Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Selasa, 15 September 2026

Selasa, 15 September 2026 ( Pendidikan Pancasila Lingkungan Alam dan Buatan )

 Pembelajaran Harian • Kelas 4 Ummu Kultsum

Menjelajah Lingkungan
Tempat Tinggalku 🏡🌳

Lingkungan Alami & Lingkungan Buatan
🌿 🏘️ 🌊 🛣️ 🏔️

🗂️ Identitas 

👩‍🏫
Nama Guru
Luthfah Laela, S.Pd
📘
Mata Pelajaran
Pendidikan Pancasila
📅
Hari / Tanggal
Selasa, 15 September 2026
🎒
Fase / Kelas
B / 4 Ummu Kultsum
🌈
Materi
Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku (Lingkungan Alami dan Buatan)
🔢
Pertemuan Ke    : 14
-
🎯Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Wilayah NKRI • Fase B

Peserta didik mengenal karakteristik wilayah dan lingkungan tempat tinggalnya (rumah, sekolah, RT/RW, desa/kelurahan, hingga kecamatan) dalam konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan lingkungan alami dan lingkungan buatan di sekitarnya, serta memahami peran dan manfaat keduanya dalam mendukung kehidupan bersama sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.

*Disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila hasil penyesuaian kurikulum 2026, disusun berurutan mengikuti alur materi di atas.

🏁Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengenal dan mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal (desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

TP Mamijoy
Mindful • Meaningful • Joyful

🧘 Mindful

Murid mampu mengamati dengan penuh kesadaran berbagai lingkungan alami dan buatan di sekitar tempat tinggalnya melalui gambar, video, dan pengalaman sehari-hari.

💡 Meaningful

Murid mampu membedakan ciri-ciri lingkungan alami dan lingkungan buatan serta menjelaskan manfaatnya bagi kehidupan sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Allah Swt.

🎉 Joyful

Murid mampu menggambarkan atau membuat peta sederhana lingkungan tempat tinggalnya dengan gembira melalui kegiatan menggambar dan bercerita di depan kelas.

🗺️Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1
Murid mengamati gambar dan video tentang lingkungan alami dan buatan di sekitar rumah, kemudian menuliskan hal-hal yang mereka temukan. (mendukung TP Mindful)
2
Murid berdiskusi kelompok untuk membedakan ciri lingkungan alami dan buatan beserta manfaatnya, dikaitkan dengan rasa syukur atas ciptaan Allah Swt. (mendukung TP Meaningful)
3
Murid menggambar atau membuat peta sederhana lingkungan tempat tinggalnya, lalu menceritakannya di depan kelas dengan percaya diri dan gembira. (mendukung TP Joyful)
📖Pembahasan Materi

1️⃣ Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim 🌸
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat ya! 😊 Sudahkah kalian shalat Subuh hari ini? Jangan lupa dikerjakan, karena shalat adalah kewajiban setiap muslim sebagai wujud cinta kita kepada Allah Swt yang Maha Besar. 🤲

Anak-anak, coba lihat sekeliling rumah dan sekolah kita. Ada gunung, sungai, dan pepohonan yang tumbuh sendiri tanpa dibuat manusia — itulah bukti bahwa Allah Maha Pencipta 🌍. Ada juga rumah, jalan, dan sekolah kita yang dijaga kebersihannya setiap hari — itu menunjukkan bahwa Allah Maha Memelihara 🛡️, karena Dia mengilhami manusia untuk merawat lingkungan. Dan dari sawah, kebun, serta laut, kita mendapatkan makanan setiap hari — itulah bukti Allah Maha Pemberi Rezeki 🍚 melalui lingkungan alami dan buatan di sekitar kita.

🔎 Pertanyaan Pemantik: "Coba sebutkan satu tempat di sekitar rumahmu yang dibuat langsung oleh Allah, dan satu tempat lagi yang dibuat oleh manusia. Menurutmu, mengapa keduanya sama-sama penting bagi kehidupan kita?"
وَجَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطًا
"...dan Dia menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan..." (QS. Nuh: 19)
💚 Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah menciptakan bumi beserta lingkungan alaminya — gunung, sungai, tanah yang luas — agar manusia dapat hidup, tinggal, dan memanfaatkannya dengan baik untuk membangun lingkungan buatan seperti rumah dan jalan.

2️⃣ Inti Pembelajaran

Lingkungan Alami adalah lingkungan yang terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia. Lingkungan Buatan adalah lingkungan yang sengaja dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keduanya saling melengkapi dalam kehidupan sehari-hari di desa, kelurahan, maupun kecamatan tempat kita tinggal.

🏔️
Lingkungan Alami
  • Gunung & bukit
  • Sungai & danau
  • Hutan & pantai
  • Terbentuk sendiri oleh alam
🏘️
Lingkungan Buatan
  • Rumah & sekolah
  • Jalan & jembatan
  • Waduk & kebun
  • Dibuat oleh manusia
🎬 Video Animasi Pembelajaran
"Yuk, Kenali Lingkungan Alami dan Buatan di Sekitar Kita!"
▶️ Tonton di YouTube

🧰 Media dan Alat Peraga

🖼️ Gambar lingkungan📺 Video animasi🗺️ Peta desa/kelurahan✏️ Kertas & pensil warna🌳 Benda konkret sekitar sekolah
📝Asesmen Formatif
Pendidikan Pancasila
1. Berikut ini yang merupakan contoh lingkungan alami adalah ....
A. Jembatan
B. Gunung
C. Sekolah
D. Waduk
2. Rumah, jalan raya, dan sekolah termasuk contoh lingkungan ....
A. Buatan
B. Liar
C. Terlarang
D. Bebas

3. Manfaat utama sungai (lingkungan alami) bagi warga desa adalah ....
A. Tempat membuang sampah
B. Sumber air untuk mengairi sawah dan kebutuhan sehari-hari
C. Tempat membangun gedung
D. Hiasan di depan rumah

4. Lingkungan yang sengaja dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut lingkungan ....

5. Sebutkan masing-masing 2 contoh lingkungan alami dan lingkungan buatan yang ada di sekitar tempat tinggalmu, lalu jelaskan satu manfaatnya bagi warga desa/kelurahanmu!
🔑 Lihat Kunci Jawaban
  1. B. Gunung
  2. A. Buatan
  3. B. Sumber air untuk mengairi sawah dan kebutuhan sehari-hari
  4. Buatan
  5. Contoh jawaban: Lingkungan alami – sungai dan sawah (bermanfaat sebagai sumber air dan sumber pangan); Lingkungan buatan – jalan dan waduk (memudahkan transportasi dan pengairan). Jawaban murid dapat bervariasi sesuai pengamatan di lingkungan masing-masing.
🌟Kesimpulan
Lingkungan tempat tinggal kita terdiri dari lingkungan alami yang diciptakan langsung oleh Allah Swt, seperti gunung, sungai, dan hutan, serta lingkungan buatan yang dibuat manusia, seperti rumah, jalan, dan sekolah. Keduanya sama-sama penting dan saling melengkapi dalam kehidupan sehari-hari di desa, kelurahan, dan kecamatan kita, sebagai bagian dari wilayah NKRI yang harus kita syukuri dan jaga bersama. 🌏💚
💗Refleksi Perasaan Hari Ini

Yuk, pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini!

Selasa, 15 September 2026 ( Bahasa Indonesia )

 📚 Pembelajaran Harian • Kelas 4 Ummu Kultsum

Jelajah Kata 🔤✨
Kata-Kata Baru

📖 🗨️ ✏️ 🔍 📔

🗂️ Identitas Pembelajaran

👩‍🏫
Nama Guru
Luthfah Laela, S.Pd
📘
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
📅
Hari / Tanggal
Selasa, 15 September 2026
🎒
Fase / Kelas
B / 4 Ummu Kultsum
🌈
Materi
Jelajah Kata (Kata-Kata Baru)
🔢
Pertemuan Ke
20
🎯Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Membaca dan Memirsa • Fase B

Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya secara fasih, serta memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa sesuai dengan tujuan membaca. Peserta didik mampu mengenali dan menjelaskan kosakata baru yang terdapat pada teks atau tayangan sesuai jenjangnya, kemudian menggunakannya dalam konteks kalimat sehari-hari sebagai bagian dari kemampuan berbahasa yang terus berkembang.

*Disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia hasil penyesuaian kurikulum 2026, disusun berurutan mengikuti alur materi di atas.

🏁Tujuan Pembelajaran (TP)

Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy
Mindful • Meaningful • Joyful

🧘 Mindful

Peserta didik dapat menulis kata-kata baru yang ditemukan dari bacaan atau tayangan dengan cermat dan teliti.

💡 Meaningful

Peserta didik dapat memasangkan kata dengan arti yang sesuai dan tepat, sehingga memahami makna kata baru tersebut.

🎉 Joyful

Peserta didik menambahkan kata-kata baru tersebut ke dalam Kamus Mini pribadi dengan kreatif dan penuh semangat.

🗺️Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1
Murid menyimak bacaan atau tayangan dengan penuh perhatian, lalu menuliskan kata-kata baru yang ditemukan. (mendukung TP Mindful)
2
Murid berdiskusi dan mencari arti kata baru menggunakan kamus atau konteks kalimat, kemudian memasangkan kata dengan artinya yang tepat. (mendukung TP Meaningful)
3
Murid menuliskan dan menghias kata-kata baru beserta artinya ke dalam Kamus Mini pribadi dengan gembira dan penuh kreativitas. (mendukung TP Joyful)
📖Pendahuluan & Pembahasan Materi

1️⃣ Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim 🌸
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat ya! 😊 Sudahkah kalian shalat Subuh hari ini? Jangan lupa dikerjakan, karena shalat adalah kewajiban setiap muslim sebagai wujud cinta kita kepada Allah Swt yang Maha Besar. 🤲

Anak-anak, tahukah kalian bahwa kemampuan kita berbicara dan mengenal banyak kata adalah anugerah dari Allah Yang Maha Pencipta 🌍? Allah menciptakan lisan kita agar bisa mengucapkan kata demi kata. Allah juga Maha Memelihara 🛡️ kemampuan berbahasa kita, sehingga setiap hari kosakata kita bisa terus bertambah jika kita rajin belajar. Dan dari kemampuan berbahasa inilah, kelak kita bisa mendapatkan ilmu, pekerjaan, dan rezeki 📚 — karena Allah Maha Pemberi Rezeki melalui ilmu yang kita miliki.

🔎 Pertanyaan Pemantik: "Menurutmu, mengapa Allah menciptakan manusia dengan kemampuan berbicara dan mengenal banyak kata? Apa yang akan terjadi jika kita malas mempelajari kata-kata baru?"
الرَّحْمَٰنُ ۝ عَلَّمَ الْقُرْآنَ ۝ خَلَقَ الْإِنسَانَ ۝ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
"(Allah) Yang Maha Pengasih, yang telah mengajarkan Al-Qur'an. Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai berbicara (dan berkomunikasi)." (QS. Ar-Rahman: 1-4)
💜 Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Swt-lah yang mengajarkan manusia kemampuan berbahasa dan berbicara. Karena itu, mari kita syukuri nikmat ini dengan rajin menambah kosakata dan menggunakan kata-kata yang baik setiap hari.

2️⃣ Inti Pembelajaran

Kata baru adalah kata yang belum pernah kita dengar atau belum kita ketahui artinya. Setiap kali membaca buku atau menonton tayangan, kita sering menemukan kata-kata baru. Cara mengetahui artinya bisa dengan tiga langkah mudah: (1) menebak arti dari kalimat di sekitarnya (konteks), (2) mencari di kamus, atau (3) bertanya kepada guru maupun orang tua.

🎬 Video Pembelajaran
"Yuk, Jelajahi Kata-Kata Baru dengan Seru!"
▶️ Tonton di YouTube

Contoh kata baru yang mungkin kalian temukan dalam bacaan sehari-hari, misalnya saat membaca cerita tentang alam atau lingkungan sekitar rumah:

Gh
Gigih
Arti: terus berusaha dengan sungguh-sungguh, tidak mudah menyerah.
Contoh: "Meski sulit, Rani tetap gigih berlatih membaca setiap hari."
Uf
Ufuk
Arti: batas pandangan antara langit dan bumi.
Contoh: "Matahari terbenam di ufuk barat dengan indahnya."
Le
Lestari
Arti: tetap terjaga baik dan tidak berubah/rusak.
Contoh: "Kita harus menjaga lingkungan agar tetap lestari."

🧰 Media dan Alat Peraga

📺 Video pembelajaran📖 Buku bacaan/teks cerita📔 Kamus Bahasa Indonesia🗂️ Kartu kata bergambar✏️ Buku Kamus Mini
📝Asesmen Formatif
Bahasa Indonesia
1. Kata yang belum pernah kita dengar atau belum kita ketahui artinya disebut kata ....
A. Ulang
B. Baru
C. Lama
D. Sulit
2. Tempat yang tepat untuk mencari arti kata baru secara lengkap adalah ....
A. Kalender
B. Kamus
C. Rapor
D. Kotak pensil

3. Perhatikan kalimat berikut: "Ayah bekerja dengan gigih agar keluarga kami bisa hidup bahagia." Arti kata gigih pada kalimat tersebut adalah ....
A. Malas dan mudah putus asa
B. Terus berusaha dengan sungguh-sungguh
C. Bekerja sambil bermain
D. Bekerja hanya sebentar

4. Salah satu cara mengetahui arti kata baru tanpa membuka kamus adalah dengan menebak artinya melalui ..... kalimat di sekitarnya.
5. (Esai) Tuliskan 3 kata baru yang kamu temukan minggu ini beserta artinya, lalu buatlah satu kalimat menggunakan salah satu kata tersebut!
🔑 Lihat Kunci Jawaban 
  1. B. Baru
  2. B. Kamus
  3. B. Terus berusaha dengan sungguh-sungguh
  4. Konteks
  5. Contoh jawaban: Gigih (terus berusaha), Ufuk (batas pandangan langit dan bumi), Lestari (tetap terjaga baik) – kalimat: "Kak Nadia gigih berlatih menari setiap sore." Jawaban murid dapat bervariasi sesuai kata yang mereka temukan.
🌟Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal kata-kata baru dari bacaan dan tayangan yang kita pirsa. Kita bisa mengetahui artinya melalui konteks kalimat, kamus, atau bertanya kepada orang lain. Dengan rajin mencatat kata baru ke dalam Kamus Mini, kosakata kita akan semakin kaya sehingga kita bisa membaca dan berbicara dengan lebih fasih dan percaya diri. 📚💜
💗Refleksi Perasaan Hari Ini

Yuk, pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini!

🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru

Selasa, 15 September 2026 ( IPAS )

 ✨ PEMBELAJARAN HARIAN ✨

🧲 Yuk, Menyelidiki Gaya Magnet!

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) 🔬✨


IDENTITAS 
👩‍🏫 Nama GuruLuthfah Laela, S.Pd
🔬 MapelIPAS
🗓️ Hari/TanggalSelasa, 15 September 2026
🏫 Fase / KelasB / 4 Ummu Kultsum
🧲 MateriMenyelidiki Gaya Magnet
🔁 Pertemuan Ke14

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Berdasarkan rumusan capaian pembelajaran IPAS Fase B terbaru pada elemen Pemahaman IPAS, peserta didik mampu memanfaatkan gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari, serta mendemonstrasikan berbagai jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda di sekitarnya.

🌟 Tujuan Pembelajaran (TP)

IPAS: Peserta didik mampu membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) - IPAS

Aktivitas Mindful - Meaningful - Joyful

  1. Mindful (Fokus & Sadar): Siswa diajak tenang sejenak sambil mengamati magnet yang dibawa guru, memperhatikan reaksi awal benda-benda kecil di sekitarnya tanpa bicara dulu.
  2. Meaningful (Bermakna): Siswa menonton video, mendengarkan penjelasan, dan mengaitkan gejala kemagnetan dengan benda-benda yang sering mereka jumpai seperti kulkas, gantungan kunci, atau kompas.
  3. Joyful (Menyenangkan): Siswa melakukan eksperimen sederhana menguji benda mana yang tertarik magnet dan mana yang tidak, lalu berdiskusi dengan gembira sebelum mengerjakan soal.

🛠️ Model, Metode, Media, dan Alat Peraga - IPAS

Model & Metode Pembelajaran

Model Discovery Learning dipadukan dengan metode eksperimen, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Model ini cocok karena siswa perlu menemukan sendiri sifat-sifat gaya magnet melalui percobaan langsung, bukan hanya mendengarkan penjelasan teori.

Media dan Alat Peraga

  • Video pembelajaran tentang gaya magnet
  • Magnet batang dan magnet tapal kuda
  • Berbagai benda uji: paku besi, klip kertas, penghapus, kertas, plastik, kain, uang logam
  • Kompas sederhana
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

🌤️ Pendahuluan

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim 🤲
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 😊

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat ya! Sudahkah kalian shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban setiap muslim, karena Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya.

🕌 Keterkaitan dengan Kebesaran Allah:

  • Allah Maha Mencipta (Al-Khaliq): Allah menciptakan besi dan logam di bumi yang memiliki sifat istimewa, yaitu bisa ditarik oleh magnet.
  • Allah Maha Memelihara (Al-Malik): Allah menjaga keteraturan alam semesta, termasuk medan magnet bumi yang melindungi kita dari radiasi berbahaya dari luar angkasa.
  • Allah Maha Memberi Rezeki (Ar-Razzaq): Melalui ilmu tentang magnet, manusia bisa menciptakan kompas, motor listrik, dan berbagai teknologi yang membantu memudahkan pekerjaan dan mencari rezeki.
🤔 Pertanyaan Pemantik: Menurutmu, mengapa Allah menciptakan besi dengan sifat istimewa yang bisa ditarik oleh magnet, padahal kayu atau plastik tidak bisa? Apa hikmah yang bisa kita ambil dari keteraturan ciptaan Allah ini?

📖 Firman Allah Subhanahuwataala: Dalam Al-Qur'an Surah Al-Hadid ayat 25,

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

 Allah menjelaskan bahwa Dia menurunkan/menciptakan besi yang memiliki kekuatan hebat serta banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Nah, salah satu keistimewaan besi itu adalah sifat kemagnetannya yang akan kita pelajari hari ini! 🧲✨

🔁 Review Materi Sebelumnya & Kaitan dengan Materi Baru

Sebelum belajar gaya magnet, yuk mengingat kembali materi gaya secara umum yang sudah dipelajari kemarin! 😉

1. Apa yang dimaksud dengan gaya dalam IPAS?
2. Sebutkan salah satu contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari!
3. Apa pengaruh gaya terhadap sebuah benda?
🔑 Kunci Jawaban Review:
  1. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mengubah arah, gerak, atau bentuk suatu benda.
  2. Contoh: gesekan ban sepeda dengan aspal, atau telapak kaki dengan lantai saat berjalan.
  3. Gaya dapat membuat benda diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi berhenti, benda berubah arah, atau benda berubah bentuk.

Nah, ternyata gaya tarik dan dorong tadi juga ada di sekitar kita dalam bentuk yang unik, yaitu gaya magnet! Gaya magnet adalah salah satu jenis gaya yang bekerja tanpa harus bersentuhan langsung dengan bendanya. Yuk kita selidiki lebih dalam! 🔍

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebelum belajar lebih jauh, yuk simak dulu video seru berikut ini! 🎥🧲

▶️ Tonton Video: Menyelidiki Gaya Magnet

*Guru dapat memilih video yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas.

📌 Apa itu Gaya Magnet?

Gaya magnet adalah gaya tarik atau tolak yang dihasilkan oleh magnet terhadap benda-benda tertentu, terutama benda yang terbuat dari besi, baja, dan nikel. Gaya ini istimewa karena bisa bekerja meskipun magnet tidak menyentuh benda secara langsung! ✨

Contoh sehari-hari: Magnet pada pintu kulkas membuat pintunya bisa menutup rapat tanpa perlu kunci. Gantungan kunci berbentuk magnet bisa menempel di pintu besi lemari. Kompas yang digunakan pendaki gunung juga bekerja karena adanya gaya magnet bumi! 🧭🧊

📌 Sifat-sifat Gaya Magnet

  • Hanya menarik benda tertentu: Magnet hanya menarik benda dari besi, baja, dan nikel (benda magnetis), sedangkan kayu, plastik, dan kertas tidak tertarik (benda nonmagnetis).
  • Memiliki dua kutub: Setiap magnet memiliki kutub utara dan kutub selatan. Kutub yang sama akan saling tolak, sedangkan kutub yang berbeda akan saling tarik.
  • Gaya magnet terkuat berada di kutubnya: Daya tarik magnet paling kuat terdapat di kedua ujung/kutubnya.
  • Dapat menembus benda tipis: Gaya magnet tetap bisa bekerja meski dihalangi kertas atau kaca tipis.
Contoh sehari-hari: Saat dua magnet mainan didekatkan dengan posisi kutub yang sama, keduanya akan saling mendorong menjauh. Namun jika posisi kutubnya berbeda, keduanya akan langsung menempel erat! 🧲🧲

📝 Penutup: Asesmen Formatif

Sekarang saatnya menguji seberapa hebat kamu memahami gaya magnet! Semangat ya 💪

1. Benda berikut yang dapat ditarik oleh magnet adalah .... 
A. Kertas   B. Paku besi   C. Karet   D. Kayu
2. Setiap magnet memiliki dua kutub, yaitu .... 
A. Kutub atas dan bawah   B. Kutub kiri dan kanan   C. Kutub utara dan selatan   D. Kutub depan dan belakang
3. Alat yang memanfaatkan gaya magnet bumi untuk menunjukkan arah adalah .... 
A. Termometer   B. Kompas   C. Jam tangan   D. Penggaris
4. Jika dua kutub magnet yang sama saling didekatkan, maka yang akan terjadi adalah .... 
A. Saling tarik-menarik   B. Saling tolak-menolak   C. Tidak terjadi apa-apa   D. Kedua magnet hilang
5. Berikut ini yang BUKAN merupakan sifat gaya magnet adalah .... 
A. Dapat menarik benda dari besi   B. Memiliki dua kutub   C. Dapat menarik semua jenis benda   D. Dapat menembus benda tipis
6. Bagian magnet yang memiliki daya tarik paling kuat disebut ______. 
7. Benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut benda ______. 
8. Alat rumah tangga yang memanfaatkan magnet agar pintunya menutup rapat adalah ______. 
9. Sebutkan dan jelaskan minimal 2 sifat gaya magnet yang sudah kamu pelajari hari ini! 
10. Ani ingin memisahkan campuran klip kertas (besi) dan potongan kertas kecil yang tercampur menjadi satu. Bagaimana cara Ani menggunakan gaya magnet untuk memisahkan keduanya? Jelaskan alasanmu! 
🔑 Kunci Jawaban:
  1. B. Paku besi
  2. C. Kutub utara dan selatan
  3. B. Kompas
  4. B. Saling tolak-menolak
  5. C. Dapat menarik semua jenis benda
  6. Kutub magnet
  7. Nonmagnetis
  8. Kulkas (pintu kulkas)
  9. Contoh jawaban: (1) Magnet hanya menarik benda dari besi, baja, dan nikel; (2) Magnet memiliki dua kutub yaitu utara dan selatan yang saling tarik jika berbeda dan saling tolak jika sama. (Jawaban siswa dapat bervariasi, minimal 2 sifat yang benar)
  10. Ani dapat mendekatkan magnet ke campuran tersebut. Klip kertas yang terbuat dari besi akan tertarik dan menempel pada magnet, sedangkan potongan kertas biasa tidak akan tertarik karena kertas termasuk benda nonmagnetis. Dengan begitu, kedua benda bisa terpisah dengan mudah.

📚 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa gaya magnet adalah gaya tarik atau tolak yang dihasilkan oleh magnet terhadap benda dari besi, baja, dan nikel, tanpa harus bersentuhan langsung. Magnet memiliki dua kutub yaitu utara dan selatan, di mana kutub yang sama akan tolak-menolak dan kutub yang berbeda akan tarik-menarik. Gaya magnet sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kompas, kulkas, hingga berbagai teknologi canggih. Semua ini menunjukkan kebesaran Allah yang menciptakan besi dengan sifat istimewa untuk kemudahan hidup manusia. 🧲🌟

💖 Refleksi Emosi Siswa

Bagaimana perasaanmu belajar hari ini? Lingkari emoji yang paling sesuai ya! 😄

😍
Sangat
Senang
😊
Senang
😐
Biasa
Saja
😕
Bingung
😢
Butuh
Bantuan

Senin, 14 September 2026

Senin, 14 September 2026 ( Seni Rupa)

 ✨ PEMBELAJARAN HARIAN ✨

🎨 Yuk, Berkarya Seni Rupa!

Mengenal Tekstur dalam Karya Seni 🖐️✨


IDENTITAS 
👩‍🏫 Nama GuruLuthfah Laela, S.Pd
🎨 MapelSeni Rupa
🗓️ Hari/TanggalKamis, 10 September 2026
🏫 Fase / KelasB / 4 Ummu Kultsum
🖼️ MateriSeni Rupa - Tekstur
🔁 Pertemuan Ke10

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Berdasarkan rumusan capaian pembelajaran Seni Rupa Fase B terbaru, pada akhir fase ini peserta didik mampu mengenal dan menggunakan keterampilan serta pengetahuan dasar tentang unsur rupa garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna, dengan bahan, alat, dan prosedur yang dipilih sendiri dalam menciptakan karya dua atau tiga dimensi. Peserta didik juga mampu mengenali dan menceritakan karya yang diciptakannya, serta memberikan tanggapan pada karya orang lain.

🌟 Tujuan Pembelajaran (TP)

Peserta didik mampu menjelaskan unsur rupa yang terdapat pada karya sendiri maupun karya teman.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) - Seni Rupa

Aktivitas Mindful - Meaningful - Joyful

  1. Mindful (Fokus & Sadar): Siswa diajak meraba beberapa benda di sekitar kelas (meja, buku, penghapus, kain) sambil menutup mata untuk merasakan perbedaan permukaannya dengan tenang.
  2. Meaningful (Bermakna): Siswa menonton video dan mendengarkan penjelasan tentang tekstur nyata dan tekstur semu, dikaitkan dengan benda-benda yang sering mereka sentuh sehari-hari seperti kulit jeruk, kertas, atau kayu.
  3. Joyful (Menyenangkan): Siswa berkarya secara langsung membuat gambar tekstur dengan teknik grattage menggunakan krayon, lalu saling menceritakan dan menanggapi karya teman dengan gembira.

🛠️ Model, Metode, Media, dan Alat Peraga - Seni Rupa

Model & Metode Pembelajaran

Model Project Based Learning (PjBL) dipadukan dengan metode demonstrasi, eksplorasi, dan praktik langsung (learning by doing). Model ini dipilih karena materi tekstur perlu dipahami siswa melalui pengalaman meraba dan berkarya secara nyata, bukan hanya teori.

Media dan Alat Peraga

  • Video pembelajaran tentang tekstur dalam seni rupa
  • Contoh benda bertekstur kasar dan halus (kain, batu, daun, amplas)
  • Krayon warna-warni
  • Kertas HVS/gambar
  • Benda beralur untuk teknik grattage (uang koin, daun, sisir, permukaan kasar lainnya)

🌤️ Pendahuluan

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim 🤲
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 😊

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat ya! Sudahkah kalian shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan, dan Allah Maha Razzaq yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya.

🕌 Renungan: Coba perhatikan sekeliling kita, ada kulit kayu yang kasar, ada bulu kucing yang lembut, ada batu yang keras dan licin. Semua keragaman permukaan benda itu adalah ciptaan Allah yang begitu indah dan penuh keteraturan. Yuk, hari ini kita belajar mengenali dan meniru keindahan tekstur itu dalam karya seni kita sendiri! 🎨🤲

🔁 Review Materi Sebelumnya (Tekstur)

Sebelum lanjut membuat karya, yuk mengingat kembali materi tekstur yang sudah kita pelajari kemarin! 😉

1. Apa yang dimaksud dengan tekstur dalam karya seni rupa?
2. Sebutkan salah satu contoh benda dengan tekstur kasar!
3. Apa perbedaan tekstur nyata dan tekstur semu?
🔑 Kunci Jawaban Review:
  1. Tekstur adalah nilai atau ciri khas permukaan suatu benda pada sebuah karya seni, misalnya kasar, halus, licin, atau berbulu.
  2. Contoh: kulit kayu, batu, amplas, atau karpet.
  3. Tekstur nyata adalah kekasaran/kehalusan yang bisa dirasakan langsung saat diraba, sedangkan tekstur semu hanya terlihat berbeda oleh mata tetapi jika diraba permukaannya tetap sama.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebelum berkarya, yuk simak dulu video seru berikut ini! 🎥🖐️

▶️ Tonton Video: Mengenal Tekstur dan Teknik Grattage

*Guru dapat memilih video yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas.

📌 Apa itu Tekstur?

Tekstur adalah kesan permukaan suatu benda, bisa terasa kasar, halus, licin, berbulu, atau bergelombang. Tekstur ini menjadi salah satu unsur penting dalam karya seni rupa, selain garis, bentuk, ruang, dan warna. 🖐️

Contoh sehari-hari: Saat memegang kulit jeruk, tanganmu merasakan tekstur kasar dan berbintik. Saat memegang kaca, tanganmu merasakan tekstur halus dan licin. Nah, itulah yang disebut tekstur nyata, karena bisa dirasakan langsung dengan sentuhan. 🍊

Selain tekstur nyata, ada juga tekstur semu, yaitu kesan permukaan yang terlihat berbeda oleh mata, padahal saat diraba permukaannya tetap rata/sama. Contohnya adalah gambar kulit kayu di atas kertas yang datar - terlihat kasar tapi saat diraba tetap halus seperti kertas biasa.

✨ Mengenal Teknik Grattage

Grattage berasal dari bahasa Prancis "gratter" yang artinya menggaruk/mengerok. Teknik ini dibuat dengan cara menumpuk warna krayon lalu mengerok permukaannya menggunakan benda tajam/tumpul untuk memunculkan pola dan tekstur yang unik. 🖍️✂️

📝 Penutup: Asesmen Formatif - Praktik Membuat Karya Grattage

Sekarang saatnya berkarya! Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat gambar tekstur dengan teknik grattage ya 🎨✨

🧰 Alat dan Bahan:
  • Kertas gambar/HVS
  • Krayon minimal 3 warna cerah
  • Krayon warna hitam atau gelap
  • Alat pengerok (ujung gunting tumpul, tusuk gigi, atau penggaris)
Langkah 1: Warnai seluruh permukaan kertas dengan beberapa warna krayon cerah secara tebal dan penuh, tanpa ada bagian putih yang tersisa. 🌈

Langkah 2: Setelah seluruh kertas berwarna cerah, lapisi kembali seluruh permukaannya dengan krayon warna gelap (hitam) hingga warna cerah di bawahnya tertutup rata. ⚫

Langkah 3: Gunakan alat pengerok untuk menggambar pola atau gambar pilihanmu (misalnya bunga, hewan, atau pemandangan) dengan cara menggaruk lapisan warna gelap, sehingga warna-warni di bawahnya muncul membentuk tekstur yang indah! 🎉

Langkah 4: Rapikan hasil karyamu, lalu ceritakan di depan kelas: pola apa yang kamu buat dan tekstur seperti apa yang muncul dari karyamu. 🗣️🖼️
🔑 Panduan Penilaian:
  1. Karya menunjukkan seluruh permukaan tertutup warna cerah sebelum dilapisi warna gelap.
  2. Pola/gambar yang dikerok terlihat jelas dan menunjukkan munculnya tekstur warna-warni.
  3. Siswa mampu menjelaskan unsur rupa (tekstur) yang muncul pada karyanya sendiri dan memberikan tanggapan pada karya teman.

📚 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa tekstur adalah kesan permukaan suatu benda yang bisa terasa kasar, halus, licin, atau berbulu, dan terbagi menjadi tekstur nyata dan tekstur semu. Kita juga sudah mencoba teknik grattage, yaitu membuat karya seni dengan cara mengerok lapisan krayon gelap untuk memunculkan warna-warni tekstur di bawahnya. Semoga karya hari ini membuat kita semakin cinta berkarya seni ya! 🌈🎨

💖 Refleksi Emosi Siswa

Bagaimana perasaanmu belajar hari ini? Lingkari emoji yang paling sesuai ya! 😄

😍
Sangat
Senang
😊
Senang
😐
Biasa
Saja
😕
Bingung
😢


💖 Refleksi Pembelajaran Hari ini

Sebagian besar siswa sudah dapat memahami materi hari ini
Sebagian kecil siswa masih perlu pendampingan