Selasa, 03 Februari 2026
Hari/Tanggal : Selasa, 03 Februari 2026
Muatan Pembelajaran :
1. IPAS : Indonesiaku Kaya Raya
2. Pendidikan Pancasila : Keragaman Indonesia
Media pembelajaran : video/PPT, Peta
Capaian Pembelajaran IPAS
Elemen Pemahaman IPAS:
Di akhir fase ini peserta didik menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.
CP PANCASILA
Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
- Potensi SDA Indonesia: Indonesia dikenal memiliki kekayaan alam luar biasa, termasuk pertambangan (batu bara, gas, emas, tembaga), hasil hutan, dan laut.
- Jenis-Jenis SDA:
- SDA Hayati: Hasil dari makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan.
- SDA Non-Hayati: Hasil tambang dan bahan galian.
- Pemanfaatan: SDA digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan ekspor.
- Pentingnya Kelestarian: Eksploitasi berlebihan dapat merusak lingkungan (banjir, tanah longsor, kepunahan spesies).
- Upaya Pelestarian: Melakukan reboisasi, mengelola limbah tambang, menjaga habitat, dan menghindari perburuan liar.
- Segala sesuatu yang ada di alam dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan serta kesejahteraan hidup manusia disebut...
a. Kekayaan alam
b. Sumber daya alam
c. Hasil tambang
d. Lingkungan hidup - Berikut ini yang termasuk contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah...
a. Minyak bumi, batubara, dan emas
b. Air, tanah, dan tumbuhan
c. Emas, perak, dan besi
d. Gas alam, air, dan batubara - Sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup (tumbuhan dan hewan) disebut...
a. SDA non-hayati
b. SDA tambang
c. SDA hayati
d. SDA energi - Berikut yang merupakan contoh hasil tambang yang tidak dapat diperbarui adalah...
a. Tumbuhan dan hewan
b. Hutan dan laut
c. Batu bara dan minyak bumi
d. Sinar matahari dan udara - Salah satu dampak pengambilan sumber daya alam secara berlebihan adalah...
a. Sumber daya alam semakin melimpah
b. Lingkungan menjadi asri
c. Rusaknya ekosistem dan kelangkaan SDA
d. Meningkatnya kesejahteraan semua warga
- Jumlah dan Sebaran: Berdasarkan sensus BPS, terdapat lebih dari 1.340 suku bangsa di seluruh Indonesia. Pulau Jawa memiliki populasi suku terbanyak, namun keragaman sangat tinggi di wilayah seperti Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.
- Contoh Suku Besar:Suku Jawa (terbesar), Sunda, Batak, Madura, Betawi, Minangkabau, Bugis, Melayu, dan berbagai suku di Papua.
- Aspek Keberagaman: Setiap suku memiliki keunikan budaya meliputi:
- Bahasa Daerah: Lebih dari 600 bahasa daerah yang berbeda.
- Rumah Adat: Contohnya Rumah Gadang (Minangkabau), Joglo (Jawa), Tongkonan (Toraja), Honai (Papua).
- Tradisi dan Adat Istiadat: Contohnya Upacara Ngaben di Bali, Rambu Solo di Toraja, dan Lompat Batu di Nias.
- Sistem Kekerabatan: Masyarakat Minangkabau menganut matrilineal, sementara banyak suku lain menganut patrilineal.
- Faktor Penyebab: Keberagaman disebabkan oleh kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan, posisi strategis jalur perdagangan, dan perbedaan kondisi alam yang membentuk budaya unik di tiap wilayah.
- Pentingnya Keragaman: Suku bangsa menjadi pilar identitas nasional, modal sosial, serta daya tarik budaya dan pariwisata yang memperkuat persatuan bangsa.


Komentar
Posting Komentar