semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan jenis-jenis ragam hias, dan dapat mengenal beragam motif hias
Seni Rupa
Fungsi Ragam Hias
Ragam hias berfungsi utama untuk meningkatkan estetika (keindahan) suatu benda atau bidang, menambah nilai ekonomi, serta menyampaikan makna simbolis atau budaya tertentu. Ragam hias juga sering digunakan sebagai penanda identitas daerah atau budaya tertentu serta memiliki fungsi teknis konstruktif.
Fungsi Konstruktif: Selain menghias, ragam hias juga dapat menjadi penopang kekuatan pada bagian tertentu suatu bangunan atau benda.
Fungsi Identitas: Menampilkan ciri khas daerah atau budaya tertentu.
Pengisi Bidang: Mengisi kekosongan pada suatu benda agar terlihat lebih proporsional.
Ragam hias dapat diterapkan pada berbagai media, seperti kain, kayu, keramik, dan batu, melalui teknik menggambar, mengukir, memahat, atau membatik.
Soal Latihan
1. Ragam hias yang dibuat semata-mata untuk memperindah
permukaan suatu benda disebut fungsi...
a. Konstruktif
b. Finansial
c. Dekorasi (Hiasan)
d. Simbolis
2. Tujuan utama penerapan ragam hias pada barang kerajinan
seperti batik atau ukiran kayu adalah untuk...
a. Mengurangi berat benda
b. Meningkatkan nilai jual dan estetika
c. Mengubah fungsi benda
d. Membuat barang lebih cepat rusak
3. Ragam hias yang berfungsi meningkatkan nilai jual suatu
produk disebut fungsi...
a. Murni
b. Finansial
c. Konstruktif
d. Dekorasi
4. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi ragam hias adalah...
a. Fungsi dekorasi
b. Fungsi finansial
c. Fungsi konstruktif
d. Fungsi menghilangkan keindahan
5. Ragam hias pada benda-benda tradisional seringkali memiliki
fungsi simbolis, yang artinya...
a. Mengandung makna atau makna tertentu
b. Hanya sebagai hiasan biasa
c. Menambah bahan benda
d. Mengurangi nilai estetika
Bahasa INdonesia
Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah gabungan dua kalimat atau lebih yang kedudukannya tidak sederajat, terdiri dari induk kalimat (inti) dan anak kalimat (pendamping) yang dihubungkan konjungsi (seperti karena, sehingga, ketika, walaupun, agar). Anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri. Contoh: "Adik menangis (induk) karena balonnya meletus (anak)".
1. Hubungan Sebab-Akibat (Konjungsi: karena, sebab, sehingga)
Joni selalu makan permen sehingga dia sering sakit gigi.
Sungai ini sangat kotor
karena kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Karena bangun kesiangan, Budi terpaksa berlari menuju sekolah.
2. Hubungan Waktu (Konjungsi: ketika, saat, setelah, sebelum)
Saat ibu pulang dari pasar, Feri belum ada di rumah.
Rani mengerjakan PR setelah makan malam.
Ayah sudah berangkat bekerja ketika aku bangun tidur.
3. Hubungan Syarat (Konjungsi: jika, apabila, kalau)
Adik akan membeli mainan jika uang tabungannya cukup.
4. Hubungan Tujuan (Konjungsi: agar, supaya, biar)
Kita harus rajin belajar agar menjadi anak yang pintar.
5. Hubungan Perbandingan/Pertentangan (Konjungsi: walaupun, meskipun, padahal)
Dia tetap pergi ke sekolah walaupun hujan deras.
soal Latihan
B. Soal Latihan Kalimat Majemuk Bertingkat
I. Pilihlah konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut! (agar, karena, sehingga, walaupun, ketika)
Banyak polisi yang menjaga jalan _____ lalu lintas berjalan tertib.
Amira belajar Sempoa sejak kecil _____ dapat menghitung dengan cepat.
Tanaman padi itu layu _____ kurang disiram air.
Joni tetap pergi ke sekolah _____ badannya terasa panas.
Ayah mencuci mobil _____ matahari mulai terbenam.
II. Tentukan induk kalimat dan anak kalimat dari kalimat majemuk berikut! 6. "Penerbangan ke Denpasar ditunda karena cuaca sedang tidak bersahabat". * Induk Kalimat: ____________________ * Anak Kalimat: ____________________ 7. "Aditya selalu menjadi juara olimpiade jika ia rajin belajar". * Induk Kalimat: ____________________ * Anak Kalimat: ____________________
III. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk bertingkat! 8. Kalimat 1: Budi sakit perut. Kalimat 2: Budi makan pedas. (Gunakan kata hubung: karena) 9. Kalimat 1: Andi belajar giat. Kalimat 2: Andi menjadi juara kelas. (Gunakan kata hubung: sehingga) 10. Kalimat 1: Ibu pergi ke pasar. Kalimat 2: Ayah pulang kerja. (Gunakan kata hubung: saat)
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menghitung luas bangun datar, membaca skiming, dan dapat menjelaskan manfaat keragaman.
Matematika
Menghitung Luas Bangun Datar
Soal No.1
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun di atas yaitu. . . A. 16 satuan luas B. 18 satuan luas C. 20 satuan luas D. 24 satuan luas
Soal No.2
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun di atas yaitu. . . A. 8 satuan luas B. 9 satuan luas C. 14 satuan luas D. 16 satuan luas
Soal No.3
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun di atas yaitu. . . A. 6 satuan luas B. 10 satuan luas C. 12 satuan luas D. 14 satuan luas
Soal No. 4.
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun datar di atas yaitu . . . A. 36 cm2 B. 42 cm2 C. 49 cm2 D. 56 cm2
Soal No.5
Perhatikan gambar berikut ini!
Jika luas bangun datar di atas 78 cm2, maka panjangnya. . . A. 12 cm B. 13 cm C. 14 cm D. 16 cm
Soal No.6
Perhatikan gambar berikut ini!
Jika luas bangun datar di atas 28 cm2, maka alasnya. . . A. 8 cm B. 9 cm C. 10 cm D. 11 cm
Soal No.7
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun datar di atas yaitu . . . A. 30 cm2 B. 40 cm2 C. 50 cm2 D. 60 cm2
Soal No.8
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun datar di atas yaitu . . . A. 26 cm2 B. 60 cm2 C. 120 cm2 D. 576 cm2
Soal No.9
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun datar di atas yaitu . . . A. 100 cm2 B. 121 cm2 C. 144 cm2 D. 154 cm2
Soal No.10
Perhatikan gambar berikut ini!
Luas bangun datar di atas yaitu . . . A. 44 cm2 B. 88 cm2 C. 176 cm2 D. 252 cm2
BAHASA INDONESIA
Membaca Skiming
Skimming
Cara cepat yang pertama adalah skimming, ya skimming! Bukan berenang ya, kalau itu swimming, hehe. Nah, dalam bahasa Indonesia memiliki artian sekilas. Teknik membaca ini digunakan saat kita ingin menemukan ide utama secara keseluruhan dari sebuah buku. Dengan cara ini, berarti kita tidak membaca buku kata satu demi satu kata melainkan berlompatan dari satu bagian ke bagian lain untuk melihat pokok pikiran utama dari topik yang dibaca. Nah, dari situ, kita bisa menentukan nih isi tulisan mana saja yang perlu dibaca lebih lanjut secara detail, kebayang, kan?
Oh ya, dengan skimming, kita jadi bisa membaca 3-4 kali lebih cepat dari membaca biasa lho! Belajar jadi lebih hemat waktu dan ngga bosenin! Terus, bagaimana dong caranya melakukan skimming? Yuk, ikuti langkah-langkah ini:
1. Perhatikan judul dan sub judul
Saat mulai membuka buku dan akan membaca halaman pertama, pasti kamu akan menemukan baris utama seperti judul atau sub judul, bukan? Nah, saat melakukan skimming, menyimak dua hal tersebut bisa membantu kamu untuk mengetahui apa-apa saja materi pada buku. Kamu bisa simak khusus di bagian yang ingin kamu pelajari dengan mengetahui judul dan sub judul dalam buku, ya!
2. Tidak perlu membaca kata demi kata
Fungsi utama dari skimming, ialah agar membaca bisa lebih cepat, dan kamu jadi tau apakah teks tersebut patut dibaca lebih lanjut atau tidak. Maka dari itu, jika kamu ingin cepat bisa memutuskan buku tersebut cocok untukmu, maka kamu bisa lebih cepat untuk melangkahi ke beberapa bagian, dan menilai apakah isi dari buku tersebut kamu butuhkan atau tidak.
3. Simak paragraf akhir
Pendidikan Pancasila
Melestarikan keberagaman
Upaya Melestarikan Keberagaman Budaya:
Mempelajari Budaya: Mempelajari tarian, alat musik, atau seni tradisional daerah.
Penggunaan Produk Lokal: Menggunakan pakaian adat, kain tradisional (seperti batik/tenun), dan mengonsumsi makanan khas daerah.
Menghormati Perbedaan: Bersikap toleran terhadap budaya lain dan tidak merendahkannya, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Aksi Nyata: Mengikuti atau menyelenggarakan festival budaya, pawai adat, dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.
Selektif Budaya Asing: Menyaring budaya luar agar tidak menggeser nilai-nilai kebudayaan lokal.
Soal Pancasila
A. Soal Pilihan Ganda
Salah satu cara melestarikan budaya daerah agar tidak punah adalah ...
a. Meniru budaya asing yang masuk.
b. Mempelajari dan mempraktikkan tari tradisional.
c. Mengabaikan pertunjukan seni daerah.
d. Lebih menyukai produk luar negeri.
Tindakan yang menunjukkan sikap menghargai keragaman suku bangsa di sekolah adalah ...
a. Berteman dengan siapa saja tanpa membedakan suku.
b. Hanya bermain dengan teman satu suku.
c. Mengejek pakaian adat daerah lain.
d. Membuat geng berdasarkan daerah asal.
Festival budaya daerah biasanya diadakan untuk ...
a. Mencari keuntungan pribadi.
b. Mengenalkan dan melestarikan budaya ke generasi muda.
c. Memamerkan kekayaan.
d. Membandingkan budaya yang paling bagus.
Berikut yang merupakan contoh perilaku menjaga keragaman di tengah masyarakat adalah ...
a. Menutup diri dari pergaulan.
b. Memaksakan budaya sendiri kepada orang lain.
c. Mengikuti gotong royong tanpa membedakan agama.
d. Mengganggu ibadah agama lain
5. Salah satu cara sederhana melestarikan bahasa daerah adalah …
a. Hanya menggunakan bahasa asing
b. Malu berbicara bahasa daerah di rumah
c. Menggunakannya saat berkomunikasi dengan keluarga
d. Menghapus pelajaran bahasa daerah di sekolah
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah