Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di Bandar Lampung
80243pm
Sabtu, 28 Maret
6:01am 12:05 6:06pm

Rabu, 26 Oktober 2022

Kamis, 27 Oktober ( T4ST3 PB 3 dan MTK )

 

Tema                              : 4 ( Globalisasi )

Subtema 3                     : ( Globalisasi dan Cinta Tanah air)

Pembelajaran               : 3

Muatan Pembelajaran :   

1. PPkN    :  Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat ( 3.3)

2. SBdP    :  Memahami reklame (3.1)

Pendahuluan ( 10 Menit )

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, apa kabarnya hari ini ?

Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa taa'la

Agar lebih semangat mari kita lakukan Ice Breaking sejenak.

Anak sholeh dan sholehah, masih ingatkah materi yang telah kita pelajari kemarin?

Iya benar ! kemarin kita telah belajar tentang kerjasama ASEAN di bidang IPTEK dan sumber energi alternatif yaitu PLTS / panel surya

Baiklah, hari ini kita akan belajar tema 4 subtema 3 pembelajaran 2. 

Anak sholih sholihah setelah belajar kalian diharapkan mampu mengidentifikasi pentingnya sikap positif dalam hal keberagaman ekonomi, mengidentifikasi ciri-ciri brosur, dan membuat brosur yang baik dan kreatif.

1.    Kegiatan Inti ( 45 Menit )

 

Ayo Membaca
Cermati teks eksplanasi berikut ini!

Teknologi Hijau di Era Globalisasi
Teknologi dan lingkungan merupakan dua hal penting dalam kegiatan manusia. Pada era globalisasi ini, kedua hal tersebut menjadi perhatian dan pembicaraan masyarakat dunia karena saling terkait dan menentukan keberlangsungan hidup manusia. Disadari atau tidak, kita sering mengabaikan masalah lingkungan. Persoalan lingkungan akibat proses teknologi sudah menjadi masalah yang mendunia.

Teknologi hijau adalah salah satu jawaban untuk permasalahan ini. Teknologi hijau yang terus dibicarakan saat ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). ........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Fakta membuktikan bahwa permasalahan lingkungan semakin lama semakin memburuk. Oleh sebab itu, harus dicari cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

Lengkapi teks eksplanasi tersebut sehingga menjadi satu teks yang utuh. Ingat kembali ciri-ciri dari teks eksplanasi:
  • Paragraf 1: Pernyataan umum dari topik masalah yang akan disajikan.
  • Paragraf 2: Deret penjelas, berisi fakta, pembuktian, proses dari masalah yang disajikaan secara berurutan dan sistematis.
  • Pargraf 3: simpulan dan pesan/kesan penulis tentang topik tersebut.

Teknologi Hijau di Era Globalisasi
Paragraf 1: Pernyataan umum dari topik masalah yang akan disajikan.
Teknologi dan lingkungan merupakan dua hal penting dalam kegiatan manusia. Pada era globalisasi ini, kedua hal tersebut menjadi perhatian dan pembicaraan masyarakat dunia karena saling terkait dan menentukan keberlangsungan hidup manusia. Disadari atau tidak, kita sering mengabaikan masalah lingkungan. Persoalan lingkungan akibat proses teknologi sudah menjadi masalah yang mendunia.

Paragraf 2: Deret penjelas, berisi fakta, pembuktian, proses dari masalah yang disajikaan secara berurutan dan sistematis.
Teknologi hijau adalah salah satu jawaban untuk permasalahan ini. Teknologi hijau yang terus dibicarakan saat ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS menggunakan energi matahari yang merupakan sumber energi terbarukan yang tidak akan pernah habis. Pembangkit listrik jenis ini tidak menimbulkan polusi. PLTS juga ramah lingkungan karena penggunaan energi surya tidak akan menghasilkan emisi karbon sama seperti BBM.

Pargraf 3: simpulan dan pesan/kesan penulis tentang topik tersebut.
Fakta membuktikan bahwa permasalahan lingkungan semakin lama semakin memburuk. Oleh sebab itu, harus dicari cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

Ayo Berkreasi 
Nah, sekarang mengapa kita tidak mencoba untuk membuat kompor tenaga surya? Bukankah negara kita cukup merata limpahan sinar mataharinya? 

Meskipun tidak bisa menggantikan sepenuhnya energi minyak dan gas bumi, setidaknya bisa menghemat dan mengurangi konsumsi minyak atau gas. Lakukan percobaan ini dalam kelompok besar. Diskusikan dan buat kesepakatan tentang pembagian tugasnya. Siapkan alat dan bahan secara mandiri dan bekerjasamalah dengan semua anggota kelompok. Tentunya dengan kerja sama yang baik dan sikap saling menghargai akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
 
Perhatikan langkah-langkah berikut.
Kompor Sederhana Tenaga Surya

Bahan dan Alat
  1. 2 kotak berbahan kayu atau tripleks, yang berbeda ukuran dengan selisih sekitar satu inci di setiap sisinya
  2. Koran atau sobekan kertas
  3. Kertas konstruksi berwarna hitam
  4. 4 lembar kardus
  5. Pisau cutter tebal
  6. Pembungkus makanan berbahan aluminium atau pelat logam. Aluminium foil bisa pula digunakan tetapi akan cepat kotor dan harus sering diganti
  7. Plester atau perekat karet
  8. 8 buah tangkai penyangga (pilihan)
  9. Lem tahan panas yang kuat daya rekatnya (pilihan)

Langkah-Langkah Kerja
  1. Tempatkan kotak kecil di dalam kotak yang lebih besar. Isilah celah kosong di antara kedua kotak tersebut dengan sobekan kertas atau koran. Fungsinya sebagai penyekat atau penahan panas.
  2. Alasi sisi bagian dalam kotak kecil dengan kertas konstruksi hitam. Hal ini akan menambah tingkat panas kotak.
  3. Lapisi empat buah karton dengan bahan pemantul cahaya matahari yang terbuat dari pelat aluminium. Pastikan tidak ada lapisan pemantul yang terlipat atau berkerut. Beri plester atau perekat karet pada pinggir setiap pelat tersebut agar merekat dengan kuat pada karton.
  4. Pasanglah setiap pelat pemantul sinar surya tersebut pada setiap sisi bagian atas dari kotak dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat.
  5. Gunakan tangkai penyangga di bagian bawah setiap pelat pemantul agar posisinya stabil. Pastikan semua bagian sudah terpasang kuat dan tahan terhadap terpaan angin.
  6. Taruhlah panci makanan dalam kotak. Tempatkan oven tenaga surya ini di tempat yang terpapar cahaya matahari langsung di waktu terik siang hari.
  7. Ujilah kompor tenaga surya buatan kalian.
  8. Tuliskan laporan hasil percobaan!
Laporan Percobaan Kompor Sederhana Tenaga Surya
Tujuan Percobaan :Mengidentifikasi cara menghasilkan energi alternatif
Alat dan bahan :
  1. 2 kotak berbahan kayu atau tripleks, yang berbeda ukuran dengan selisih sekitar satu inci di setiap sisinya
  2. Koran atau sobekan kertas
  3. Kertas konstruksi berwarna hitam
  4. 4 lembar kardus
  5. Pisau cutter tebal
  6. Pembungkus makanan berbahan aluminium atau pelat logam. Aluminium foil bisa pula digunakan tetapi akan cepat kotor dan harus sering diganti
  7. Plester atau perekat karet
  8. 8 buah tangkai penyangga (pilihan)
  9. Lem tahan panas yang kuat daya rekatnya (pilihan)
Langkah-langkah :Langkah-langkah Percobaan:
  1. Tempatkan kotak kecil di dalam kotak yang lebih besar. Isilah celah kosong di antara kedua kotak tersebut dengan sobekan kertas atau koran. Fungsinya sebagai penyekat atau penahan panas.
  2. Alasi sisi bagian dalam kotak kecil dengan kertas konstruksi hitam. Hal ini akan menambah tingkat panas kotak.
  3. Lapisi empat buah karton dengan bahan pemantul cahaya matahari yang terbuat dari pelat aluminium. Pastikan tidak ada lapisan pemantul yang terlipat atau berkerut. Beri plester atau perekat karet pada pinggir setiap pelat tersebut agar merekat dengan kuat pada karton.
  4. Pasanglah setiap pelat pemantul sinar surya tersebut pada setiap sisi bagian atas dari kotak dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat.
  5. Gunakan tangkai penyangga di bagian bawah setiap pelat pemantul agar posisinya stabil. Pastikan semua bagian sudah terpasang kuat dan tahan terhadap terpaan angin.
  6. Taruhlah panci makanan dalam kotak. Tempatkan oven tenaga surya ini di tempat yang terpapar cahaya matahari langsung di waktu terik siang hari.
  7. Ujilah kompor tenaga surya buatan kalian.
  8. Tuliskan laporan hasil percobaan!
Kompor Sederhana Tenaga Surya
Hasil Percobaan:
  1. Pada prinsipnya semua jenis kompor tenaga surya mempunyai cara kerjanya tidak jauh berbeda, yaitu memusatkan cahaya matahari yang jatuh ke alumunium/kaca. Tujuannya agar energi lebih terkonsentrasi dan berpotensi menghasilkan panas yang cukup untuk memasak..
  2. Prinsip kerja alat ini juga mudah dipahami. Pertama, pemusatan cahaya matahari. Kedua, mengubah cahaya menjadi panas. Ketiga, memerangkap panas.
  3. Wadah yang digunakan untuk memasak makanan berwarna hitam, karena warna hitam dapat menyerap panas dengan baik.
  4. Kemudian untuk mengoptimalkan panas yang terserap dan menghindari panas terbuang, dalam proses memasak sebaiknya kita gunakan plastik untuk membungkus panci tersebut. 
Kesimpulan: Dari pengamatan percobaan yang telah dilakukuan dapat disimpulkan bahwa kompor tenaga surya ini dapat digunakan untuk mengurangi pemakaian terhadap bahan bakar fosil. Bahan bakar dari kompor tenaga surya hanya membutuhkan matahari sebagai energi utamanya  untuk menghasilkan panas,

 

Matematika 

 Pengertian Balok

Balok
Gambar 1. Balok

Balok merupakan bangun ruang yang dibatasi oleh tiga pasang sisi sejajar yang berbentuk persegi atau persegi panjang dengan setidaknya terdapat satu pasang sisi sejajar yang memiliki ukuran yang berbeda.

Beberapa informasi mengenai balok yaitu:

  • Mempunyai 6 sisi, sisi yang berhadapan memiliki bentuk dan ukuran yang sama.
  • Mempunyai 8 titik sudut.
  • Mempunyai 12 rusuk.

Diagonal Ruang Balok

Perhatikan gambar berikut.

Diagonal Ruang Balok
Gambar 2. Diagonal RuangBalok

Lalu, apa itu diagonal ruang?

Diagonal ruang merupakan ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan.

Terdapat empat diagonal ruang dalam balok, yaitu AG, BH, CE, dan DF.

 

Bidang Diagonal Balok

Perhatikan gambar berikut.

Bidang Diagonal Balok
Gambar 3. Bidang Diagonal Balok

Pada gambar tersebut merupakan salah satu bidang diagonal balok.

Balok memiliki 6 bidang diagonal yaitu bidang ADGF, bidang BCHE, bidang ABGH, bidang CDEF, bidang ACGE, dan bidang BDHF.

Bidang Diagonal Balok

Perhatikan gambar berikut.

Bidang Diagonal Balok
Gambar 3. Bidang Diagonal Balok

Pada gambar tersebut merupakan salah satu bidang diagonal balok.

Balok memiliki 6 bidang diagonal yaitu bidang ADGF, bidang BCHE, bidang ABGH, bidang CDEF, bidang ACGE, dan bidang BDHF.

 

Bidang Diagonal Balok

Perhatikan gambar berikut.

Bidang Diagonal Balok
Gambar 3. Bidang Diagonal Balok

Pada gambar tersebut merupakan salah satu bidang diagonal balok.

Balok memiliki 6 bidang diagonal yaitu bidang ADGF, bidang BCHE, bidang ABGH, bidang CDEF, bidang ACGE, dan bidang BDHF.

Bidang Diagonal Balok

Perhatikan gambar berikut.

Bidang Diagonal Balok
Gambar 3. Bidang Diagonal Balok

Pada gambar tersebut merupakan salah satu bidang diagonal balok.

Balok memiliki 6 bidang diagonal yaitu bidang ADGF, bidang BCHE, bidang ABGH, bidang CDEF, bidang ACGE, dan bidang BDHF.

Jaring-Jaring Balok

Perhatikan jaring-jaring balok berikut.

Jaring jaring Balok
Gambar 4. Jaring-Jaring Balok

Pada jaring-jaring balok tersebut, terlihat bahwa jaring-jaring terdiri dari 6 sisi.

Masing-masing berwarna biru, merah, dan hijau. Sisi yang berwarna sama merupakan sisi yang saling berhadapan.

Rumus Balok


Luas Permukaan Balok

Perhatikan gambar jaring-jaring berikut untuk menemukan rumus luas permukaan balok.

Luas Permukaan Balok
Gambar 5. Luas Permukaan Balok

Pada jaring-jaring tersebut terdapat enam bagian berbentuk persegi panjang.

Luas bagian I sama dengan luas bagian III, luas bahian II sama dengan luas bagian IV, dan luas bagian V sama dengan luas bagian VI.

  • Luas I = Luas III =  p x l
  • Luas II = Luas IV = p x t
  • Luas V = Luas VI = l x t

Sehingga,

Rumus Luas Permukaan Balok

Lp = Luas I + Luas II + Luas III + Luas IV + Luas V + Luas VI

Lp =  (p x l) + (p x t) + (p x l) + (p x t) + (l x t) + (l x t)

Lp = 2 x ((p x l) + (p x t) + (l x t))

Keterangan:

  • Lp : Luas permukaan balok
  • p : ukuran panjang balok
  • l : ukuran lebar balok
  • t : ukuran tinggi balok


Volume Balok

Perhatikan gambar berikut.

Volume Balok
Gambar 6. Volume Balok

Gambar tersebut merupakan suatu balok.

Volume balok tersebut yaitu:

Rumus Volume Balok

V = p x l x t

Keterangan:

  • V : volume balok
  • p : ukuran panjang balok
  • l  : ukuran lebar balok
  • t : ukuran tinggi balok










 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Demikianlah pembelajaran kita hari ini, bagaimana ? apakah kalian sudah mengerti ? Alhamdulillah jika semua sudah mengerti.  Jika ada yang belum paham bu guru  berikan kesempatan untuk bertanya.

Mari kita akhiri pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah ......

 

Biasakan sholat 5 waktu on time,  tadarrus alquran ba'da maghrib dan ba'da shubuh  dan berbakti pada orang tua. 

Happy weekend

see you next week .....

 


 

 



 

Selasa, 25 Oktober 2022

Rabu, 26 Oktober 2022 ( Tematik T4 ST3 PB2 dan MTK )

 

Tema                              : 4 ( Globalisasi )

Subtema 3                     : ( Globalisasi dan Cinta Tanah air)

Pembelajaran               : 2

Muatan Pembelajaran :   

1. PPkN    :  Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat ( 3.3)

2. SBdP    :  Memahami reklame (3.1)

Pendahuluan ( 10 Menit )

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, apa kabarnya hari ini ?

Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa taa'la

Agar lebih semangat mari kita lakukan Ice Breaking sejenak.

Anak sholeh dan sholehah, masih ingatkah materi yang telah kita pelajari kemarin?

Iya benar ! kemarin kita telah belajar tentang kerjasama ASEAN di bidang IPTEK dan sumber energi alternatif yaitu PLTS / panel surya

Baiklah, hari ini kita akan belajar tema 4 subtema 3 pembelajaran 2. 

Anak sholih sholihah setelah belajar kalian diharapkan mampu mengidentifikasi pentingnya sikap positif dalam hal keberagaman ekonomi, mengidentifikasi ciri-ciri brosur, dan membuat brosur yang baik dan kreatif.

1.    Kegiatan Inti ( 45 Menit )

 Berpikir global, bertindak lokal’. Apa makna pernyataan tersebut? "Berpikir global, bertindak lokal" adalah Pemikiran maju dan mendunia, namun tetap bertindak sesuai dengan budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan kata lain dapat membuka pikiran untuk mengenal dan mengikuti perkembangan dunia tetapi tetap bertindak menurut budaya sendiri. Sebaiknya kita bersikap terbuka terhadap perkembangan dunia namun tidak melupakan budaya sendiri. Ayo, kita diskusikan.


Amati poster berikut.
Poster
Diskusikan dalam kelompok tentang pesan yang disampaikan dalam poster tersebut!

Baca dalam hati cuplikan berita dari berbagai media berikut.
Yuk, Cintai Buah dalam Negeri
Indonesia terkenal dengan surganya buah. Ada berbagai macam buah yang tumbuh subur di Nusantara ini. Sayangnya, buah-buah lokal ini makin lama makin tergusur karena kedatangan buah impor. Impor adalah mendatangkan buah dari luar negeri ke Indonesia.

Tentu saja, buah yang didatangkan dari luar negeri itu bisa menjadi murah di sini karena buah tersebut didatangkan dalam jumlah besar. Ini dapat membuat buah lokal kalah dalam persaingan .

Jangan lupakan Pasar Tradisional
Hai, kawan-kawan di seluruh Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas seputar pasar tradisional. Kita tidak boleh melupakan pasar tradisional dalam maraknya era globalisasi. Seperti contoh, kita pasti lebih senang berbelanja ke supermarket atau mall. Karena, suasananya tidak pengap dan lebih nyaman untuk berbelanja dibandingkan dengan berbelanja di pasar tradisional.

Apakah kalian lupa, Indonesia dari zaman dulu terkenal karena pemasaran sumber daya alamnya. Dulu, hanya ada pasar tradisional yang telah memperjualbelikan berbagai barang. Sehingga, pasar tradisional merupakan warisan budaya leuhur kita terdahulu. Mungkin, pasar tradisional sudah ada sebelum masa penjajahan di Indonesia. Banyak kapal-kapal asing berlayar ke Indonesia, karena ingin membeli rempah-rempah yang terjual pasar-pasar (tradisional). Pasar tradisional tidak akan berubah ciri khasnya secara total. Pasar tradisional tak boleh dilupakan.

Mari Gunakan Produksi Dalam Negeri!
Menteri ESDM mengkampanyekan ”Gerakan Aku Cinta 100% Indonesia”. Secara serempak seluruh yang hadir dalam acara tersebut memakai batik dan sepatu produksi dalam negeri.

Gerakan cinta Indonesia memiliki arti sangat strategis, tidak hanya untuk menghadapi tantangan krisis ekonomi global, tapi juga untuk membangun kemandirian bangsa di bidang ekonomi. Gerakan itu bukan hanya menjadi kampanye biasa, tapi menjadi gerakan bersama, tidak bersifat statis dan bukan kebijakan proteksionis karena tidak termasuk kebijakan tarif.

Potensi pasar dalam negeri sangat besar, dengan jumlah penduduk 230 juta dan hampir 50 persen terdiri dari penduduk berusia di bawah 29 tahun, harus dimanfaatkan secara optimal melalui gerakan ini. Semua pihak diharapkan untuk lebih memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri sehingga kemandirian bangsa dapat terbangun.

Program kampanye “Cinta Indonesia” bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk barang dan jasa dalam negeri, serta meningkatkan citra Indonesia di mata internasional. Diharapkan dengan dicanangkannya gerakan ini, pasar produk dalam negeri bisa ditingkatkan sehingga tekanan terhadap sektor industri bisa dikurangi dan gejala pengurangan tenaga kerja dapat dihindari.

Berdasarkan teks yang telah kamu baca coba diskusikan dengan temanmu “Berpikir Global, Bertindak Lokal”. Tulislah hasil diskusimu pada diagram berikut.
Berpikir Global
Contoh sikap :
  1. Lebih suka buah-buahan lokal
  2. Lebih senang berbelanja di pasar tradisional
  3. Mencintai produk dalam negeri

Bukan contoh sikap :
  1. Lebih suka buah impor daripada buah lokal
  2. Lebih suka berbelanja di super market
  3. Memilih produk impor

Dampak :
  1. Buah-buahan lokal akan kalah dalam persaingan
  2. Pasar tradisional akan semakin dilupakan
  3. Produk impor membanjiri pasar dalam negeri

Pengertian :
Berpikir global, bertindak lokal yaitu bersikap terbuka terhadap perkembangan dunia namun tidak melupakan budaya sendiri.

Ayo Berkreasi 
Setelah kamu yakin dengan gagasan brosur yang kamu buat pada pertemuan sebelumnya. Sekarang mulailah merancang brosur. Perhatikan kriteria brosur yang baik. 
1. Slogan jelas dan mudah dimengerti. 
2. Bahasa baik dan menarik dengan ukuran huruf yang sesuai. 
3. Ilustrasi menarik dan mudah diingat.
4. Tata letak gambar dan tulisan baik.
Brosur
Apa itu nark*ba?
Nark*ba adalah singkatan dari nark*tika, psikotropika, dan obat terlarang.
Apa dampak dari penggunaannya?
Beberapa dampak bagi pengguna antara lain kerusakan syaraf, gangguan pernapasan, kemampuan berpikir terganggu, dan menurunkan kekebalan tubuh. Serta mengganggu psikis seperti halusinasi, berkurangnya kepercayaan diri, sering gelisah, dan anti sosial.
Bagaiman cara pencegahannya?
Beberapa langkah pencegahan antara lain jangan pernah mencoba, pilih pergaulan yang baik, ketahui bahayanya, lakukan kegiatan positif, dan hadapi permasalahan dengan tepat


 MATEMATIKA

                 Kubus

Pengertian Kubus

Perhatikan gambar bangun ruang berikut.

Kubus
Gambar 1. Kubus

Bangun ruang tersebut merupakan bangun ruang kubus. Kubus adalah bangun ruang yang dibatasi oleh enam sisi yang berbentuk persegi.

Dari gambar di atas, dapatkah kalian menyebutkan ciri-ciri kubus?

Kubus mempunyai enam sisi yang berukuran sama (kongruen), mempunyai delapan titik sudut, dan dua belas rusuk yang sama panjang.

Kubus di atas dapat kita beri nama sebagai kubus ABCD.EFGH. Selanjutnya kita akan belajar mengenai beberapa contoh penerapan kubus.

Kubus dalam Kehidupan Sehari-hari

Benda-benda yang menyerupai kubus banyak kita jumpai. Pernahkah kalian bermain monopoli atau ular tangga?

Dalam permainan tersebut kita menggunakan dadu yang memiliki bentuk menyerupai kubus.

Dadu memiliki enam sisi yang setiap sisinya memiliki mata dadu 1 – 6. Selanjutnya kita akan membahas mengenai rusuk, diagonal ruang, bidang diagonal, dan jaring-jaring kubus.

Rusuk Kubus

Perhatikan kembali kubus pada gambar 1 di atas.

Berapa banyak rusuk pada kubus ABCD.EFGH?

  • Pada kubus tersebut terdapat 12 rusuk.
  • Rusuk-rusuk pada kubus memiliki ukuran yang sama panjang.
  • Rusuk AB sejejar dengan rusuk CD, EF, dan GH.
  • Rusuk BC sejajar dengan rusuk AD, EH, dan FG.
  • Rusuk AE sejajar dengan rusuk BF, CG, dan DH.

Diagonal Ruang Kubus

Perhatikan gambar berikut.

Diagonal Ruang Kubus
Gambar 2. Diagonal Ruang Kubus

Kubus memiliki empat diagonal ruang yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan.

Terdapat ruang tersebut antara lain AG, BH, CE, dah DF.

Misalkan panjang rusuk pada kubus tersebut adalah r, maka panjang diagonal ruang kubus yaitu

AC = √(AB2 + BC2) = √(r2 + r2) = √(2r2) = r √2

AG = √(AC2 + CG2) = √((r √2)2 + r2) = √(3r2) = r √3

Jadi, panjang diagonal ruang kubus dengan rusuk r adalah r √3.

Bidang Diagonal Kubus

Perhatikan salah satu bidang diagonal kubus berikut.

Bidang Diagonal Kubus
Gambar 3. Bidang Diagonal Kubus

Gambar tersebut merupakan salah satu bidang diagonal kubus, yaitu bidang diagonal ABGH.

Dapatkah kalian menyebutkan bidang diagonal yang lainnya?

Bidang diagonal kubus yang lainnya yaitu bidang diagonal CDEF, ADGF, BCHE, ACGE, dan BFHD. Sehingga terdapat 6 bidang diagonal pada kubus.

 

Jaring-Jaring Kubus

Terdapat banyak jarin-jaring kubus yang dapat dibuat. Pada artikel kali ini akan disajikan dua contoh jaring-jaring kubus.

Perhatikan jaring-jaring kubus berikut.

Jaring jaring Kubus
Gambar 4. Jaring-Jaring Kubus


 

Rumus Kubus

Rumus yang akan disampaikan pada bagian ini meliputi rumus luas permukaan kubus dan volume kubus.

Luas Permukaan Kubus

Perhatikan gambar berikut.

Luas Permukaan Kubus
Gambar 5. Luas Permukaan Kubus


Luas permukaan kubus = Luas I + Luas II + Luas III + Luas IV + Luas V + Luas VI

Lp = (r x r) + (r x r) + (r x r) + (r x r) + (r x r) +(r x r)

Lp = 6 x r x r  = 6r2

Keterangan:

  • Lp : luas permukaan kubus
  • r    : ukuran panjang rusuk kubus

Volume Kubus

Perhatikan gambar berikut

Volume Kubus
Gambar 5. Volume Kubus

Pada gambar di atas terdapat kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk r.

Volume kubus = Luas alas x tinggi

Volume kubus = Luas persegi x tinggi

V =  r2 x r

V = r3

Keterangan:

  • V : volume kubus
  • r   : ukuran panjang rusuk kubus

 

Demikianlah pembelajaran kita hari ini, bagaimana ? apakah kalian sudah mengerti ? Alhamdulillah jika semua sudah mengerti.  Jika ada yang belum paham bu guru  berikan kesempatan untuk bertanya.

Mari kita akhiri pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah ......

 

Biasakan sholat 5 waktu on time,  tadarrus alquran ba'da maghrib dan ba'da shubuh  dan berbakti pada orang tua.

see you tomorrow .....