Di akhir fase ini peserta didik dapat menceritakan perjuangan bangsa Indonesia melawan imperialisme
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat Menceritakan kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia
IPAS
Kedatangan Bangsa Eropa
Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia (abad ke-16) didorong oleh kebutuhan rempah-rempah setelah jatuhnya Konstantinopel. Dipelopori oleh Portugis (1511), disusul Spanyol (1521), Belanda (1596), dan Inggris, mereka bertujuan mencapai motivasi 3G: Gold (kekayaan), Glory (kejayaan), dan Gospel (penyebaran agama).
Latar Belakang Kedatangan:
Jatuhnya Konstantinopel (1453): Akses rempah-rempah bagi Eropa terputus, memaksa penjelajahan samudra.
Motivasi 3G:
Gold:
Mencari keuntungan melalui monopoli rempah-rempah
.
Glory: Mencari kejayaan dan menguasai wilayah baru.
DDemikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.
Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.
4.Elemen Menulis
Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik terampil menulis teks dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.
CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA
1.Elemen Mengalami
Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat memahami membaca scanning dan menjawab soal terkait membaca scanning dan dapat mengekspresikan diri melalui gambar.
Bahasa Indonesia
Membaca Scanning
Seni rupa
Gambar Objek Tumbuhan
Langkah pertama yang paling krusial dalam menggambar objek tumbuhan dengan proporsi yang akurat adalah melakukan pengamatan dan membuat sketsa kasar menggunakan bentuk geometris dasar (blocking).
Sebelum masuk ke detail seperti urat daun atau tekstur batang, Anda perlu memetakan "kerangka" objek tersebut agar ukurannya seimbang.
Tahapan Awal Menggambar Tumbuhan
Berikut adalah rincian langkah-langkah awal agar proporsinya tepat:
Pengamatan Struktur (Observation): Perhatikan bentuk keseluruhan tumbuhan. Apakah ia cenderung berbentuk segitiga, lingkaran, atau memanjang? Tentukan perbandingan tinggi dan lebar objek.
Membuat Garis Bantu (Gesture/Axis Lines): Tarik garis tipis untuk menentukan arah tumbuh batang atau dahan. Ini berfungsi sebagai "tulang punggung" agar gambar tidak miring atau tidak seimbang.
Blocking Bentuk Dasar: Gunakan bentuk sederhana untuk mewakili bagian-bagian tumbuhan:
Lingkaran atau Oval untuk kelompok bunga atau massa daun.
Silinder untuk batang atau dahan.
Garis lengkung untuk arah helai daun.
Menentukan Titik Pusat: Pastikan Anda tahu dari mana dahan atau daun berasal (titik tumbuh) agar posisi setiap bagian terlihat menyatu secara alami.
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.
3. Pendidikan Pancasila: Keragaman Budaya Indonesi
Media Pembelajaran : Video/PPT
Capaian Pembelajaran Matematika
Elemen
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.
CAPAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.
Pendidikan Pancasila
Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat membandingkan menentukan keliling bangun datar segitiga, menajawa soal sumatif dan dapat menjelaskan manfaat keragaman di Indonesia
Matematika
Rumus dan Cara Menghitung Keliling Segitiga
Oke, sebelum kamu mengetahui rumus luas segitiga, kita bahas dulu mengenai rumus keliling segitiga dan cara menghitungnya yaaah. Soalnya, rumus keliling ini juga bisa digunakan untuk menghitung luas segitiga nanti.
Perlu kamu ketahui nih, keliling suatu bangun datar merupakan gabungan dari jumlah panjang sisi yang membatasinya. Kalau segitiga itu kan ada tiga sisi, jadi kalau mau menghitung kelilingnya, dapat dihitung dengan cara menjumlahkan panjang dari setiap sisi dari segitiga tersebut.
Coba kamu perhatikan segitiga di atas yang punya 3 sisi, yaitu AB, BC, dan CA. Nah, untuk menghitung keliling segitiga, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini!
Rumus Keliling Segitiga
Contoh soal:
Diketahui segitiga ABC dengan panjang sisi-sisinya seperti gambar di bawah ini:
(Sumber: roboguru.com)
Hitunglah keliling segitiga ABC di atas!
Pembahasan:
Diketahui:
Panjang sisi AB = 4 cm
Panjang sisi BC = 5 cm
Panjang sisi CA = 3 cm
Keliling segitiga = Jumlah panjang sisi-sisinya
Keliling segitiga = AB + BC + CA = 4 cm + 5 cm + 3 cm =12 cm
Jadi, keliling segitiga ABC di atas adalah 12 cm.
Bahasa Indonesia
1. Perhatikan ilustrasi berikut: "Rani ingin mengajak teman-temannya membersihkan kelas agar nyaman saat belajar." Manakah kalimat ajakan yang paling tepat dan sopan?
A. "Bersihkan kelas ini sekarang!"
B. "Jangan biarkan kelas ini kotor."
C. "Mari kita bersihkan kelas agar nyaman belajar!"
D. "Diharapkan kalian membersihkan kelas."
2. "Hendaknya kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama." Kalimat di atas termasuk jenis kalimat ...
A. Perintah Larangan
B. Perintah Harapan/Saran
C. Ajakan
D. Perintah Permintaan
3. Perhatikan situasi ini: "Ibu guru ingin siswa tenang saat ujian berlangsung."
Kalimat perintah yang tidak tepat digunakan adalah ...
A. "Harap tenang saat ujian!"
B. "Jangan membuat keributan."
C. "Dimohon untuk diam."
D. "Ayo kita berteriak!"
4. Ubah kalimat ajakan berikut menjadi kalimat perintah harapan:
"Ayo kita berdoa sebelum makan!" ......................................
5. Buatlah satu kalimatlaranganyang bertujuan menjaga ketenangan di perpustakaan, namun menggunakan bahasa yang sopan! Pendidikan Pancasila
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.