- Fungsi Estetis (Keindahan): Memperindah benda yang polos menjadi lebih menarik, artistik, dan seimbang.
- Fungsi Simbolis/Sakral: Mengandung makna filosofis, nilai kepercayaan, adat istiadat, atau religius, sering ditemukan pada benda upacara.
- Fungsi Ekonomis (Finansial): Meningkatkan nilai jual suatu produk karena penambahan nilai artistik.
- Fungsi Konstruktif: Selain menghias, ragam hias juga dapat menjadi penopang kekuatan pada bagian tertentu suatu bangunan atau benda.
- Fungsi Identitas: Menampilkan ciri khas daerah atau budaya tertentu.
- Pengisi Bidang: Mengisi kekosongan pada suatu benda agar terlihat lebih proporsional.
Welcome To "Luthfah Laela" Blog
Let's learn together, and make it useful
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am
12:05
6:06pm
Minggu, 12 April 2026
Senin, 13 April 2026
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat memghitung luas bangun datar, memahami makna imbuhan pe-an dan dapat mengenal ragam hias
Matematika
Menghitung Luas Bangun Datar
Kerjakan soal berikut ini dengan langkah nya
Bahasa Indonesia
Kalimat Imbuhan Pe- an
Seni Rupa
Fungsi Ragam Hias
Ragam hias berfungsi utama untuk meningkatkan estetika (keindahan) suatu benda atau bidang, menambah nilai ekonomi, serta menyampaikan makna simbolis atau budaya tertentu. Ragam hias juga sering digunakan sebagai penanda identitas daerah atau budaya tertentu serta memiliki fungsi teknis konstruktif.
Berikut adalah rincian fungsi ragam hias:
Ragam hias dapat diterapkan pada berbagai media, seperti kain, kayu, keramik, dan batu, melalui teknik menggambar, mengukir, memahat, atau membatik.
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah
Kamis, 09 April 2026
Jumat, 10 April 2026
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat mengidentifikasi warisan budaya yang ada di daerahnya
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah
Rabu, 08 April 2026
Kamis, 9 April 2026
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan jenis-jenis ragam hias, dan dapat mengenal beragam motif hias
Seni Rupa
Fungsi Ragam Hias
Ragam hias berfungsi utama untuk meningkatkan estetika (keindahan) suatu benda atau bidang, menambah nilai ekonomi, serta menyampaikan makna simbolis atau budaya tertentu. Ragam hias juga sering digunakan sebagai penanda identitas daerah atau budaya tertentu serta memiliki fungsi teknis konstruktif.
Berikut adalah rincian fungsi ragam hias:
- Fungsi Estetis (Keindahan): Memperindah benda yang polos menjadi lebih menarik, artistik, dan seimbang.
- Fungsi Simbolis/Sakral: Mengandung makna filosofis, nilai kepercayaan, adat istiadat, atau religius, sering ditemukan pada benda upacara.
- Fungsi Ekonomis (Finansial): Meningkatkan nilai jual suatu produk karena penambahan nilai artistik.
- Fungsi Konstruktif: Selain menghias, ragam hias juga dapat menjadi penopang kekuatan pada bagian tertentu suatu bangunan atau benda.
- Fungsi Identitas: Menampilkan ciri khas daerah atau budaya tertentu.
- Pengisi Bidang: Mengisi kekosongan pada suatu benda agar terlihat lebih proporsional.
Ragam hias dapat diterapkan pada berbagai media, seperti kain, kayu, keramik, dan batu, melalui teknik menggambar, mengukir, memahat, atau membatik.
Soal Latihan
1. Ragam hias yang dibuat semata-mata untuk memperindah
permukaan suatu benda disebut fungsi...
a. Konstruktif
b. Finansial
c. Dekorasi (Hiasan)
d. Simbolis
2. Tujuan utama penerapan ragam hias pada barang kerajinan
seperti batik atau ukiran kayu adalah untuk...
a. Mengurangi berat benda
b. Meningkatkan nilai jual dan estetika
c. Mengubah fungsi benda
d. Membuat barang lebih cepat rusak
3. Ragam hias yang berfungsi meningkatkan nilai jual suatu
produk disebut fungsi...
a. Murni
b. Finansial
c. Konstruktif
d. Dekorasi
4. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi ragam hias adalah...
a. Fungsi dekorasi
b. Fungsi finansial
c. Fungsi konstruktif
d. Fungsi menghilangkan keindahan
5. Ragam hias pada benda-benda tradisional seringkali memiliki
fungsi simbolis, yang artinya...
a. Mengandung makna atau makna tertentu
b. Hanya sebagai hiasan biasa
c. Menambah bahan benda
Bahasa INdonesia
Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah gabungan dua kalimat atau lebih yang kedudukannya tidak sederajat, terdiri dari induk kalimat (inti) dan anak kalimat (pendamping) yang dihubungkan konjungsi (seperti karena, sehingga, ketika, walaupun, agar). Anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri. Contoh: "Adik menangis (induk) karena balonnya meletus (anak)".
1. Hubungan Sebab-Akibat (Konjungsi: karena, sebab, sehingga)
- Joni selalu makan permen sehingga dia sering sakit gigi.
- Sungai ini sangat kotor karena kebiasaan membuang sampah sembarangan.
- Karena bangun kesiangan, Budi terpaksa berlari menuju sekolah.
2. Hubungan Waktu (Konjungsi: ketika, saat, setelah, sebelum)
- Saat ibu pulang dari pasar, Feri belum ada di rumah.
- Rani mengerjakan PR setelah makan malam.
- Ayah sudah berangkat bekerja ketika aku bangun tidur.
3. Hubungan Syarat (Konjungsi: jika, apabila, kalau)
- Adik akan membeli mainan jika uang tabungannya cukup.
4. Hubungan Tujuan (Konjungsi: agar, supaya, biar)
- Kita harus rajin belajar agar menjadi anak yang pintar.
5. Hubungan Perbandingan/Pertentangan (Konjungsi: walaupun, meskipun, padahal)
- Dia tetap pergi ke sekolah walaupun hujan deras.
soal Latihan
B. Soal Latihan Kalimat Majemuk Bertingkat
I. Pilihlah konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut!
(agar, karena, sehingga, walaupun, ketika)
(agar, karena, sehingga, walaupun, ketika)
- Banyak polisi yang menjaga jalan _____ lalu lintas berjalan tertib.
- Amira belajar Sempoa sejak kecil _____ dapat menghitung dengan cepat.
- Tanaman padi itu layu _____ kurang disiram air.
- Joni tetap pergi ke sekolah _____ badannya terasa panas.
- Ayah mencuci mobil _____ matahari mulai terbenam.
II. Tentukan induk kalimat dan anak kalimat dari kalimat majemuk berikut!
6. "Penerbangan ke Denpasar ditunda karena cuaca sedang tidak bersahabat".
* Induk Kalimat: ____________________
* Anak Kalimat: ____________________
7. "Aditya selalu menjadi juara olimpiade jika ia rajin belajar".
* Induk Kalimat: ____________________
* Anak Kalimat: ____________________
6. "Penerbangan ke Denpasar ditunda karena cuaca sedang tidak bersahabat".
* Induk Kalimat: ____________________
* Anak Kalimat: ____________________
7. "Aditya selalu menjadi juara olimpiade jika ia rajin belajar".
* Induk Kalimat: ____________________
* Anak Kalimat: ____________________
III. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk bertingkat!
8. Kalimat 1: Budi sakit perut.
Kalimat 2: Budi makan pedas. (Gunakan kata hubung: karena)
9. Kalimat 1: Andi belajar giat.
Kalimat 2: Andi menjadi juara kelas. (Gunakan kata hubung: sehingga)
10. Kalimat 1: Ibu pergi ke pasar.
Kalimat 2: Ayah pulang kerja. (Gunakan kata hubung: saat)
8. Kalimat 1: Budi sakit perut.
Kalimat 2: Budi makan pedas. (Gunakan kata hubung: karena)
9. Kalimat 1: Andi belajar giat.
Kalimat 2: Andi menjadi juara kelas. (Gunakan kata hubung: sehingga)
10. Kalimat 1: Ibu pergi ke pasar.
Kalimat 2: Ayah pulang kerja. (Gunakan kata hubung: saat)
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah
Langganan:
Komentar (Atom)


