekekalan energi, energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, melainkan hanya dapat diubah bentuknya. Berikut adalah bentuk-bentuk utama energi beserta penjelasannya:
Energi Kinetik (Energi Gerak): Energi yang dimiliki oleh benda karena pergerakannya. Contoh: mobil yang melaju, kipas angin menyala, dan air mengalir.
Energi Potensial: Energi yang tersimpan pada benda karena posisi atau kedudukannya. Contoh: buah kelapa di atas pohon, dan busur panah yang ditarik.
Energi Listrik: Energi yang dihasilkan oleh perpindahan muatan listrik melalui konduktor. Contoh: menyalakan lampu, televisi, dan pengisian daya baterai.
Energi Panas (Termal/Kalor): Energi yang berasal dari pergerakan atom dan molekul di dalam suatu zat. Contoh: setrika, api unggun, dan panas bumi.
Energi Kimia: Energi yang tersimpan dalam ikatan kimia berbagai zat. Contoh: makanan yang dicerna tubuh, bahan bakar minyak, dan aki.
Energi Cahaya: Energi berupa gelombang elektromagnetik yang terlihat oleh mata. Contoh: cahaya matahari, nyala lilin, dan lampu.
Energi Bunyi: Energi yang dihasilkan oleh getaran suatu benda. Contoh: suara petir, petikan gitar, dan bunyi lonceng.
Energi Nuklir: Energi yang tersimpan di dalam inti atom akibat reaksi fisi (pembelahan) atau fusi (penggabungan). Contoh: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Anak-anak tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat mengidentifikasi sumber dan bentuk energi yang ada di lingkungan sekitar, mengidenita, menyusun uruttifikasi tokoh ceran peristiwa dan memahami pesan cerita, menceritakan keragaman mata pencaharian masyarakat sesuai kondisi daerah tempat tinggal.
1. IPAS
mengidentifikasi sumber dan bentuk energi yang ada di lingkungan sekitar
Sumber energi adalah segala sesuatu di alam yang dapat menghasilkan energi, baik secara langsung maupun melalui proses transformasi.
Bentuk energi adalah wujud dari energi tersebut saat bekerja (misalnya: gerak, panas, cahaya). Keduanya diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori utama
Sumber EnergiSumber energi terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui:
Sumber Energi Terbarukan: Sumber energi yang tidak akan habis dan dapat digunakan terus-menerus. Contohnya meliputi:
Matahari (Surya): Sumber energi terbesar di bumi.
Angin: Udara yang bergerak dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Air (Hidro): Aliran atau terjunan air untuk turbin.
Panas Bumi (Geothermal): Energi dari inti panas di dalam bumi.
Biomassa & Biofuel: Bahan bakar hayati dari makhluk hidup.
Sumber Energi Tak Terbarukan: Sumber energi yang jumlahnya terbatas dan akan habis, sehingga tidak dapat diperbarui dalam waktu singkat. Contohnya:
Minyak Bumi & Gas Alam
Batu Bara
Nuklir (Uranium)
2. Bentuk Energi
Energi hadir dalam berbagai bentuk yang dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Bentuk-bentuk utama meliputi:
Energi Kinetik: Energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Contoh: angin, air mengalir.
Energi Potensial: Energi yang tersimpan pada benda karena posisi atau kedudukannya. Contoh: air di atas bendungan.
Energi Panas (Termal): Energi yang terkait dengan suhu benda. Contoh: panas matahari, api.
Energi Kimia: Energi yang tersimpan dalam ikatan bahan kimia. Contoh: energi pada makanan, bahan bakar minyak (BBM), dan baterai.
Energi Listrik: Energi yang dihasilkan oleh pergerakan muatan listrik. Contoh: peralatan elektronik di rumah.
Energi Cahaya: Energi yang dibawa oleh gelombang cahaya. Contoh: lampu, cahaya matahari
Energi Nuklir: Energi yang tersimpan dalam inti atom.
Bahasa Indonesia
Teks Narasi
Teks narasi adalah cerita tentang suatu peristiwa yang disusun secara runtut berdasarkan urutan waktu.
Teks narasi memiliki empat struktur utama: orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda.1.
Struktur Teks NarasiOrientasi:
- Pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu cerita.
- Komplikasi: Munculnya masalah atau konflik yang dialami
tokoh.
- Resolusi: Penyelesaian masalah atau bagaimana tokoh keluar
dari konflik tersebut.
- Koda: Pesan moral atau amanat yang bisa dipetik dari cerita
(bersifat pilihan)
Tugas
Bacalah sebuah cerita lalu tentukan tokoh cerita, peristiwa yang
terjadi dan pesan yang tersirat pada cerita tersebut!
Pancasila
Keragaman mata pencaharian masyarakat
sesuai kondisi daerah tempat tinggal.
Macam-Macam Keragaman di Indonesia
Keragaman yang kita miliki menjadi identitas bangsa.
Bentuk keragaman tersebut meliputi:
1. Suku Bangsa: Terdapat ratusan suku di Indonesia, seperti Suku Jawa, Suku Batak, Suku Bugis, dan Suku Asmat.
2. Agama: Indonesia mengakui 6 agama resmi, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
3. Bahasa Daerah: Setiap suku biasanya memiliki bahasa daerahnya masing-masing, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Minangkabau, dan Bahasa Bugis.
4. Budaya dan Adat Istiadat: Meliputi pakaian tradisional, rumah adat, tarian daerah, alat musik, hingga makanan khas daerah.
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah