MATERI AJAR
Hari/Tanggal : Jumat, 24 Januari 2020
Tema 7 : Kepemimpinan
Sub Tema 2 : Pemimpin idolaku
PB : 3 dan 4
Muatan : Bahasa Indonesia, PPKn, dan IPS
Ayo Membaca
Kepala Sekolahku, Pemimpin Idolaku
Termenung Pak Welly memandang brosur di hadapannya. Lomba Pidato Anak
bertema “Bersatu untuk Maju’ begitu tertulis pada judul brosur. Beliau
berpikir keras. lngin sekali ia mengirim Sudin untuk ikut Iomba yang
akan diselenggarakan di kota. Tetapi, dari mana dananya?
Pak Welly, Kepala Sekolah Dasar Cemara di pelosok Kabupaten Grobogan,
Jawa Tengah. Beliau lahir di Labuha, Maluku Utara. Setelah lulus
pendidikan guru ia pergi merantau ke tanah Jawa untuk mempraktikkan
ilmunya. Di sekolah ini, muridnya juga berasal dari berbagai daerah.
Pak Welly senang melihat interaksi antara murid-muridnya. Mereka belajar
dan bermain bersama, tanpa mempersoalkan asal-usul. Semua unik, baik
karakter maupun kecerdasannya.
Salah satu murid Pak Welly bernama Sudin. Sudin adalah penduduk asli di
desa itu. Ia suka membaca, percaya diri, dan komunikatif. Pak Welly
ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga melalui Iomba pidato.
Sambil berpikir cara memperoleh dana, Pak Welly mendaftarkan Sudin
sebagai peserta Iomba. la sendiri yang turun tangan melatih Sudin tiap
usai sekolah. Semakin mendekati hari perIombaan, Pak Welly risau. “Andai
saja gajiku cukup untuk mendanai Sudin ke kota”, pikirnya.
Hingga suatu sore, terlintas ide di benaknya. Dipandangnya kebun pisang
di belakang sekolah. Hampir semua tanaman pisang sudah berbuah dan siap
panen. Esok paginya Pak Welly membicarakan idenya dengan para guru.
Mereka bermusyawarah mewujudkan ide Pak Welly. Setelah dicapai
kesepakatan, Pak Welly mengerahkan guru, penjaga sekolah, serta murid
kelas 5 dan 6. Mereka bergotong royong memanen pisang. Kemudian, di
hari Senin pagi, Pak Welly mengundang pejabat setempat untuk hadir pada
upacara bendera. Bapak Bupati, Bapak Camat, Bapak Lurah, Kepala Dinas
Pendidikan, serta Ketua RW dan Ketua RT dimintanya datang. Apa yang
direncanakan Pak Welly?
Rupanya Pak Welly ingin menyelenggarakan lelang pisang di sekolah. Murid
kelas 5 dan 6 sudah dilatihnya untuk menjadi petugas lelang. Siapa
calon pembelinya? Pembelinya adalah para bapak dan ibu pejabat daerah
yang hari itu diundang datang ke sekolah.
Sebelum lelang dimulai, Pak Welly menyampaikan bahwa uang yang diperoleh
dari hasil lelang pada hari itu akan digunakan untuk mengirim Sudin
mengikuti lomba pidato di kota. Para pejabat yang hadir merasa kagum dan
terharu menyaksikan usaha Pak Welly, sang kepala sekolah dari timur
negeri. Tekad dan usahanya mendukung kemajuan muridnya sungguh menyentuh
hati. Dalam sekejap pisang-pisang habis dilelang. Dana yang terkumpul
lebih dari cukup untuk memberangkatkan Sudin. Semua orang bersatu padu
membantu Pak Welly mewujudkan harapannya
Didampingi Pak Seto, guru kelasnya, Sudin pun berangkat ke kota. Tak
terkira bangga dan Syukurnya Sudin. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan,
dia berusaha tampil sebaik-baiknya. Saat pengumuman hasil lomba,
ternyata Sudin berhasil mempersembahkan piala juara pertama Iomba pidato
untuk sekolahnya. Tak sia-sia usaha Pak Welly dan teman-teman sekolah
Sudin.
Terbukti benar tekad Pak Welly. Kita tak perlu ragu untuk maju. Selalu
ada jalan ketika kita menggalang persatuan untuk mewujudkan mimpi dan
harapan.
Ayo Berdsikusi
Kamu telah membaca teks “Kepala Sekolahku, Pemimpin Idolaku”. Diskusikan
jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut dengan kelompokmu.
1. Mengapa kepala sekolah pada cerita di atas menjadi pemimpin idola
2. Apakah kepala sekolah pada cerita sudah mengamalkan nilai-nilai persatuan? Jelaskan
3. Apakah kepala sekolah sudah menerapkan nilai-nilai kerakyatan? Jelaskan!
4. Apa alasan kepala sekolah membantu Sudin untuk mengikuti lomba pidato?
5. Apa yang bisa kita teladani dari sosok kepala sekolah tersebut?
6. Apakah yang menyebabkan Sudin akhirnya dapat pergi mengikuti kompetisi? Jelaskan!
7. Bagaimana menurutmu hubungan antara kepala sekolah dengan bupati,
kepala dinas, dan pejabat
daerah lainnya? Apa yang membuatmu
menyimpulkan seperti itu?
PPKn
Kamu sudah mengetahui nilai-nilai kepemimpinan kepala sekolah Sudin
yangtelah mengamalkan persatuan dan kesatuan di lingkungan sekitar
sekolah. Tulislah perilakumu yang merupakan wujud dari nilai-nilai
tersebut dan telah kamu praktikkan di lingkungan rumahmu.
- Akur dengan kakak dan adik
- Bermusyawarah dengan ayah/ibu/saudara
- Saling membantu/menolong dengan saudara dan teman
- Tidak membeda-bedakan dalam bergaul dengan teman di sekitar rumah
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat Pancasila,
yaitu “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan”.
- Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
- Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
- Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
- Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
- Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
- Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara
moral kepada Tuhan yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat
manusia, mengutamakan nilai-nilai kebersamaan dan keadilan, serta
mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
Peran Indonesia di ASEAN dalam berbagai bidang berikut.
1. Pendidikan
2. Pangan
3. Sosial
4. Kesehatan
5. Pariwisata
Teks pidato harus memuat hal-hal pokok berikut.
1. Salam Pembuka
Kalimat sapaan (Assalamualaikum Wr. Wb/ Salam sejahtera/ Selamat pagi/
selamat siang/ selamat malam, dan lain sebagainya kepada kepala sekolah,
dewan guru dan rekan siswa)
2. Pendahuluan
Menjelaskan topik yang akan dibahas. (Memaparkan data tentang tingkat gemar membaca di Indonesia dibandingkan negara lain)
3. Inti
Berisi bahasan topik secara lengkap. (Tentang manfaat membaca, himbauan dan ajakan membaca)
4. Penutup
Berisi ringkasan dari pembahasan topik. (Rangkuman atau ringkasan dari pidato gemar membaca)
5. Salam penutup
Berisi ucapan terima kasih dan salam
Kerja Sama Bidang Sosial Budaya Negara-Negara ASEAN
Kerja sama dalam bidang budaya negara-negara ASEAN ditandai dengan
pembentukan komunitas sosial budaya negara-negara ASEAN (ASEAN Social
Cultural Community/ASCC). Komunitas ini memiliki empat bagian utama
sebagai berikut.
- Mengelola dampak-dampak sosial dari integrasi ekonomi.
- Membentuk masyarakat yang lebih peduli dan berbagi untuk mengatasi
isu-isu kemiskinan, keadilan, dan pengembangan sumber daya manusia.
- Meningkatkan perlindungan lingkungan.
- Memperkuat dasar-dasar bagi ikatan sosial kawasan.
Kerja sama nyata dalam bidang sosial budaya negara-negara ASEAN antara lain sebagai berikut.
- Pertukaran kunjungan antarseniman ASEAN.
- Festival lagu dan lomba menyanyi negara-negara ASEAN.
- Kerja sama promosi pariwisata.
- Kerja sama budaya serumpun Melayu.
- Pertukaran berita dan penyiaran informasi mengenai ASEAN melalui televisi dan radio.
- Penyelenggaraan pesta olahraga SEA-Games setiap dua tahun sekali.
Penyelenggaraan SEA-Games